Hari Ini Pemprov Lampung Gelar Bazar Pangan Murah di Pesawaran

PESAWARAN – Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 M pecan depan, hari ini, (Kamis, 07-6-2018) Pemrov Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) setempat menggelar bazar pangan murah di Desa Suka Raja (kompleks Islamik Center) Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Hal tersebut diungkapkan Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Ir. Kusnardi, M.Agr, Ec Rabu, 06-06-2018, kemarin.

Kusnardi mengatakan, digelarnya bazar pangan murah ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 M yang merupakan peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang mana dapat dipastikan terjadi peningkatan kebutuhan akan bahan pangan.

“Untuk itu, peningkatan kebutuhan akan bahan pangan tentunya akan menyebabkan terjadi kelangkaan bahan pangan yang dipastikan akan menaikan harga. Dan kegiatan ini mengambil tema “Dengan Bazar Pangan Murah Kita Tingkatkan Akses Pangan Masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Kusnardi menjelaskan, sesuai tema tersebut maka gelaran pasar murah kali ini Pemprov Lampung menyiapkan berbagai bahan pangan yang berkwalitas, beragam dan bergizi namun tetap dengan harga yang terjangkau.

“Pelaksanaan bazar Pangan Murah ini sebagai bentuk uapaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan Gizi Masyarakat, sehingga ditahun mendatang Provinsi Lampung diharapkan sudah terbebas dari Rawan Pangan,” jelasnya.

Dengan demikian, sambungnya, masyarakat diharapkan tetap dapat merayakan Hari Raya dengan tenang dan gembira. Peningkatan kebutuhan akan bahan pangan yang terjadi disetiap peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) salah satunya yaitu Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan  Kerawanan Pangan Ir. Halimatussyakdiah, M.M selaku penanggung-jawab kegiatan mengutarakan, hal ini disebabkan antara lain, adanya keinginan rumah tangga untuk menyajikan menu khusus atau berbeda dari hari biasanya, lalu adanya permintaan bahan pangan pokok keterkaitan dengan paket sembako menjelang idul fitri, dan Antisipasi kelangkaan bahan pokok setelah hari besar keagamaan nasional.

Selain itu juga tambahnya, dikarenakan ketidaklancaran pasokan (distribusi) dan keterbatasan penyediaan di lapangan, serta penambahan jumlah penduduk sementara dalam rangka pulang kampung (mudik).

Lebih jauh Halimatussyakdiah mengatakan, kegiatan yang akan dilakasanakan tersebut disediakan Paket Bersubsidi sebanyak 500 Paket dengan harga tebus oleh masyarakat sebesar Rp. 55.000,-  dan bahan pangan lainnya yang dijual langsung oleh distributor sehingga harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Bahan pangan yang dijual dengan harga distributor tersebut adalah, beras Rp 8.000/kg, daging sapi beku Rp 80.000/kg, gas LPG 3 kg Rp. 16.500/kg, bawang putih Rp 17.000/kg, dan produk lainnya dari Perum Bulog serta Indofood,” urainya. (Rls)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan