Ditangkap Polda Lampung Oknum Kadis Lamtim Pingsan

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur berinisial R, saat hendak dibawa ke Mapolda Lampung, R malah pingsan. Akhirnya, aparat berinisiatif membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan.

’’Kami langsung bawa ke RS Bhayangkara. Nanti setelah sehat, baru kami lakukan pemeriksaan,” hal ini diungkapkan langsung Kapolda Lampung Irjen Sudjarno belum lama ini.

Hal ini merupakan upaya Polda Lampung mencari oknum pelaku pungli berinisial R yang sempat melarikan diri saat penangkapan akhirnya membuahkan hasil. Oknum PNS di Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Timur (Lamtim) tersebut berhasil diamankan Polda Lampung di kediamannya.

Menurut dia, penangkapan R dilakukan pada Rabu (14/6) sekitar pukul 22.00 WIB. ’’Semalam kami menangkapnya di rumahnya di Lamtim. Setelah kami tangkap, langsung kami bawa ke Mapolda Lampung,” ujarnya.

Disinggung tentang penggeledahan di kantor Diskes Lamtim, Jarno –sapaan akrab Sudjarno– menyatakan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya dilakukan petugas.

’’Jadi selain mengamankan pelaku dan barang bukti uang senilai Rp48 juta, kami juga mengamankan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan OTT,” katanya tanpa merinci isi dalam dokumen itu.

Untuk pelaku berinisial E, sambung Jarno, pihaknya masih melakukan pengejaran. ’’Kami masih lakukan pengejaran terhadap oknum berinisial E. Karena saat dikejar di kantor dan rumahnya, kami belum berhasil menangkapnya. Tetapi, kami terus mencari keberadaannya,” tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, Polda Lampung terus mengembangkan OTT terhadap salah satu oknum Diskes Lamtim. Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan, pihaknya masih mencari pelaku yang diduga akan menerima dana dari seorang wanita berinisial R. Sebelum melarikan diri, R sempat mengaku akan menyerahkan dana itu kepada seseorang berinisial E.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari mengaku prihatin dengan pemberitaan media massa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum pegawai Diskes setempat.

Namun, dia menegaskan demi tegaknya supremasi hukum, Pemkab Lamtim mendukung penuh langkah-langkah Polda Lampung untuk mengungkap kasus tersebut. ’’Tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah, hukum harus tetap ditegakkan,” ujar Zaiful mewakili Bupati Lamtim Chusnunia di ruang kerjanya. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan