Perpustakaan Lampung Tengah Merupakan Gudang Ilmu

Untuk menghidupkan perpustakaan daerah, perlu ada sejumlah perbaikan. Selain melengkapi koleksi buku yang ada, pihaknya juga akan merekomendasikan adanya taman bermain, taman baca anak dan kantin.

“Buatlah inovasi, gimana caranya minat baca masyarakat naik. Mereka senang berkunjung ke perpustakaan, senang membaca. Buat even, lengkapi buku-bukunya dan ciptakan daya tarik sehingga masyarakat mau berkunjung,” katanya.

Gedung Perpustakaan Umum Daerah Lampung Tengah. Foto: Istimewa

Menurut Bupati KECE ini, Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamteng merupakan gudang ilmu. Banyak hal dan pengetahuan yang dapat diperoleh dengan membaca buku. Sebagai bupati, Mustafa mengaku memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan anak-anak di Lamteng.
“Oleh sebab itu, melalui perpustakaan ini saya ingin anak-anak Lamteng menjadi cerdas. Belajar bukan hanya didapat di kelas sekolah. Tapi, mereka (anak-anak, Red) bisa melakukan kegiatan dengan membaca cakrawala umum tentang Indonesia bahkan dunia, termasuk pengetahuan dan teknologi,” kata Bupati Mustafa.
Mustafa juga mengajak masyarakat khususnya anak-anak untuk membaca di perpustakaan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memasukkan poin membaca buku ke dalam kurikulum sekolah. Sehingga, anak-anak akan termotivasi untuk gemar membaca sejak dini di perpustakaan.
Kemudian untuk waktu membaca bagi anak-anak sekolah, bisa terjadwal dan dilakukan setiap seminggu sekali secara bergantian atau mungkin setiap hari.
“Perpustakaan daerah ini merupakan perpustakaan yang megah. Sebagai penunjangnya ada website dan didukung dengan sistem digital. Selain itu dekat dengan masjid besar. Kami juga kedepan akan menambah taman bermain dan kuliner di sekitar perpustakaan. Sehingga konsepnya, selain membaca dapat sekaligus sebagai tempat bermain dan beribadah,” ujar Mustafa.  (rls/adv)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan