Sekwan Budiyono: Pengguna Anggaran Semuanya Pimpinan

Sekretris DPRD Kota Metro, Budiyono, SH. Foto: Istimewa

KOTA METRO- Pemberitaan kasus korupsi yang diduga kuat mendera sekretariat DPRD Kota Metro, Propinsi Lampung beberapa waktu lalu mulai mendapat tanggapan dan komentar dari berbagai kalangan masyarakat khususnya dari pihak Sekretariat DPRD Kota Metro.

Modus korupsi yang diduga dilakukan DPRD tersebut adalah, memperbanyak/memperbesar mata anggaran (Mark Up) pada APBD pada tahun 2017 baik itu untuk belanja, pengadaan maupun pemeliharaan rutin/ barang/ jasa untuk kebutuhan biaya para wakil rakyat ini dalam 1 tahun menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp. 8 Miliar lebih.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD Kota Metro, Budiyono, mengatakan, anggaran 2017 itu belum dilaksanakan semua kegiatannya. Soalnya kalau untuk yang fisik belum kita laksanakan semua.

Menurutnya, dalam kegiatan DPRD Kota Metro TA. 2017 selaku pengguna anggaran semuanya pimpinan (Ketua DPRD Kota Metro). Dan yang melaksanakannya pimpinan dan anggota.
“Kalau Saya hanya sebagai pengelolanya (anggaran) saja,” kata Budiyono saat dihubungi melalui telepon selularnya belum lama ini.

Bagaimana kelanjutan berita ini selengkapnya dan mau tau seperti apa komentar dari para pihak hukum, tunggu edisi mendatang. (TIM)

Berita sebelumnya, klik: http://www.tipikornewsonline.com/mark-up-anggaran-diduga-jadi-modus-korupsi-dprd-metro-2

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan