Pemkot Metro Tegaskan Mutasi Pejabat Sudah Sesuai Aturan

KOTA METRO – Pemerintah Kota Metro menegaskan rolling jabatan yang dilakukan, Rabu (7/2), sudah sesuai aturan.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Kota Metro, Ir. Nasir AT menanggapi tudingan DPRD setempat yang menyebut rolling dan pelantikan pejabat tersebut, cacat  hukum.

Nasir mengatakan, aturan tentang pejabat pemerintah tidak boleh diganti sebelum dua tahun menempati posisi jabatan, hanya berlaku untuk eselon II.

“Aturan itukan hanya untuk pejabat eselon II. Kemaren yang dirolling dan dilantiik itu hanya eselon III, camat dan lurah. Yang jelas rolling dan pelantikan pejabat kemarin, sudah sesuai aturan,” kata Nasir usai menghadiri musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di Kecmatan Metro Pusat, Senin (12/2)

Terkait, dilantiknya oknum pejabat yang diduga tesandung kasus asusila, menurut dia, sebelumnya pemkot sudah berupaya berkoordinasi dengan Polres Metro.

“Kita sudah kirimkan surat dua kali ke Polres Metro untuk mengetahui kepastian status oknum itu dalam kasusu dugaan asusila. Tetapi tidak ada jawaban. Kan kita tidak boleh memvonis orang, kalau tidak terbukti,” kilahnya.

Walau begitu, Nasir enggan menjelaskan terkait uji tes kelayakan jabatan fungsional pada ratusan pejabat eselon yang dilantik tersebut.

“Yang pasti sudah sesuai aturan. Jika mereka katakan rolling itu kesannya terburu-buru. Tidak juga,” imbuhnya. (Adv/ Ist)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan