Petani Harapkan Rehabilitasi Bendungan Singa Parnah

LAMPUNG TENGAH – Bendungan Singa Parnah yang didirikan sejak tahun 1975, terletak di kampung Sendang Ayu, kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, kini kondisi bangunannya terbengkalai serta rusak parah.

Berdasarkan hasil dari pantauan Tipikor News, sejak dibangunnya bendungan tersebut, sama sekali belum pernah direhap atau perbaikan untuk pemeliharaannya.

Padahal Bendungan Singa Parnah ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat petani setempat. Pasalnya, seluas 1500 hektar persawahan dibeberapa kampung, seperti: Kampung Sendang Ayu dan Margorejo Kecamatan Padang Ratu serta Kampung Sidomulyo Kecamatan Bangun Rejo, untuk mencukupi kebutuhan air bagi lahan pertaniannya mereka sangat bergantung dengan bendungan Singa Parnah.

Namun, keadaan saat ini sangat sulit bagi para petani. Karena kondisi bendungan sudah tidak seperti dulu lagi. Hal disebabkan kondisinya sudah banyak yang jebol dan dangkal.

Selain itu juga, luas arial bendungan yang awalnya 12 hektar sekarang hanya tinggal 3 hektar dikarekan dangkal. Akibatnya, para petani mengalami gagal panen karena kekurangan air, keluh Jarwo yang merupakan salah satu petani setempat.

Untuk itu, sambungnya, sebagai perwakilan dari salah satu para petani, dirinya mengharapkan perhatian maupun bantuan pemerintah daerah serta Provinsi Lampung dapat peduli dan membantu memperbaiki kondisi bendungan Singa Parnah untuk merehabnya, harap Jarwo saat dikonfirmasi Tipikor News, belum lama ini. (Indra Bahrin)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan