Bupati Parosil Mabsus Himbau Warga Untuk Cermat Terhadap Informasi

LAMPUNG BARAT, (TIPIKOR NEWS) – Hoax adalah masalah bagi semua elemen. Bukan hanya masalah bagi pemerintah, tapi juga semua kelompok karena sejatinya hoax merugikan semuanya.

Intensitas hoax akhir-akhir ini meningkat, antara lain karena kompetisi politik di beberapa daerah. Semua pihak dirugikan, dan yang lebih dirugikan adalah masyarakat luas.

Hoax berarti mengerdilkan upaya-upaya pencerdasan publik, karena di dalamnya mengingkari fakta yang sebenarnya. Hoax sejatinya juga melecehkan kecerdasan publik, maka harus dilawan bersama-sama.

Menyikapi hal tersebut Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menghimbau, masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dan lebih cermat dalam menerima informasi serta tidak mudah terpropokasi dengan berita-berita yang data dan sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya berharap masyarakat untuk lebih menyaring informasi yang di terima, jangan mudah percaya dengan informasi hoax, karena itu juga bisa menimbulkan gesekan di tengah masyarakat,” harapnya, Sabtu (14/4/18).

Menurut Bupati ini, melawan hoax adalah kampanye bersama, upaya bersama kita dalam merawat akal sehat. Dirinya berharap, semua pihak saling cross check atas semua informasi yang kita terima.

“Jika itu menyangkut pribadi seseorang, ada baiknya tabayyun ke yang bersangkutan. Jika terkait pemerintah, berbagai kanal bisa dimanfaatkan untuk cross check dan bertanya, baik lewat website, SMS center, atau media social,” ujar Parosil.

Lebih lanjut Parosil mengutarakan, belakangan media sosial di banjiri informasi dengan berbagai sumber, tidak sedikit informasi yang tersebar dimedia sosial yang berbau profokasi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya dan akurasi datanya.

Apalagi kata Parosil, saat ini memasuki tahun politik, yang tentunya masyarakat disuguhkan dengan berbagai informasi untuk mempengaruhi pemikiran masyarakat dalam menyikapi realita di masyarakat. Sehingga perlu kejelian untuk mencerna apakah informasi tersebut benar atau hanya bersipat hoax yang dapat mempropokasi masyarakat.

“Saya yakin masyarakat bisa memilih dan menilai mana informasi yang betul dan mana yang Hoak, tetapi sekali lagi saya menghimbau untuk tidak termakan dengan informasi-onformasi hoax,” tutur dia.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh Masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen menjaga dan mempertahankan citra Lampung Barat yang selama ini di kenal paling aman dan kondusif di propinsi Lampung.

“Selama ini Lampung Barat adalah wilayah yang paling aman di Lampung, itu harus kita pertahankan, jangan mudah terpropokasi dan kita kuat karena kita bersama.” Urai Parosil.

Sisi positifnya, sambungnya, maraknya hoax sejatinya juga menjadi tantangan bagi pemerintah untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik. Semakin informasi bisa diakses publik, jika ada hoax, maka semakin mudah terbantahkan.

Misalnya, ada yang bicara bahwa pemerintah melakukan A dan itu dinilai kurang baik, jika informasi publik mudah diakses dan sebenarnya yang dilakukan pemerintah adalah B, maka dengan sendirinya kabar itu terbantahkan.

“Saya kira situasi saat ini sudah mengkhawatirkan. Orang saling hantam sana-sini, kebanyakan karena didorong soal perbedaan politik. Spektrum di pusat ini menjalar di daerah-daerah. Ada yang kemudian mengakhiri pertemanan. Pokoknya situasinya serba tidak nyaman,” katanya.

Masih diutarakan Parosil, dirinya berharap ikatan kita sebagai bangsa kembali kuat, toleransi ditegakkan, bersama-sama pemerintah mendukung pembangunan. Hentikan produksi hoax, tegakkan kebersamaan.

“Tantangan kita saat ini jauh lebih berat daripada soal Pilkada. Ada tantangan sains, pangan, penguatan UMKM, infrastruktur dan sebagainya. Jangan sampai perbedaan politik yang bermuara pada mengalirnya hoax ini membuat kita kehilangan momentum untuk bersama-sama mempercepat pembangunan bangsa,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Parosil juga menegaskan menghargai perbedaan pilihan dan dukungan masyarakat terhadap proses pemiliham gubernur pada juni 2018 mendatang. Namun dirinya meminta semua saling menjaga dan tidak saling menghujat antara satu dan yang lain.

“Pilihan boleh beda, ada yang dukung No satu, ada yang dukung no dua, ada team no tiga dan ada pendukung no empat. Ini namanya proses demokrasi, tapi kita semua harus menjaga supaya tetap kondusif dan aman,” kata dia lagi.

Bukan hanya isu ini saja, tetapi isu-isu lain yang baik yang bersipat sosial kemasyrakat.pemerintahan. pembangunan ekonomi juga harus kita cermati. Sehingga keutuhan dan kebersamaan dalam masyarakat tetap terjalin, tutup Parosil. (Adv)

Sumber: Humas Pemkab Lampung Barat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan