Festival Petik Lada di Lampung Timur Dipertanyakan. “Itu Daun Apa Lada Yang Dipetik Bupati?”

SUKADANA – Diduga ada kejanggalan dalam kegiatan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim pada pagelaran Festival petik lada yang di agendakan dalam Kalender wisata 2017 di dusun Geram Pawiki desa Sukadana kecamatan Margatiga, Lampung Timur, Minggu (09/07) lalu.

Pasalnya, pada festival Petik Lada tersebut dilakukan pada waktu tanaman lada sedang tidak berbuah, sehingga Bupati dan Jajaran yang melakukan petik lada saat itu diduga bukan memetik buah lada tetapi daun lada lah yang dipetik.

Hal itu diungkapkan oleh narasumber yang merupakan salah satu warga Lampung Timur yang pada saat itu juga kebetulan hadir menyaksikan Festival Petik Lada.

Lebih lanjut dikatakan sumber yang bisa dipercaya ini, menurutnya kegiatan festival petik lada ini dilakukan kira-kira 2 atau 3 bulan yang lalu. Karena, diketahuinya saat itulah yang sebenarnya sedang kondisi panen lada atau lada sedang berbuah.

“Saya bingung dengan kegiatan festival petik lada ini karena yang saya lihat ternyata yang dipetik itu daun lada. Jangan-jangan kegiatan ini hanya sebagian cara oknum pejabat Pemkab Lamtim untuk menghabiskan anggaran saja,” kata sumber kepada tipikornewsonline.com, Senin (10/07).

Lebih jauh sumber menambahkan, kegiatan ini diduga salah satu modus korupsi anggaran yang sedang dilakukan oknum pejabat instansi terkait. Pasalnya, kegiatan ini tentu pasti ada anggarannya yang menggunakan uang rakyat.

Kalau memang tidak ada unsure korupsinya, kenapa kegiatan yang seharusnya tidak perlu di gelar namun tetap di gelar, Itu Daun Apa Lada yang dipetik?,” tanya sumber yang enggan disebut namanya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Lampung Timur, Drs. Hasbie Aska, ST saat dikonfirmasi melalui emailnya, malah terkesan lain yang ditanya lain juga yang dijawabnya.

Dikatakannya, “Masalah opini yg diungkapkan anda terhadap anggaran di opd, silakan aza anda beropini tp utk anda ketahui di dalam pelaksanakan tata kelola keuangan daerah dgn sistim transparan dan akuntable, klu anda mau mengetahui yg sebenarnya ttg pengelolaan, baik dr level prenc, sampai kepada pelaksanaan anggaran, silakan masuk ke sistem yg telah diatur melalu mekanisme dan prisedur yg telah di tentukan dg peraturan yg telah di tetapkan oleh pemerintah.. tks,” jawab Hasbie. (TIM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan