DKP Lampung Tengah Kembangkan Budidaya Ikan Baung

LAMPUNG TENGAH – Tingginya protein dan gizi ikan baung menjadi salah satu acuan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), untuk melakukan percontohan budidaya ikan baung.

Tak hanya itu, ikan baung yang harganya tinggi dan hanya bisa di nikmati oleh kalangan tertentu, membuat tantangan tersendiri bagi DKP Kabupaten Lamteng untuk melakukan trobosan inovasi tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan DKP Lamteng Ely Therisia mangatakan, DKP Lamteng mencoba melakukan pengembangan komoditi baru yakni berupa budidaya ikan baung. Sesuai dengan gagasan Bupati Mustafa ikan baung juga akan dijadikan sebagai komoditas Khas Lamteng. Untuk itu, usaha dan upaya pengembangan budi daya ikan baung telah dilakukan tahun ini.

“Tahun ini kita lakukan percobaan budidaya ikan baung ini, tepatnya di Kampung Adipuro Trimurjo, Lamteng. Ke depan jika percontohan ikan bauang ini berhasil, maka bisa dirasakan semua lapisan masyarakat,”ucapnya.

Budidaya ikan baung ini lanjutnya, masih dalam tahapan ujicoba sehingga pihaknya belum bisa bicara soal progres berhasil atau tidaknya budidaya tersebut. “kita belum bisa katakan prospeknya, karena kita masih mencoba komoditas baru ini. Apakah ikan baung ini jika di perairan tidak mengelir perkembanganya bisa sama dengan diperairan umum, kita belum tahu,” terangnya.

Ely menerangkan, bahwa dari hasil teori DKP Lamteng yang sudah dipelajari, budidaya ikan baung bisa mencapai delapan bulan panen, namun dari yang sudah mencoba ada juga yang dua tahun panen.

“Nah kita sendiri masih mencoba apa kah perkembanganya bisa lebih baik. Maka kami mencoba komoditi baru ini, yang pangsa pasarnya hanya dihasilkan dari perairan umum atau hasil dari tangkapan di sungai. Sedangkan hasil tangkapan bisa berkurang, maka kita coba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwasanya selain ikan baung, Kabupaten Lamteng juga sudah terkenal dengan tiga komodias budidaya ungulanya yakni ikan patin, lele dan gurame. Sebagian besar komoditas ini telah dibudidaya di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Kota Gajah, Trimurjo, Punggur, Seputih Raman, dan Gurame di kalirejo. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan