Jelang Lebaran, Lamteng Siapkan Jalur KECE

Kadishub lampung Tengah Syukur Kersana,S.Sos,MM bersama dengan Kasatlantas Polres Lampung Tengah Akp Murbianto melakukan perbaikan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan Bandar jaya, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

LAMPUNG TENGAH – Menghadapi mudik Hari Raya Idul Fitri, berbagai upaya dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah untuk menekan kemacetan di Bandarjaya. Hal ini ditegaskan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menanggapi kesiapan Pemkab Lampung Tengah mengatasi kemacetan menjelang Lebaran.

“Tentunya akan kami buat sejumlah regulasi agar kemacetan di Bandarjaya dapat teratasi, minimal berkurang. Rencananya kami akan buat Jalur KECE. Formulasinya seperti apa, sedang kami rancang,” ungkap Mustafa, Minggu, 3/6/2017.

Sebagai jalur lintas, selama ini Bandarjaya kerap menjadi sumber kemacetan terbesar di jalur lintas Lampung Tengah. Jalur KECE, kata dia, jalur baru dari hasil rekayasa lalu lintas yang akan dipusatkan di empat titik di area Terbanggibesar dan Gunungsugih.

Tak hanya focus pada kemacetan, pihaknya juga focus pada keamanan pengendara. Setiap jalur yang nantinya akan dilintasi pemudik, maka akan dijaga pihak kepolisian, linmas dan satpol pp. dengan ini pemudik tidak perlu takut atau was-was saat melintas jalur-jalur di Lampung Tengah. “Yang pasti jalur KECE dibuat untuk mengurangi kemacetan di Bandarjaya.

Saya akan kumpulkan satker-satker terkait, termasuk pihak kepolisian untuk bersama-sama menciptakan arus mudik yang lancar, nyaman dan aman,” katanya. Sebelumnya, Pemkab Lampung Tengah, melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satuan Lalulintas (Satlantas) juga melakukan penataan ulang rambu-rambu lalu lintas yang telah rusak dan hilang.

Ada sembilan titik yang dipasang rambu-rambu tersebut. Baik pemasan di lokasi baru maupun pemasangan ulang karena dinilai rambu yang lama belum sesuai. Semuanya berada di sepanjang Jalinsum Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar yang merupakan titik paling rawan terjadi kemacetan di wilayah Lamteng.

Plt. Kepala Dishub Lamteng Syukur Kersana menjelaskan, selain memperhatikan kondisi kendaraan laik atau tidak, Dishub juga mempunyai wewenang untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan, salah satu upaya memberi kenyamanan tersebut, adalah memasang rambu-rambu lalu lintas.

“Seperti arahan Pak Bupati (Mustafa), kita harus merespon cepat terhadap suatu permasalah. Seperti halnya yang kita lakukan saat ini. Ini adalah bentuk respon cepat dari kita. Tujuannya untuk memberi kenyamanan pengguna jalan di Lampung Tengah,” ujar Syukur. (TIM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan