DPRD Lampung Bantah Isu Bagi-bagi Proyek Rp 20 Miliar

BANDAR LAMPUNG – Terkait beredarnya isu bagi – bagi proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Abdoel Moluek (RSUDAM) dengan nilai pagu Rp20 Miliar, pihak DPRD Provinsi Lampung membantah keras.

Pada rapat internal terbatas langsung dipimpin Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan bersama sekretaris Komisi V DPRD Lampung, Rahmat Mirjani Djausal beserta anggota Komisi membantah keras atas isu tersebut.

“Saya memastikan bahwa hampir tidak ada satu pun anggota Komisi V DPRD Lampung, yang masuk kedalam lingkaran pembahasan bagi – bagi di lelang 20 M Gedung RSUDAM,” kata Yanuar seperti yang dirilis mediafakta, Senin (11/05/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasi rapat dan penggalian mendalam tentang isu beredar bersama anggota. Akan dibawa ke Badan Kehormatan DPRD. 

“Apa yang berkembang diluar sudah membawa nama lembaga. Selanjutnya kita akan sesegera mungkin memanggil Dirut RSUDAM agar dapat menjelaskan secara terbuka, dalam segala aspek. Khususnya, mengenai tehnis lelang yang digunakan,” pungkasnya. (Ist/Adv) 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan