Pakai Helm dan Mengendarai Motor, Bupati Lamteng Sidak Disdukcapil

Bupati Lampung Tengah, Dr. Ir. Mustafa melakukan sidak ke Inspektorat dan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Senin (17/7/2017). (Foto:Istimewa)

GUNUNGSUGIH – Bupati Lampung Tengah, Dr. Ir. Mustafa melakukan sidak ke Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Inspektorat, Senin (17/7/2017). Hal tersebut dilakukan karena maraknya pengaduan masyarakat setempat atas pelayanan pembuatan KTP dan KK.

Menariknya sidak dilakukan bupati ronda ini dengan mengendarai sepeda motor. Tiba di Disdukcapil, Mustafa mendapati ratusan warga yang sedang mengantre membuat KTP dan KK. Mereka nampak terkejut dengan kehadiran orang nomor satu di Lamteng ini.

Usai menyalami satu persatu warga, Mustafa mengajak diskusi beberapa warga sebagai bentuk serap aspirasi. Hal ini dimanfaatkan warga dengan menyamaikan keluhan lamanya pembuatan KTP, serta tidak adanya fasilitas antrean atau ruang tunggu.

Menanggapi hal tersebut, Mustafa langsung meninjau loket pembuatan KTP dan memanggil Kepala Disdukcapil Sugandi. Saat itu Sugandi beralasan bahwa banyaknya antrean disebabkan membludaknya warga yang mengajukan pembuatan KTP.

“Kebetulan jika hari Senin memang lebih banyak orang membuat KTP atau KK. selain itu, banyak lulusan yang mencari kerja sehingga mereka memerlukan kelengkapan seperti KTP dan KK. Namun, ini bisa diatasi dalam sehari saja, karna hanya antre penginputan atau pengecekan data. Masalah blanko semua siap dan langsung jadi,” tegas Sugandi.

Sementara menjawab kebutuhan warga soal ruang tunggu, Mustafa menegaskan bahwa hal tersebut sudah dianggarkan dan sudah mulai dalam tahap pembangunan. “Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa dipergunakan. Sehingga jika antre tidak perlu menunggu diluar,” tutur Mustafa.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengingatkan Disdukcapil agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai ada keluhan-keluhan lagi. Banyak yang laporan ke saya. Terutama masih adanya pungutan.

“Saya minta pegawai yang melakukan pungutan harus ditindak tegas. Semua gratis, jangan sampai ada pungutan,” tegasnya. (rls/adv)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan