Oknum Ketua Gapoktan Karya Usaha BK2 Rumbia Gelapkan Bantuan Benih Padi 1380 Kg?

RUMBIA LAMTENG  ZL – Gencar Gencarnya Pemerintah Pusat Melalui Pemerintah Provinsi Lampung Menyalurkan Berbagai Macam Bantuan Khususnya di Bidang Pertanian Diantaranya : Bantuan Benih Padi, Jagung, Kedelai, Ubi Kayu, Kacang Kacangan, Pupuk Ponska, Urea, ZA, SP36 dan Pupuk Organik Agar Terwujudnya Indonesia Menjadi Salah Satu Penghasil Lumbung Pangan Dunia.

Gapoktan Kampung Bina Karya Putra BK2 Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah Salah Satu Penerima Bantuan Benih Padi INPARI 32 Yaitu, Gapoktan Karya Usaha Yang di Ketuai Oleh Wardiman Dengan Membawahi 30 Kelompok Tani.

Berita Lainnya:

Seperti Yang di Ungkapkan Sumber Belum Lama ini Jum,at 24/01/2020 Yang Tak Ingin Namanya di Sebutkan Mengatakan, Dari 30 Kelompok Tani Gapoktan Bina Karya Putra Hanya 23 Kelompok Tani Saja Yang Menerima Bantuan Benih Padi Tersebut dan Setiap Kelompok Taninya Bantuannya di Potong Sebanyak 60 Kg Oleh Ketua Gapoktan Warniman Dengan Dalih Untuk Uang Kass Gapoktan.

Sehingga Setiap Kelompok Tani Yang Menerima Bantuan Benih Padi Kecewa dan Mengeluhkan Adanya Pengurangan Jumlah Bantuan Itu, Karena Saat Pembagian Bantuan Benih Kepada Para Anggota Kelompok Taninya Tidak Bisa Merata dan Mencukupi Karena Banyak Anggota Kelompok Tani Yang Tidak Mendapatkan Bantuannya.

Atas Kejadian Tersebut, Kami Mewakili 23 Kelompok Tani Gapoktan Karya Usaha Meminta Aparat Penegak Hukum Dapat Menindak Lanjuti Hal ini Karena Sangat Meresahkan dan Sangat Merugikan Para Petani Harapnya.

Terpisah, Ketua Gapoktan Karya Usaha Warniman Saat di Konfirmasi Melalui Telpon Selulernya 24/01/2020 Mengatakan, Benar Gapoktan Karya Usaha di Tahun 2019 Akhir Menerima Bantuan Benih Padi Inpari 32 Kemasan 5 Kg Dari Pemerintah Sebanyak 10 Ton Lebih.

Namun Tidak Semua Kelompok Tani Yang Mendapatkan Bantuan Benih Tersebut, Melainkan Hanya 23 Kelompok Tani Saja Yang Menerima Bantuannya dan Setiap Kelompok Tani Yang Menerima Bantuan Benih Tersebut Jumlahnya Pun Berfariasi Tergantung Luas Areal Persawahan Yang di Miliki Kelompoknya Masing Masing.

Benar Saat Pembagian Benih Padi Kesetiap Kelompok Taninya Saya Kuranggi Jumlah Bantuannya Sebanyak 60 Kg/Kelompok, Karena Selama ini Gapoktan Karya Usaha Tidak Pernah Memiliki Uang Kass, Jika Saya Mintanya Berupa Uang Kepada Para Kelompok Tani Pasti Mereka Tidak Mau Memberinya, Sehingga Saya Siasati Menguranggi Jumlah Bantuannya.

Memang Benar Pihak Dinas Pertanian dan TPH Kabupaten Lampung Tengah Sudah Melarang Setiap Gapoktan/Poktan Penerima Bantuan Untuk Memungut Biaya Kepada Para Anggota Kelompok Tani Dengan Alasan Apa Pun.

Namun Saat Menurunkan/Bongkar Benih Tersebut Dari Mobil Apa Tidak Make Biaya? Lagi Pula Saya Memotong Jumlah Bantuan Benih Untuk Para Kelompok Tani Gunanya Juga Untuk Kass Gapoktan Pungkas Warniman.

Bagaimana Tanggapan Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kabupaten Lampung Tengah Terkait Pemberitaan ini. Baca Edisi Mendatang. (TIM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan