9 Paket Pengadaan di DLH Way Kanan Rp1,311 M Terindikasi Mark up dan Korupsi

WAY KANAN – Sebanyak 9 paket pengadaan barang dan jasa di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Way Kanan yang dianggarkan melalui APBD tahun 2019 sebesar Rp1,311 miliar, diduga menjadi “lahan basah” oknum pejabat setempat melaksanakan tindakan korupsi berjamaah.

Oknum pejabat Dinas Lingkungan Hidup Way Kanan disinyalir sering memainkan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa dengan cara menggelembungkan (mark up) anggaran.

Menurut informasi dari berbagai sumber mengungkapkan, banyak cara untuk mengakali APBD, khususnya anggaran pengadaan barang dan jasa yang mengalir di DLH Way Kanan.

Modus penyelewengan pengelolaan anggaran yang diduga terjadi di DLH tersebut seperti, penggunaan dana tidak didukung bukti memadai serta pembelian kebutuhan tidak diyakini kebenarannya, sehingga potensi kerugian negara setiap tahunnya mencapai ratusan juta.

Diantaranya seperti, Pengadaan Waste Test Kit (alat uji atau alat untuk monitoring kualitas air limbah) Rp300 Juta, Pengadaan Waste Water Treatment Plant/ Instalasi pengolahan air limbah) Rp100 Juta (Juli-Agustus 2019), Pembuatan IKPLHD Rp100 juta (Juni 2019), Pengadaan 1 unit alat angkut sampah Dump Truck Rp420 Juta (Juni-Juli 2019), dan Pengadaan Tempat sampah 5 pilah Rp135.000.000 (MEI-JUNI 2019).

Berita Lainnya:

Kemudian pada akhir tahun 2018, pihak DLH Way Kanan telah merealisasikan 24 unit tempat sampah portable Rp204 Juta,19 unit tempat sampah 5 pilah Rp72.200.000, Pengadaan 1 Unit Kendaraan Jenis Truck Hino Dutro 300 Rp339.846.000, pengadaan 10 unit angkutan darat  bermotor sepeda motor Kaisar 250vx Rp340 Juta (APBD Juli 2018), belanja Alat kebersihan 2 unit Mesin Pencacah Sampah Plastik Rp 62.000.000, dan 2 unit Mesin Pencacah Sampah Organik Rp 50.000.000, dan Pengelolaan B3 dan Limbah B3( penyimpanan sementara Limbah B3) Rp70 Juta (APBDP Nov – Des 2018).

“Kerugian negara ini terjadi akibat dari kelebihan pada saat penganggaran dan duplikasi paket pengadaan barang. Selain itu, pengelolaannya terkesan pihak dinas terkait tidak transparan. Sehingga peluang penyelewengan APBD tersebut menjadi sangat terbuka. Hampir semua kasus penyelewengan uang negara disebabkan oleh pengelolaan APBD yang tidak transparan,” kata sumber kepada Wartawan, baru baru ini.

Ia menambahkan, perilaku korup oknum pejabat daerah ini sejak awal sama sekali tidak memikirkan masyarakat. Pihaknya hanya mengedepankan kebutuhan dan keuntungan pribadi.

Bagaimana tanggapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Waykanan, Dwi Handoyo Retno, SE. MM atas pemberitaan ini, baca berita selengkapnya edisi mendatang. (TIM)

Bupati Adipati Tinjau Kawasan Wisata Kampung Bonglai

Way Kanan | Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya S.H.,M.M. Didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga Dan Pariwisata Yustian Umri Sangon, S.STP, Meninjau Kawasan Wisata Di Bendungan Suplesi Way Besai Kampung Bonglai Kecamatan Banjit, Selasa (18/02/2020).

Yang Juga Di Hadiri Oleh Kepala Dan Unsur Dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PMK, Dinas Koperasi & UKM, Dinas Indagsar, Badan Satpol-PP, Camat Banjit Taufik Hidayatno.S.STP.MH, Kepala Kampung Bonglai Beserta Jajaranya.


Berita Lainnya:


Pada Kegiatan Tersebut Bupati Adipati Menyampaikan Bahwa Kawasan di Bendungan Suplesi Way Besai Ini Merupakan Tempat Wisata Baru Yang Ada Di Kampung Bonglai Kecamatan Banjit, Sehingga Kita Harus Mengenalkan Dan Mempromosikan Kepada Masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan Juga Way Akan Bersinergi Dengan Dinas-Dinas Terkait Pembangunan Infrasturktur Dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Untuk Memajukan Tempat Wisata Tersebut.

“Ini Meruapakan Wisata Tempat Wisata Baru Di Kabupaten Way Kanan, Yang Dapat Digunakan Untuk Arung Jeram Dan Green Canyon, Nanti Kita Akan Bersinergi Dengan Dinas-Dinas Terkait Untuk Memajukan Wisata Ini Serta Untuk Pembangunan Akan Terus Kami Upayakan Terutama Infrastruktur Dan UMKM yang Akan Melibatkan Masyarakat” Ucap Bupati Adipati. (Rls)


HPN 2020

Angka Kemiskinan di Way Kanan Turun Menjadi 13,07%

WAY KANAN – Tepat empat tahun Masa Jabatan Saya Bupati Way Kanan bersama dengan Wakil Bupati DR. Drs. H. Edward Antony, M.M, telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal tersebut terlihat dari terus membaiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimana pada Tahun 2015 masih berada pada angka 65,18 meningkatkan menjadi 66,63 pada Tahun 2018 serta angka kemiskinan pada Tahun 2015 sebesar 14,61% menurun menjadi 13,07% pada Tahun 2019.

Hal tersebut dikatakan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat bertindak sebagai Inpektur Upacara pada Upacara Bulanan Pemerintah Kabupaten Way Kanan di Lapangan Pemda setempat, Senin (17/02/2020) yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para  Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Sekretaris Daerah Kabupaten Saipul, S.Sos.,M.IP, kepala dan unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten, Instansi Vertikal serta Pimpinan Kecamatan Blambangan Umpu.

Berita Lainnya:

Dalam sambutannya juga, Bupati muda yang akrab disapa Adipati itu menyampaikan berbagai upaya yang dilakukan bersama dengan seluruh Pemangku Kepentingan selama 4 Tahun yang perlahan mulai menunjukkan hasilnya, diantaranya yaitu WTP 9 Kali berturut-turut, SPBE berada dilevel Cukup terus mengupayakan integritass sistem informasi, penataan kelembagaan, pelaksanaan test narkoba, assessment, lelang jabatan, fingerprint online serta kontrak kerja.

Juga pelayanan PTSP, layanan KTP keliling dengan cakupan penerbitan KTP mencaai 98,12%, dilanjutkan dengan pelaksanaan Pilkakam Tahun 2016 dan 2018 pada 140 kampung, Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2017 berada pada Peringkat 120 dari 396 Kabupaten se-Indonesia dengan Status Tinggi (Keputusan Mendagri No.100-53 Tahun 2018) serta APIP yang berada pada Level 3.

“Selain itu, pada pembangunan Insfrastruktur telah berhasil melakukan penanganan jalan sepanjang 1.071,69 km termasuk jalan strategis 666 km, selanjutnya untuk menunjang peningkatan produksi padi telah dibangun 22 Daerah Irigrasi (DI) , peningkatan 48 DI, Rehabilitasi 20 DI dan pembangunan 40 bendungan.

Foto: Google Image

Kemudian pembangunan air irigasi tanah di 127 lokasi, penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 70 kampung, pembangunan SPAM di 9 kampung, Sanitasi lingkungan berbasis masyarakat di 17 kammpung, bantuan stimulan perumahan swadaya sebanyak 1.177 unit serta berupaya lebih kurang 13 tahun Bandar Udara Gatot Soebroto diresmikan Menteri Perhubungan pada Tanggal 6 April 2019 lalu dimana saat ini terus dilakukan upaya penjajakan kerjasama dengan maskapai penerbangan”, ujar Bupati Adipati.

Sementara pada pembangunan Sumber Daya Manusia, lanjut Adipati, kualitas pelayanan pendidikan terus dilakukan dengan melakukan pembangunan gedung PAUD 6 unit, rehabilitasi ruang kelas 8 unit, untuk SD dilakukan pembangunan ruang kelas baru 70 unit, rehabilitasi ruang kelas sebanyak 506 unit, untuk SMP dilakukan pembangunan RKB 17 unit, rehabililtasi ruang kelas sebanyak 186 unit.

Kemudian, kualiltas pelayanan Puskesmas terus ditingkatkan yang tercermin dari 6 Puskesmas dengan Akreditasi Utama, 11 Puskesmas kategori Akreditasi Madya, 2 Puskesmas masih Akreditasi Dasar serta 1 Puskesmas dalam proses Akreditasi.

“RSUD juga terus meningkatkan kualitas layanannya dengan merevitalisasi RSUD ZAPA, penambahan dokter spesialis yang saat ini sudah berjumlah 13 orang, penambahan peralatan medis, ambulan sebanyak 4 unit, penyediaan unit layanan Hemodialisa serta layanan Eye Center.

Dalam rangka kesejahteraan sosial terdapat 23.640 KPM dalam PKH, 179 KUBE, 34.792 KPM penerima BPNT, bantuan rehab pada 275 RTLH serta R3 bagi 40 Rumah Tangga Sasaran”, lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan berbagai keberhasilan pada raihan KLA, ODF, Peringkat Tertinggi Kabupaten Sehat se-Indonesia, Penghargaan Terbaik I Lampung Sejahtera serta Kampung Pakuon Baru Kcamatan Pakuon Ratu pada rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018 yang berhasil meraih Predikat Pakarti Madya III pada Lomba Kesrak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional. Pencapaian disektor Revitalisasi Pertanian, Pengambangan Koperasi dan UKM serta Lingkungan. (Rls/Ist)



Bupati Way Kanan Launching Sensus Penduduk 2020

WAY KANAN – Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya S.H.,M.M Bersama Kepala Badan Pusat Statistik Way Kanan Gunawan Catur P,M.Si  Melakukan Launching Sensus Penduduk Tahun 2020 Kabupaten Way Kanan, di Rumah Dinas Bupati, Senin (17/02/2020)

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. Achmad Gantha, LN’g, M.M, Kepala Dinas Kependuduakan Dan Catatan Sipil Drs.Paryanto,serta Unsur dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Way Kanan.

Berita Lainnya:


Pada kegiatan tersebut Bupati Adipati melakukan langsung pendaftaran dan penginputan sensus penduduk secara online di https://sensus.bps.go.id/ yang di buka dari 15 sampai 31 maret 2020 dan akan dilanjutkan dengan wawancara oleh Petugas Sensus pada tanggal 1 sampai 31 Juli mendatang.

Bupati Adipati Kembali Mengajak Seluruh  Masyarakat Khususnya Kabupaten Way Kanan Untuk Ikut Serta Berpartisipasi Melakukan Sensus Penduduk Secara Online Demi Terwujudnya Satu Data Kependudukan Indonesia.

“Mari Ikut Berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Secara Online Yang Mudah Dan Cepat, Hanya Dengan Lima Menit Anda Membantu Kami Mencatat Indonesia Demi Way Kanan Maju dan Berdaya Saing Untuk Lampung Berjaya Indonesia Maju” ucap Bupati Adipati

Sebelumnya, Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M juga telah menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Way Kanan untuk berpartisipasi dalam mensukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020 dengan cara memberikan data yang sebenarnya kepada petugas sensus penduduk saat wawancara Sensus Penduduk pada Tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2020 mendatang, atau dengan mengisi Data Kependudukan secara mandiri pada Sensus Penduduk Online yang dimulai Tanggal 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 melalui https://sensus.bps.go.id/.  (Rls/Ist)


Bupati Raden Adipati Apresiasi Kinerja Satpol PP Way Kanan

WAY KANAN | Bupati Raden Adipati Surya mengapresiasi seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way Kanan yang telah bekerja dengan baik.

“Semoga melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan pada hari ini dapat meningkatkan kinerja seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way Kanan,” ujar Bupati di GSG Waykanan, Selasa (11/2/2020) siang tadi.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Satpol-PP memiliki tugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang telah ditetapkan di Kabupaten Way Kanan dan harus dilaksanakan dengan baik serta berpedoman kepada peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Berita Lainnya:

“Dalam melaksanakan tugas, Satpol-PP harus menggunakan hati, dengan cara persuasif, santun dan tidak semena-mena, karena selama ini masih sering timbul kesan ketika mendengar kata-kata Satpol-PP, dan akan muncul pikiran dari masyarakat bahwa anggota Satpol-PP adalah petugas yang mengusir dan bertindak semena-mena,” jelas Bupati Raden Adipati.

Menurutnya, Pembinaan Satpol-PP sangat penting dilaksanakan mengingat tantangan serta tanggung jawab seluruh anggota Satpol-PP kedepan yang semakin kompleks. Dalam waktu dekat ini Satpol-PP diminta untuk turut menertibkan dan mensukseskan Pilkada dan Pilkakam yang akan segera dilaksanakan pada tahun 2020 ini.

Oleh karena itu, Bupati menekankkan kepada seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way kanan, bahwa: Satpol-PP adalah aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan yang memiliki kemampuan dan kewenangan lebih yang tidak dimiliki aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan lainnya. Maka bangga dan junjung tinggi kehormatan dengan disiplin dan kinerja baik;

Kedua, Kerahkan seluruh kemampuan, daya dan upaya dalam melaksanakan tugas untuk membantu Kepala Daerah mewujudkan amanat Peraturan Daerah maupun Peraturan Bupati Way Kanan dan Peraturan lainnya, demi terciptanya ketertiban umum, ketentraman, serta perlindungan masyarakat;

Ketiga, Tingkatkan profesionalisme dan humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan terus senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun komunikasi yang baik antar sesama anggota Satpol pp.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota Satpol-PP untuk tetap bekerja secara profesional, humanis, santun, persuasif, serta mengedapankan komunikasi yang baik kepada masyarakat Kabupaten Way Kanan.,(Uwan Toni.Rc)

BPKAD Way Kanan: Selamat Hari Pers Nasional 2020

KPU Way Kanan Adakan Tes CAT Penerimaan PPK

KPU way kanan adakan tes CAT penerimaan PPK di ikuti 265 peserta,di ambil 10 besar dari tiap kecamatan.

Sebanyak 265 pendaftar badan adhoc panitia pemilihan kecamatan, hari ini melaksanakan tes sistem CAT (computer assisted test)di ruang laboratorium komputer sman 1 blambangan umpu kabupaten way kanan.

Pendaftaran yang diibuka sejak tanggal 18 hingga 24 januari, sedikitnya mencatat ada 300 pendaftar calon PPK dari 14 kecamatan, setelah menjalani verifikasi berkas hanya tinggal 265 yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tes selanjutnya.

Ketua KPUD Way Kanan Refki Dharmawan mengatakan, tes dengan metode CAT ini adalah konsensus dari 8 kabupaten kota/Kabupaten yang melaksanakan Pilkada 2020. Melalui tes ini, akan mendapatkan PPK yang berintegritas dan kredibel.

“Tes CAT ini merupakan hasil kesepakatan konsensus 8 kabupaten kota, yang akan melaksanakan Pilkada serentak, hari ini kita serentak melaksanakan tes CAT se Provinsi Lampung, terang Refki Darmawan.

Ditambahkan oleh Refki Darmawan, dengan tes ini kami mengharapkan, mereka yang menjadi PKK, benar- benar memiliki ilmu di bidangnya hingga dapat menjalankan tugas dilapangan dengan kredibel serta memiliki integritas,” tambahnya.

Hasil dari tes CAT ini dirangking dan hanya diambil 10 besar setiap kecamatan, yang selanjutnya akan mengikuti tes wawancara, yang dilaksanakan oleh KPU.

“Dari hasil tes CAT ini nanti akan dirangking dan hanya di ambil 10 besar setiap kecamatan, mereka yang dinyatakan lolos maka selanjutnya akan menjalani tes wawancara,” tegasnya. (Uwan Toni Rc.)

Raden Adipati Surya: Pemimpin Harus Mampu Menjadi Seorang Pembimbing

WAY KANAN — Sebagai pemimpin harus mampu menjadi seorang pembimbing dan pembina bagi jajarannya. Seperti salah satunya sebagai Camat merupakan panutan bagi aparatur pemerintah dan masyarakat di tingkat kecamatan. Sehingga camat dituntut berperilaku dan memberikan contoh yang baik.

Hal itu disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya saat serah terima jabatan camat Kasui dari Ari Mulando ke Ansori di aula kecamatan setempat, Kamis, 16 Januari 2020.

Berita Lainnya:

Lebih lanjut Bupati mengingatkan, pada hakikatnya camat merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintah serta sebagian urusan otonomi yang dilimpahkan bupati untuk dilaksanakan di wilayah kecamatan.

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan perilaku yang baik dari camat guna meningkatkan suatu kesadaran dari aparatur pemerintah kampung. Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan bagaimana camat bisa memosisikan diri dengan baik di tengah-tengah masyarakat dan aparatur pemerintah kampung dalam memberikan pedoman dan pembinaan.

Bupati Waykanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya saat melantik Camat Kasui, di Aula kecamatan setempat, Kamis (16/1/2020). Foto: Oja

“Sekaligus aparat kampung mampu menerima kebijakan-kebijakan dan keputusan-keputusan yang dikeluarkan pemerintah kecamatan. Selain itu, camat sebagai top leader hendaknya mampu menjadi pembimbing dan pembina bagi aparatur pemerintah kecamatan untuk mengoptimalkan peran dan kinerja dalam upaya pemenuhan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Camat juga perlu membangun komunikasi yang baik antarsemua pihak, baik pimpinan maupun instansi-instansi vertikal agar tercipta keserasian dalam menjalankan setiap program kerja.

“Saya berpesan kepada kepada camat agar bersungguh-sungguh mengemban amanah karena sebagai pemimpin harus mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di wilayah setempat,” ujarnya.

Selain itu, Raden Adipati juga mengucapkan, selamat kepada Camat Kasui yang telah dilantik. “Mudah-mudahan kehadirin saudara sebagai camat Kasui akan mampu menjalankan tugas-tugas Pemerintahan menjadi lebih baik. Saya berpesan agar bersungguh-sungguh mengemban amanah karena sebagai pemimpin. (Oja/Ist)