Oknum Kepala SMPN 2 Kotagajah Korupsi 752 Juta?

LAMPUNG TENGAH – Penyaluran dan penggunaan dana bantuan operasional sekolah BOS tahun anggaran 2019, di SMP Negeri 2 kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah diduga kuat menyalahi juknis sehingga merugikan negara ratusan juta rupiah.

Menurut informasi sumber Tipikor News menemukan indikasi dan potensi kerugian negara dalam pengelolaan dana BOS di SMPN 2 Kotagajah, karena dana BOS tidak disalurkan sesuai Juknis.

Diketahui dari total penggunaan dana BOS 2019 sebesar Rp752 Juta, dengan rincian: Triwulan 1 Rp147.200.000/ 736 Siswa, Triwulan 2 Rp294.400.000/ 736 Siswa, Triwulan 3 Rp 147.200.000/ 736 Siswa, dan Triwulan 4 Rp 163.200.000/ 816 Siswa, realisasi disejumlah komponen penggunaan dana tidak sesuai juknis (petunjuk teknis).

Berita Lainnya:

Diantaranya seperti biaya pemeliharaan sarpras sekolah. Bahkan, penggunaan dana tidak didukung bukti yang memadai, serta pembelian kebutuhan sekolah tidak diyakini kebenarannya.

Selain itu, Kerugian negara juga terjadi akibat dari banyaknya duplikasi pembayaran atas pengeluaran disejumlah biaya untuk berbagai kebutuhan kegiatan sekolah.

“Semenjak Sukarna menjabat sebagai kepala sekolah, realisasi penggunaan dana BOS tahun 2019 di SMPN 2 Kotagajah sebanyak Rp752 Juta pengelolaannya sangat tidak transparan. Sehingga besar kemungkinan ratusan juta dana tersebut dihabiskan untuk kepentingan pribadi oknum kepsek setempat,” beber sumber, Selasa (25/12/2019), saat dihubungi Tipikor News.

Menurutnya, setiap yang namanya APBN maupun APBD itu uang negara, dan setiap penggunaannya wajib transparan. Seperti salah satunya dana BOS, penggunaannya wajib dilaporkan secara transparan kepada publik melalui laman https://bos.kemdikbud.go.id/ sesuai Permendikbud nomor 18 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Video

“Tindakan Sukirno yang tidak transparan ini, sangat wajar jika asumsi masyarakat menilai bahwa seakan ada perencanaan dan tindakan kejahatan yang ditutupi kepsek Sukirno,” ungkapnya.

Bagaimana tanggapan Kepala SMPN 2 Kotagajah, Sukarna selaku pengguna anggaran? Dan mau tahu kucuran anggaran pendidikan lainnya yang dikelola Kepsek Sukirno, seperti PIP, DAK dan Uang Komite di tahun 2019?? Baca berita selengkapnya edisi mendatang!!! (TIM)

Tinggalkan Balasan

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments