Hairul Azman: Pentingnya Upaya Pencegahan Stunting di Lamteng

LAMPUNG TENGAH – Pentingnya upaya pencegahan stunting khususnya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lampung Tengah adalah, mengingat pentingnya asupan gizi pada ibu hamil untuk menghindari bayi stunting dan gizi buruk.

Pemenuhan gizi pada anak usia dini bahkan sejak dalam kandungan atau 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dianggap sangat perlu dilakukan.Dan harus dimulai sejak fase kehamilan, yakni selama 270 hari hingga anak berusia dua tahun atau 730 hari.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Hairul Azman, mengatakan bahwa pihak Dinas ke sehatan melalui Puskesmas dan posyandu dan bidan bidan desa telah memberikan makanan tambahan untuk ibu ibu hamil dan balita berupa makanan tambahan yang bergizi .

‘’Dinas kesehatan telah melakukan beberapa upaya pencegahan Stunting ini, melalui pskesmas juga posyandu dengan memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan juga kepada balita untuk tambahan gizi,” ucapnya.

Lebih lanjut Hairul mengungkapkan, upaya kita untuk menekan stunting di Lampung Tengah dan yang terutama di wilayah yang direkomendasikan dari Pusat di 10 Kampung yang menjadi perhatian.

“Dengan asupan gizi yang kurang berdampak pada indikator tinggi badan dan berat badan sedangkan di lihat dari masalah keturunan itu hanya 10% namun yang utama faktor lingkungan ini sangat perlu di perhatikan,’’ tandasnya.

Sementara Kabid Kesmas Diskes Lamteng, Ratoyo menyampaikan, Seribu hari pertama kehidupan adalah saat yang terpenting dalam hidup seseorang karena itu hal ini harus diperhatikan benar-benar. Makanan selama masa kehamilan dapat mempengaruhi fungsi memori.

“Tidak hanya itu, bahkan pada konsentrasi, pengambilan keputus99//an, intelektual, mood dan emosi seorang anak di kemudian hari. Untuk itu, kebutuhan gizi bayi sangat penting untuk diperhatikan, baik sejak dalam kandungan,” jelas Ratoyo saat dikonfirmasi diruang kerjanya, di Gunung Sugih belum lama ini.

Masih dikatakannya, bahwa di Lampung Tengah ini ada 10 kampung yang mendapatkan perhatian karena menurut data pusat kasus stunting masih tinggi di sepuluh Kampung tersebut.

Data yang kita dapat kasus Stunting di Lampung Tengah ada di 8 kecamatan dengan 10 Kampungnya,diantaranya di kecamatan Gunung Sugih,di kampung Buyut udik, kecamatan Bandar mataram,di Kampung Mataram ilir, kecamatan Bumi Ratu nuban kampung Tulung Kakan, kecamatan anak Ratu aji di kampung Bandar Putih Tua, dan Kampung Gedung Ratu, kecamatan Pubian, kampung Rio priangan, Tanjung rejo.kecamatan Bandar Surabaya kampung Cabang, kecamatan Terusan Nunyai, Kampung Gunung Batin Udik, kecamatan Bandar Mataram di kampung Mataram Udik, urai Ratoyo. (Adv)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan