Bupati Parosil Sosialisasikan Program Literasi

LAMPUNG BARAT – Etika dan sopan santun siswa menjadi fokus utama. Dikarenakan etika dan sopan santun siswa sekarang sangat berbeda dibandingkan siswa dulu, terlihat dari cara siswa-siswi menghormati para guru.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus saat mengunjungi SMP Negeri 1 Sekincau bersama OPD setempat, Senin (26/03).

Karena itu, Bupati Parosil sangat mengapresiasi menyampaikan program pendidikan berkarakter (Literasi) yang akan diterapkan di sekolah-sekolah yang ada diwilayah kerjanya.

“Saat ini pemerintah sedang menggalakkan program Literasi, mungkin telah menjadi istilah yang familiar bagi banyak orang. Namun tidak banyak dari mereka yang memahami makna dan definisinya secara jelas,” kata Parosil.

Lebih lanjut ia menjelaskan, memang Literasi merupakan sebuah konsep yang memiliki makna kompleks, dinamis, terus ditafsirkan dan didefinisikan dengan beragam cara dan sudut pandang. Berangkat dari sini, maka perlu kiranya diuraikan apa sebenarnya makna dari Istilah Literasi itu.

“Literasi merupakan kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis.  Namun lebih dari itu, makna literasi juga mencakup melek visual yang artinya Kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (adegan, video, gambar),”terangnya.

 

Lebih jauh Parosil menambahkan, Literasi memang tidak bisa dilepaskan dari bahasa. Seseorang dikatakan memiliki kemampuan literasi apabila ia telah memperoleh kemampuan dasar berbahasa yaitu membaca dan menulis.

“Jadi, makna dasar literasi sebagai kemampuan baca-tulis merupakan pintu utama bagi pengembangan makna literasi secara lebih luas. Dan cara yang digunakan untuk memperoleh literasi adalah melalui Pendidikan,” tutupnya. (hms lambar)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan