Bupati Mustafa Siapkan Reward Rp. 1 Miliar Untuk Kampung Terbersih

BANDAR JAYA – Untuk memicu semangat aparat kampung dan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, Bupati Kabupaten Lampung Tengah, DR. Hi. Mustafa, MH siapkan reward Rp. 1 Miliar untuk Kampung Terbersih. Dimana PKK-nya bergerak, pamongnya aktif dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya sediakan 1 miliar bagi kampung terbersih dimana penilaiannya bisa dimulai dari sekarang. Untuk memicu semangat aparat kampung dan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan,” kata Mustafa saat mencanangkan Gerakan Lampung Tengah Dawak (bersih) yang ditandai dengan apel perdana di Lapangan PU Prosida Bandarjaya kemarin, Jumat (23/9/2017).

Lebih lanjut dikatakannya, reward Rp. 1 Miliar tersebut akan diberikan Pemda Lampung Tengah kepada Kampung terbersih pada 17 Agustus 2018 mendatang. Selain itu, kepada kecamatan terbaik juga tetap diberikan reward khusus yang mana camatnya mampu membina kampungnya dengan baik.

Untuk dilingkungan sekolah, sambung Mustafa, dirinya juga mengajak untuk menjaga kebersihan melalui Green School. Untuk sekolah terbaik juga akan diberikan reward berupa jalan-jalan keliling Indonesia.

Wabup Loekman Djoyo bersama Kakam Adi Jaya, Ngatino Hadi Putra saat Apel Jumat Bersih di Lapangan PU Prosida, Bandar Jaya (23/9) kemarin. foto: Istimewa

“Saya tidak mau mendengar ada sampah berserakan lagi. Sudah ada 1.000 tong sampah KECe dipinggir jalan, sudah ada gerakan Lampung Tengah Dawak, dan Green School. Jadi saatnya Lampung Tengah bersih,” tegasnya.

Lebih jauh Bupati calon Gubernur ini menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Gerakan Lampung Tengah Dawak (bersih) ini dicanangkan guna membangun kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan khususnya tempat-tempat publik.

Masih dikatakan Mustafa, kebersihan merupakan tanggungjawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah daerah saja tetapi seluruh lapisan masyarakat. Melalui Gerakan Lampung Tengah Dawak ini, ia mengajak seluruh elemen peduli dan menjaga kebersihan.

“Tidak hanya Pemda, tapi seluruh lapisan masyarakat harus bergerak membersihkan Lamteng yang kita cintai ini. Jangan karena sampah satu dua tempat yang menumpuk Kabupaten Lampung Tengah secara keseluruhan yang tercoreng,” tegas bupati didampingi Wabup Loekman Djoyosoemarto, S.Sos.

Berdasarkan pantauan, gerakan  yang ditandai dengan apel perdana di Lapangan PU Prosida Bandarjaya, Jumat (23/9/2017) tersebut, dihadiri Ribuan peserta yang terdiri dari siswa, masyarakat, PNS, ormas dan tenaga kebersihan. Mereka turun langsung menyisir jalan-jalan dari Lapangan PU Prosida hingga Plaza Bandarjaya dengan berbekal sapu lidi dan plastik.

Pada kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan alat kebersihan potong rumput kepada petugas kebersihan dan bantuan 20 unit peralatan bengkel kepada para pemuda Lampung Tengah sebagai salah satu upaya menyukseskan program Kampung Entrepreneur Creative (KECe). ®RED

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan