Muliwan Jabat Kadistan TPH Lampung Tengah

GUNUNG SUGIH – Sebagai langkah evaluasi untuk memaksimalkan kualitas kinerja para pejabat demi membawa nama baik Jurai Siwo, Bupati Mustafa merolling sembilan pejabat struktural eselon II, III/B dan 16 pejabat struktural eselon III/A Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (16/5/2017).

Salah satunya Muliwan, camat Kotagajah kini telah menjabat sebagai Plt Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, sedangkan Zulfikar Irwan pejabat sebelumnya bergeser posisi menjadi Plt kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Lamteng.

Pelantikan yang berlangsung di aula Kopiah Emas, kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di Gunung Sugih tersebut dilakukan Bupati Mustafa.

Dari 25 orang pejabat eselon III, rinciannya, sembilan pejabat struktural eselon III/B dan 16 pejabat struktural eselon III/A.

Dalam sambutan Bupati mengatakan, rolling ini sebagai langkah evaluasi untuk memaksimalkan kualitas kinerja para pejabat demi membawa nama baik Jurai Siwo.

“Ini bagian dari evaluasi kinerja para pejabat Lamteng. Kami berharap pejabat yang dilantik bisa menyesuaikan. Buktikan bahwa kalian profesional dalam bekerja!” tegasnya.

Penempatan pejabat yang dilantik ini, kata Mustafa, sudah sesuai karena telah melalui pengkajian di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Bupati Lampung Tengah, DR. Ir. Mustafa

“Kalian dipilih karena dipercaya bisa mengemban amanah secara profesional. Right man, in the right place. Sudah sesuai penilaian. Jadi, saya berharap pelantikan kalian bukan dimaknai hanya karena kenaikan pangkat,” ujarnya.

Mustafa kembali mengingatkan, para pejabat yang dilantik jangan hanya bekerja di belakang meja. “Ini sudah sering kali saya ingatkan, jangan hanya bekerja di belakang meja. Turun ke lapangan. Tunjukkan bahwa kalian pelayan masyarakat. Buktikan dengan karya dan prestasi, bukan hanya karena kenal dengan bupatinya dan bekerja tanpa ada target,” katanya.

Dengan kepercayaan yang telah diberikan kepada para pejabat ini, Mustafa berharap para pejabat yang dilantik punya jiwa petarung, memliki loyalitas, dan totalitas, professional, dan target kerja.

“Buktikan bahwa kalian mampu. Dalam bekerja jangan setengah-setengah. Tuntaskan! Bersikap profesional dan paham dengan apa yang akan dikerjakan. Jadi kerja harus terukur. Jangan cuma habiskan anggaran!” tegasnya.

Para camat, kata Mustafa, harus tahu bawahannya dari kepala kampung dan RT. “Camat harus tahu bawahannya. Tahu apa yang harus dikerjakan. Jangan hanya pegang jabatan, tapi nol! Kalau cuma diam, itu namanya macan ompong. Pejabat yang baru jangan tidak tahu. Segera sesuaikan, tanya dengan yang tahu, koordinasi dengan camat yang lama, apa yang sudah dijalankan dan apa yang harus dilakukan. Target kerja harus terukur. Jadilah pemimpin yang punya karakter,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Mustafa menegur map penandatangan pelantikan tidak ada kop Pancasila. “Acara sebesar ini tidak dipersiapkan secara matang. Mapnya biasa-biasa saja. Tidak ada kop Pancasila. Hal kecil seperti ini tidak perlu diberi tahu. Belajarlah evaluasi diri sendiri. Apakah kalian sudah berhasil? Selamat bertugas dan berjuang,” tutupnya.

Selain para camat, ada pejabat eselon II yang bertukar posisi, yaitu Plt kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung yang sebelumnya dijabat oleh  Rosidi, kini dijabat Zulfikar Irwan yang sebelumnya Plt Kadistan TPH. Sedangkan Rosidi menjabat Plt kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Untuk Plt Kadistan di jabat oleh Muliawan yang sebelumnya camat Kotagajah. Kemudian Rudiyanto, Plt Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.

Dalam pelantikan ini juga dihadiri Sekretaris Kabupaten Lampung Tengah Adi Erlansyah, Asisten I A Azhar, Asisten II Usman Nahrawi, Asisten III Iman Saputra, Staf Ahli Zulkifli, serta kepala SKPD se-Lampung Tengah. (ADV)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan