Tiga Kades di Lamsel Calon Masuk Bui

LAMPUNG SELATAN – Tiga dari 265 kepala desa (kades) yang tersebar di 17 kecamatan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dipastikan bakal mendekam didalam sel tahanan Mapolres Lamsel. Hal tersebut menyusul adanya dugaan penyimpangan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2016 lalu.

Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Lamsel, Iptu Budi Howo, mewakili Kapolres Lamsel, AKBP Adi Ferdian mengatakan, ketiga kades tersebut saat ini sudah masuk tahap penyelidikan (lid), hanya saja untuk meningkatkan dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) ini ketahap penyidikan (dik) pihaknya sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung.

“Selain menunggu perhitungan kerugian negara oleh BPKP Provinsi Lampung, kami juga sedang mengumpulkan alat bukti pendukung lainnya, setelah keduanya sudah cukup maka secepatnya ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Budi kepada wartawan, seperti dilansir Bongkarpost.com belum lama ini.

Untuk sementara, kata mantan Kanit Reskrim Polsek Natar Lamsel ini, berdasarkan hasil pemeriksaan dugaan tipikor yang dilakukan ketiga kades tersebut yakni mark up anggaran dan menggelapkan (fiktif) beberapa kegiatan, tujuannya tak lain untuk memperkaya diri sendiri. (Ist)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan