Polda Lampung Gelar Sosialisasi dan Edukasi Bijak Bermedia Sosial

Bandar Lampung- Masyarakat harus memahami dinamika dan problematika penggunaan media sosial (Medsos), peran Kepolisian untuk memberikan edukasi bermedia sosial secara bijak kepda masyarakat termasuk kepada siswa-siswa sekolah. Penyadaran dalam bijak bermedia sosial menjadi penting khususnya menjelang dan memasuki tahun politik di Indonesia saat ini.

Sebagai narasumber Kadis Komimfotik Provinsi Lampung Ir. Ahmad Chrisna Putra, Ketua Bidang Kompetiei APTIKOM Pusat AKBP. Heru Yulianto SIK
Kanit 2 subdit 2 diskrimsus polda lampung Kompol. Hakim Rambe S.Kom

Kadis Diskominfotik Provinsi Lampung Ahmad Chrisna Putra mengatakan bahwa situs-situs yang telah diblokir oleh pihak Kominfo akan mati permanen tidak dapat dibuka lagi. Hal itu akan dilakukan setelah adanya laporan dari pihak-pihak terkait.
“Untuk saat ini ada lebih dari 17.000 pengaduan untuk pemblokiran, namun keseluruhan yang diblokir adalah situs dewasa,” jelas kadis kominfo prov lampung.

Chirsna Putra mengatakan bahwa yang paling banyak penyebaran isu hoax dan sara yaitu mengenai soal agama dan politik.

Kanit II Kasubdit II Cyber Crime Polda Lampung, Kompol Arif Rachman Hakim Rambe mengatakan kegiatan tersebut agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. 
“Sementara ini Lampung aman dari organisasi seperti Saracen dan The Family MCA, kalau masalah penangkapan terkait penyebaran ujian kebencian di Waykanan itu, murni pribadi bukan bentuk suatu kelompok, jadi kita lebih tekankan lagi terhadap masyarakat untuk dapat lebih bijak dalam menggunakan media social,” terangnya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih meminta agar masyarakat berhati-hati dalam menerima informasi. Jangan langsung disebarkan kembali tanpa mengetahui kebenaran informasi tersebut.
“Warga juga mesti hati-hati dalam menerima informasi ataupun berita tanpa mengetahui kebenaran informasi tersebut, harus bijaklah dalam menggunakan media sosial, apalagi sekarang kita sudah ada Cyber Troops yang mengawasi hal tersebut,” jelas Sulistyaningsih. (Rls)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan