Modus Korupsi Perjalanan Dinas di Setda Pesawaran Mulai Terungkap

PESAWARAN – Berdasarkan informasi, dari berbagai kalangan masyarakat mengungkap fakta menarik mengenai dugaan modus menggerogoti anggaran APBD Pesawaran di Sekretariat Daerah (Setda) tahun 2017, dalam alokasi biaya Perjalanan Dinas Luar Daerah yang mencapai Rp. 103 Miliar lebih.

 Mengejutkan, menurut narasumber yang memberikan keterangan kepada www.tipikornewsonline.com itu mengatakan, dugaan modus bancakan dalam alokasi anggaran perjalanan dinas di Sekretariat Daerah Pesawaran biasanya seperti mulai dari perjalanan dinas fiktif hingga dengan cara pemotongan anggaran.

Tidak hanya pemotongan saja, lanjut sumber, Anggaran perjalanan dinas ini bahkan dipermainkan, mulai dari menambah hari dalam perjalanan dinas, atau lama dinas yang dibuat fiktif, hingga perjalanan dinas Fiktif ada perjalanannya, tetapi tidak ada orang yang berangkat.

“Ada yang berangkat hanya sehari, laporannya dibuat Tiga hari,” ungkap sumber yang enggan menyebut namanya.

Seperti yang diberitakan www.tipikornewsonline.com sebelumnya pada edisi 31 Maret 2018 dengan judul, “Sekda Kesuma Dewangsa Korupsi Rp. 103 M? Diduga Kuat Ada “Chiss” Saat Pengesahan Anggaran”

Baca Berita:

http://www.tipikornewsonline.com/sekda-kesuma-dewangsa-diduga-korupsi-rp-103-m-dprd-pesawaran-terima-uang-chiss/

Di tahun anggaran 2017 pada kegiatan swakelola di sekretariat Pemkab Pesawaran merealisasikan untuk anggaran belanja dinas luar daerah senilai Rp. 103 Miliar.

 “Jika dibandingkan dengan anggaran belanja perjalanan dinas Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung khususnya, Kabupaten Pesawaran paling terbesar nilai anggarannya. Salah satunya Bandar Lampung yang termasuk ibu kota provinsi Lampung saja hanya Rp. 22 Miliar anggarannya,” ujarnya.

 Selain jumlahnya yang fantastis, lebih besar dari daerah-daerah lainnya, sumber juga menilai anggaran perjalanan dinas yang dialokasikan untuk Setda Pesawaran, seolah-seolah ajang berbagi APBD yang dimasukkan dalam biaya perjalanan dinas.

 “Mark-Up anggaran diduga modus korupsi di Setda Kabupaten Pesawaran,” beber sumber, baru-baru ini.

Mau tahu kelanjutan berita selengkapnya terkait modus korupsi perjalanan Dinas di Setda Pesawaran pada APBD 2017, dan tanggapan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa, baca beritanya di www.tipikornewsonline.com . (TIM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan