HAZAIRIN BUBARKAN KOPERASI BERMASALAH

Gunung Sugih.com – Sebanyak 265 koperasi yang ada di Lampung Tengah (Lamteng) dibubarkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Tengah, Drs. Hi. Hazairin.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lamteng Drs. Hi. Hazairin karena pihaknya sudah membubarkan koperasi yang tidak memenuhi persyaratan kepada 265 koperasi. Pemberhentian pengoperasian kepada 265 koperasi tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku, yaitu dengan terlebih dahulu melayangkan surat peringatan kepada 265 koperasi.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami, ada 265 dari 634 koperasi yang terdaftar di Lamteng bermasalah. Jadi, sebelum dibubarkan akan diberi peringatan terlebih dahulu. Jika tidak ingin ditutup, pihak koperasi harus memperbaikinya terlebih dahulu,” katanya.

Hazairin melanjutkan, koperasi dibubarkan karena sudah tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT), ditinggal para anggotanya, tidak ada izin, serta permasalahan lainnya. Selain itu, ada juga yang sudah tidak melakukan RAT, tidak ada anggota, tidak berizin, dan ada juga masalah internal sehingga tidak aktif.

Sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Koperasi dan UKM Lamteng, sambung Hazairin, adalah mengadakan pembinaan dan pengawasan. Oleh sebab itu, jika melihat ada koperasi yang sudah tidak sehat dan tidak memenuhi RAT maka pihaknya segera menutupnya melalui prosedur yang berlaku.

Sementata Bupati Lamteng DR. Ir. Mustafa mengharapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung bisa mengawasi bank-bank nasional, bank daerah, bank perkreditan rakyat, dan koperasi-koperasi di Lamteng.

Mustafa juga meminta OJK Lampung memberikan bimbingan kepada bank-bank dan koperasi di Lamteng. “Bimbingan kepada bank-bank dan koperasi ini sangat penting agar sistem keuangan di Lamteng menjadi terbaik di Provinsi Lampung,” katanya. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan