Kasus Dugaan Korupsi Siswa Miskin Lampung Segera Disidang

BANDAR LAMPUNG – Reza Pahlevi dan Diza Noviandi (Dino), tersangka korupsi proyek bantuan perlengkapan siswa miskin di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, akan segera menjalani persidangan. Pasalnya berkas perkara keduanya sudah dinyatakan lengkap alias P21.

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Syafrudin mengatakan, pihak jaksa penuntut umum sudah menyatakan berkas perkara tersebut lengkap. “Berkas tersebut sudah dilimpahkan penuntut umum ke penyidik,” ujar Syafrudin, seperti yang dilansir tribunlampung.co.id baru-baru ini.

Dengan sudah diterimanya P21 dari penuntut umum, kata Syafrudin, penyidik akan segera melimpahkan kembali berkas perkara, tersangka dan barang bukti ke penuntut umum. Menurut dia, penyidik saat ini sedang melakukan pemberkasan tahap akhir sebelum pelimpahan tahap dua.

“Secepatnya akan kami limpahkan tahap dua biar segera masuk tahap penuntutan,” ujar Syafrudin. Jika sudah dilakukan pelimpahan tahap dua, lanjutnya, penuntut umum akan melimpahkan ke pengadilan untuk penentuan majelis hakim dan agenda persidangan.

Reza dan Dino untuk kedua kalinya ditetapkan sebagai tersangka perkara korupsi bantuan siswa miskin di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Sebelumnya, penetapan tersangka keduanya dibatalkan oleh hakim pra peradilan.

Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang membatalkan status tersangka Reza dan Dino pada sidang praperadilan. Hakim menganggap ada alat bukti yang tidak sah dalam menetapkan Reza dan Dino sebagai tersangka.

Alat bukti tersebut adalah hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP. Menurut hakim, surat laporan perhitungan kerugian negara yang digunakan untuk menjerat Reza dan Dino tidak asli melainkan berupa salinan.

Ini dikarenakan, surat laporan perhitungan kerugian negara yang asli sudah digunakan penyidik untuk tersangka lain. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan