BPN Bandar Lampung Optimis Target Sertifikasi Tanah Tercapai

BANDAR LAMPUNG – Kepala Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bandar Lampung, Mujahidin bersama jajarannya optimis dapat capai target dalam rangka mendukung instruksi Presiden Joko Widodo yang menargetkan seluruh sertifikat tanah di Indonesia selesai dibagikan kepada masyarakat pemilik tanah pada 2025.

“Sampai hari ini khususnya jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bandar Lampung akan terus mengupayakan hal tersebut. Kami akan bekerja semaksimal mungkin supaya target tercapai,” ujar Kepala ATR/ BPN Bandar Lampung, Mujahidin yang didampingi Zainal Abidin selaku Kasi Hubungan Sengketa Hukum Pertanahan setempat saat diwawancarai Tipikor News diruang kerjanya, baru-baru ini.

Mantan Kepala ATR/ BPN Lampung Tengah tersebut menjelaskan ada beberapa tahapan dalam persertifikasian tanah, antara lain pengukuran, pengumpulan data yuridis, pendaftaran dan pemetaan tanah, kemudian penerbitan sertifikat.

Mujahidin mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan dalam menjalankan program sertifikasi tanah. Kendala tersebut terutama menyangkut adanya sengketa ketika pengukuran tanah.

“Ketika (tanah) diukur, ternyata bersengketa antara dua pihak. Maka keduanya harus menyelesaikan sengketanya dulu,” ucap dia.

Kendala lainnya, lanjut Mujahidin, yaitu keberadaan pemilik tanah yang tidak diketahui sehingga BPN tidak bisa mengeluarkan sertifikat.

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan pembagian sertifikat tanah di Indonesia pada 2017 dapat mencapai 5 juta sertifikat sebagai bagian dari upaya reforma agraria. Kepemilikan sertifikat tanah tersebut merupakan bukti sebagai pemilik sah suatu lahan.

“Target tahun ini kami usahakan 100 persen. Karena tujuan akhirnya adalah setiap persil tanah terdaftar dengan baik, diketahui pemiliknya, serta diketahui ukuran dan status hukumnya,” ucap Mujahidin. (red)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan