Warga Minta Pabrik PT. Raja Marga Segera Ditutup

Banda Aceh, Minggu (13/10/2019), Tipikor News:

Begitu anjloknya harga sawit di Simeulue membuat masyarakat kecewa, Kehadiran PT. Raja Marga sebagai Pabrik Kelapa Sawit (PKS) bukan harapan yang menjanjikan masyarakat Ekonomi yang makmur akan tetapi fakta bertolak belakang dan petani menuding keadaan ini sejak adanya perusahaan Pt.Raja Marga di simeulue

Beberapa masyarakat yang dikonfirmasi awak media mengaku pernah menjual sawit mereka hingga Rp.1200/kg sebelum ada PKS yang ada di Lauke tersebut, sekarang bukannya naik malahan turun hingga Rp.650/kg, kalau begini lebih baik pemerintah tutup saja perusahaan itu ucap warga di Teluk Dalam beberapa saat yang lalu.

Menanggapi keluhan masyarakat itu Komisi B DPRK Simeulue bidang ekonomi Jul Akmal merespon cepat dan langsung lakukan pembicaraan dengan pihak PT.Raja Maerga, bahwa saat ini harga sawit di pasaran memang sedang turun karena faktor ekspor sawit nasional yang juga turun menurut keterangan dari pihak PT.Raja Marga, namun saya akan lakukan pertemuan lanjutan untuk kita cari solusi bersama karena ini menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat secara langsung, tuturnya (12/10)

Dr.Ir.Amir Husin, M.Sc selaku Wakil ketua Apkasindo pusat untuk Bidang Internasional menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue, DPRK, PT.Raja Marga dan Apkasindo DPD Kabupaten Simeulue untuk membentuk Tim verifikasi harga dan hal ini sesuai dengan surat edaran Gubernur, tuturnya.

Apabila semua pihak diatas bisa lakukan kesepakatan-kesepakatan maka masyarakat akan sangat terbantu, saya sendiri siap untuk datang ke Simeulue lakukan pengkajian terkait pengembangan usaha kebun sawit serta tata kelola baik hasil maupun lainnya yang berkaitan dengan teknis, tambahnya.

Sementara pihak Apkasindo Kabupaten Simeulue pimpinan Hasdian mengatakan bahwa pihak DPD Kabupaten sedang merintis upaya yang sama dengan arahan Dr.Ir.Tgk.H Amir Husin, M.Sc yang juga merupakan Ketua Apkasindo Provinsi Aceh, yaitu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkai untuk bisa mencari solusi bagi kesejahteraan masyarakat petani sawit ini, ucapnya. (Rivi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *