Mengatasi Persoalan Hukum, Oknum Kasi Intel Kejari Lamtim Terkesan Mandul

LAMPUNG TIMUR, (27/10/17) – Menindak lanjuti atas dasar laporan dari tokoh masyarakat Desa Negara Ratu, Kecamatan Batang Hari Nuban, Lampung Timur, bahwa Agus Ismail selaku Kades Negara Ratu telah melakukan penyalahgunaan wewenang terkait meminjam dana PUAP/ GAPOKTAN Tahun 2016 sebanyak Rp. 25 Juta kepada kelompok tani yang di pergunakan untuk kepentingan pribadinya.

Kasi Intelijen Kejari Lampung Timur, Basuki yang saat itu menerima laporan dari LSM Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (Perkara) sampai sekarang belum dapat memproses secara hukum atas laporan tentang dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Oknum Kades Negara Ratu.

Menurut Ketua DPD LSM Perkara, Hendrik mengatakan, kami sudah konfirmasi dan pelayananya hanya berupaya membodohi lembaga atas kewajibannya yang berwenang didalam mengatasi persoalan hukum yang berlaku.

Dan tidak menutup kemungkinan kasi intelijen Basuki, SH sudah melecehkan penegakan hukum yang ada khususnya di Lampung Timur, ungkap Hendrik.

Atas ketidakpastian laporan pengaduan kami ini, maka kami dari dua lapisan elemen lembaga akan menindak lanjuti persoalan ini kepada Kejati Provinsi Lampung dan melaporkan atas perbuatan kasi intel Kejari Lampung Timur yang sudah banyak informasinya tidak pernah ada di kantor dan selalu mengecewakan pelapor yang memohon atas kewenangannya selaku aparat penegak hukum adiyaksa Lampung Timur, pungkasnya.

Bagaimana kelanjutan berita ini selengkapnya, dapat dibaca edisi mendatang. (Agus/Tim)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan