Kakam Tagih Janji Bupati Winarti

TULANG BAWANG – Sejumlah kepala kampung (kakam) di Kabupaten Tulangbawang mempertanyakan realisasi janji Bupati Winarti yang disampaikan pada kampanye pilkada tahun 2017 lalu.

Menurut beberapa Kakam di Kecamatan Banjaragung, pada saat kampanye pilkada tahun 2017, Bupati Winarti berjanji akan memberikan alokasi dana kampung (ADK) rata-rata Rp 527.793.378 per kampung.

“Saat kampanye dulu jajinya setiap kampung akan diberikan bantuan dana pembangunan Rp500 juta. kenyataanya sampai sekarang tidak ada,” kata salah satu kakam yang dilansir harianmomentum.com Selasa (13-10-2020).

Hal senada disampaikan kakam lainya. Menurut dia, memang ada batuan dana pembangunan kampung dari Pemkab Tulangbawang yang dikemas dalam 25 program unggulan Bergerak Melayani Warga. Namun, dana bantuan untuk pembangunan kampung itu tidak sesuai dengan janji bupati saat kampanye pilkada tahun 2017 lalu.

“Ya, memang ada bantuan dana pembangunan kampung dalam program BMW. Tapi jumlahan tidak samapi Rp500 juta seperti yang dijanjikan. Tahun 2018, jumlah bantuan itu Rp145 juta hiongga Rp200 juta. Nah, tahun 2019, justru turun drastis hanya Rp23 juta,” ungkapnya.   

Para kepala kampung itu mengaku kecewa dengan jumlah bantuan yang direalisasikan. “Pastinya kami kecewa. Tahun 2019, sebelum ada covid hanya dibantu Rp23 juta. Tahun 2020 ini juga sama Rp23 juta. Sangat jauh dari janjinya,” ungkapnya.

Terpisah Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPMPK) Tulangbawang Yen Dahren belum bisa memberikan pejelasan terkait hal tersebut karena sedang mengikuti agenda rapat.

“Besok ke kantor saja ya, biar jelas dan lengkap. Jangan lewat WA atau lewat handhone nanti kurang lengkap dan kurang jelas. Besok saya tunggu ya,” kata Yen Dahren. (Tim/Ist)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan