“PAGUYUBAN PEDAGANG TAMAN MERDEKA” HAMPIRI PENGUSAHA ISTANA BALON SAMPAIKAN ASPIRASI ATAS BACK UP POSPERA METRO

KOTA METRO – Belum lama ini DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kota Metro adakan kegiatan pengukuhan sekaligus mengundang salah satu media siber online untuk mempublikasikan pemberitahuan atas pernyataan mereka, bahwa pergantian kepengurusan baru kepada Ketua DPC Pospera yg baru diberikan mandat oleh DPD Pospera Provinsi Lampung.

Sekitar baru dua hari dikukuhkan, menurut informasi pelapor yang melapor kepada dua elemen lembaga koalisi dari DPD LSM Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (Perkara) dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) Provinsi Lampung. Pelapor yang mengatas-namakan masyarakat Metro dan juga salah satu pedagang /pengusaha dilokasi taman merdeka.

Belum lama ini Walikota Metro H. Ahmad pairin s,sos. Melakukan program perwali dengan keputusan musyawarah bersama pejabat beserta jajaran kepala satker pemerintah kota metro atas perencanaan penggusuran pedagang/pengusaha yg berdagang dilokasi halaman dan di atas trotoar di dalam taman merdeka Kota metro.

Demi menjaga kelestarian dan keindahan taman merdeka yang tepat di jantung kota metro yang bernuansa indah pada halaman taman sehingga menjadi ciri khas persinggahan kota metro di bumi sai wawai ini oleh pengunjung dari masyarakat metro maupun luar kota metro.

Menjadi tempat persinggahan yang nyaman dan indah kelestarianya yang menimbulkan kenyaman pengunjung yang datang serta yang sering kita lihat lebih cocoknya di pagi hari, sebagai tempat sarana olah raga senam dan lari pagi oleh lapisan masyarakat atas fasilitas yg di nilai pemerintah lebih efektif peruntukanya.

Sabtu malam (14/10/2017) sekitar pukul 20.30 malam, tepatnya informasi pelapor Rozi Fernando selaku pedagang yang digugat oleh kelompok paguyuban taman merdeka didalam menyampaikan aspirasi dan laporan baru tentang adanya aturan baru dari Pemkot Metro, pedagang yang semangat atas terbentuknya wadah paguyuban sebagai alat wadah pedagang atas menolak kebijakan atas penggusuran perwali yang di perencanaan awal pemkot metro didalam perencanaan untuk perubahan yang tujuanya untuk perubahan yang terlihat lebih bermanfaat dampak kedepanya khususnya taman merdeka.

Tak lama kemudian, datang gerombolan pedagang yang mendampingi pedagang ketoprak dan pengusaha odong – odong yang juga mengatas namakan sekretaris paguyuban taman merdeka ini, didalam penyampainya pada saat tiba dilapak pemainan istana balon milik Rozi Fernando, mereka sudah audensi di Pemda Metro yang di dampingi pengurus DPC Posko Perjuangan Rakyat (pospera) Kota Metro yg baru di kukuhkan pergantian Ketua dan sekretaris baru belum lama ini.

Seorang ibu pedagang yang juga sekretaris paguyuban pedagang taman merdeka pada saat ditanya wartawan online mengatakan,  bahwasanya ada peraturan baru dan beberapa ketentuan pengusaha permainan yang diperbolehkan dan dilarang pemkot metro, dan menjelaskan yang tidak boleh dan dilarang pemerintah. Seperti dijelaskanya salah satunya permainan istana balon dan scuter seperti apa yang dijalankan usaha pemainan Rozi Fernando.

Roji Pengusaha tunggal yang merasa keberatan dan melakukan pembelaan hak atas perlakuan dan tindakan rombongan paguyuban akan hal yg disampaikan sekretaris mengatakan, usaha yang diperbolehkan ditaman merdeka ini sesuai ketentuan Pemkot Metro yang baru, usaha yang dibolehkan hanya Odong-odong dan pancing kolam balon.

Roji pun angkat bicara kepada ketua dua elemen lsm dan media siber online, rozi tidak akan pindah dari lokasi usahanya saat ini apa bila bukan atas perintah Walikota Metro langsung yang membuat surat resmi atas aturan baru yang di ucapkan versi paguyuban yang sempat didalam perdebatan membawa nama pospera yang saya anggap keputusan sebelah pihak dan belum pernah melihat surat resmi aturan baru yang mereka buat dan mereka usulkan atas keputusan audensi mereka yang saya tidak pernah liat bentuk legal surat keputusan resmi dari pemkot metro yang kebetulan aturan itu berkenaan usaha saya , lugasnya rozi membela haknya.

Usaha rombongan paguyuban yang mengatakan istana balon merusak lapangan taman, sementara kalo odong-odong tidak menganggu dan merusak taman apa yang dikatakan sekretaris tadi seolah tebang pilih, dan apa bila saya harus digusur saya tetap kita semua yang usaha di taman merdeka ini harus digusur semua baru saya siap menghormati keputusan pemerintah kepada saya selaku masyarakat asli pribumi kota metro yang juga merangkap sebagai bendahara lsm perkara saya pun bisa ajukan tuntutan atas hak saya yang sama seperti kalian yang diduga provokasi salah satu pengurus pospera yang kebetulan orangnya pun berdagang ditaman merdeka, ujar Rozi Fernando kepada paguyuban dan media yang hadir saat ini.

®AGUS

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan