Dugaan Modus Korupsi Oknum Kabag

LAMPUNG BARAT – Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, pada penggunaan APBD 2017 dalam reliasasi beberapa kegiatan dan pengadaan di bagian umum sekretariat pemkab Lampung Barat, oknum Kepala Bagian (Kabag) setempat diduga telah memperbanyak/ memperbesar mata anggaran (Mark-Up) pada rincian biaya penyediaan/ belanja dan kegiatan tahun 2017 tersebut.

Menurut sumber yang patut dipercaya, alokasi anggaran terkesan berlebihan serta tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pihaknya diduga ingin mengedepankan kepentingan pribadi dengan mencari keuntungan untuk memperkaya diri.

“Mark-up anggaran diduga modus korupsi oknum Kabag Umum/ Perlengkapan sekretariat Pemkab Lambar,” kata sumber kepada Tipikor News belum lama ini.  

Rincian paket/ kegiatan APBD 2017 bagian umum setdakab Lambar yang disinyalir korupsi, diantaranya seperti: Pemeliharaan Rutin/Berkala Randis/Operasional, Pemeliharaan Rutin Berkala Rumah Jabatan, Pemeliharaan Rutin/Berkala Rumah Jabatan, Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor, Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor, Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Dan Listrik, Penyediaan Makan & Minuman, Belanja Makan dan Minum Insidentil, Belanja Makan dan Minum Insidentil, Penyediaan Biaya Sewa Gedung/Rumah/Penginapan, Penyediaan Barang Cetakan Dan Penggandaan, Penyediaan Jasa Pemeliharaan & Perizinan Kendaraan Dinas/Ops, Penyediaan Jasa Peralatan Dan Perlengkapan, Belanja Jasa Transaksi Keuangan, Fasilitasi Penyelennggaraan Keg. Pemerintahan Umum Lambar, Perlengkapan Rumah Jabatan/ Dinas, Kegiatan Lampung Fair, dan Kegiatan Liwa Fair.

Bagaimana tanggapan Kabag Umum Setdakab Lampung Barat dan rincian nilai anggaran kegiatan/ pengadaan diatas tersebut, tunggu berita selengkapnya edisi mendatang. (TIM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan