Sanksi Kepsek Jiono Mesum ?

Kepsek Jiono mesum, “tak ada sanksi bagi oknum Kepala Sekolah berstatus ASN di Pemkab Lampung Timur”.

LAMPUNG TIMUR — Sungguh luar biasa apa yang dilakukan oleh Jiono, selaku kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bojong, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, setelah diduga berhasil meniduri istri orang lain.

Dirinya tidak sama sekali mendapatkan sedikitpun sanksi dari Pemerintah Kabupaten Setempat. Bahkan Dinas Pendidikan sebagai induk dari dunia pendidikan setempat terkesan tidak tegas dengan permasalahan yang sudah jelas mencoreng nama baik dunia Pendidikan serta nama baik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berawal dari kecurigian sang suami Berinisal KY terhadap istrinya berinisial AN yang tidak pulang selama 3 bulan, KY meminta bantuan terhadap orang lain untuk melakukan penyelidikan. dan singkat cerita ditemukan bahwa AN sedang berada di kamar Hotel bersama dengan Jiono oknum kepala SDN 3 Bojong.

“Mereka malam itu akan menginap atau tidak di Hotel itu saya ga tau pak, namu yang pasti mereka diduga melakukan perbuatan tidak senonoh,” katanya. Dan hal ini diakui oleh AN, namun AN mengatakan bahwa mesum yang terjadi didasari suka sama suka.

Selain itu, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Timur belum memberikan sanksi sedikitpun terhadap Jiono yang telah meniduri istir orang lain tersebut.

Padahal apa yang dilakukan oleh Jiono sudah sangat mencoreng nama baik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta dunia pendidikan di kabupaten tersebut.

Padahal permasalah itu dapat berdampak pada rusaknya generasi penerus bangsa khusunya di Kabupaten “Bejuluk Bumei Tuwah Bepadan” bagaimana jika apa yang dilakukan oleh Jiono justru di tiru oleh para penimba ilmu di kabupaten tersebut, seperti kata pepatah “Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari”. Apa bila ini terjadi hancurlah generasi penerus bangsa.

Selain itu, apa yang dilakukan oleh Jiono sangat mencoreng nama Baik Dinas Pendidikan Kabupaten tersebut, Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan dalam membina kepala sekolah agar berprilaku baik justru dilanggar oleh Jiono demi memenuhi napsu Seksnya terhadap istri orang lain tersebut.

Namun yang sangat disayangkan, Dinas Pendidikan terkesan tidak tegas dengan apa yang dilakukan oleh Jiono, sebab hingga saat ini belum ada langkah kongkrit yang akan dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan, sempat bilang mau lapor ke Insfektorat namun hingga saat ini kosong belaka.

Ketika Dikonfirmasi via telpon untuk yang kedua kalinya, Marsan selaku Sekretaris Dinas Pendidikan mengatakan jika Kalau sudah memanggil, menasihati dan diberi saran. (Amuri)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan