BABE

Cek konten menarik yang saya temukan di BABE:
http://share.babe.news/s/pNyRsywbN
Download aplikasi berita paling lengkap 👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻
http://share.babe.news/s/mZUprpQ

Sosok Ani Yudhoyono Semasa Hidup

Istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono meninggal dunia, Sabtu (1/6/2019).

Ani Yudhoyono meninggal Sabtu siang pukul 11.50 waktu Singapura.

Ani meninggal di rumah sakit tempat ia dirawat, National University Hospital, Singapura.

Kabar duka ini dibenarkan oleh Ketua Komunikasi Publik Demokrat, Imelda Sari, melalui telewicara siaran Breaking News Kompas TV, Sabtu siang.

Dilansir dari Tribunnews.com, Imelda menyatakan bahwa Ani Yudhoyono meninggal pukul 11.50 waktu Singapura.

“Kami baru saja mendapatkan informasi meninggalnya Ibu Ani. Sesuai berita yang kami terima, Ibu Ani meninggal pukul 11.50,” kata Imelda sembari terisak.

Sebagai kilas balik rekam jejak Ani Yudhoyono semasa hidupnya, berikut profil Ani Yudhoyono semasa hidup, dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber :

1. Nama Asli Ani Yudhoyono

Ani Yudhoyono memiliki nama asli Kristiani Herawati.

Ani lahir di Yogyakarta, 6 Juli 1952.

Ani adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (alm) dan Hj. Sunarti Sri Hadiyah.

2. Pernah Tidak Tamat Kuliah

Ternyata, istri Susilo Bambang Yudhoyono tersebut tidak sempat menamatkan kuliahnya di Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Dikutip dari Tribun Bogor, ia yang mengambil jurusan Kedokteran di UKI tidak dapat melanjutkan kuliahnya karena harus ikut pindah dengan orangtuanya ke Korea Selatan.

Kemudian, Ani Yudhoyono melanjutkan kuliah Sosial Ilmu Politik di Universitas Terbuka (UT) dan menjadi Sarjana Sosial Ilmu Politik tahun 1998.

3. Orangtua Ani Yudhoyono Pernah Menjabat Sebagai Duta Besar (Dubes)

Ani Yudhoyono merupakan anak dari pasangan Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (alm) dan Hj. Sunarti Sri Hadiyah.

Ani Yudhoyono adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara.

Orangtuanya pernah menjabat sebagai Dubes di Korea Selatan.

Sejak itulah Ani Yudhoyono harus ikut dan terpaksa tidak melanjutkan studinya di UKI.

 4. Menikah dengan SBY

Pada tanggal 30 Juli 1976, Ani Yudhoyono menikah dengan Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta.

Mereka dikaruniai dua orang putra.

Putra pertamanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono yang menikah dengan Annisa Larasati Pohan.

Sedangkan putra kedua bernama Edhie Baskoro Yudhoyono menikah dengan Siti Rubi Aliya Rajasa.

5. Aktif di Berbagai Organisasi

Di sela sela kesibukan Ani Yudhoyono, ternyata dia juga aktif di berbagai oraganisasi.

Dilansir dari situs resmi milik Ani Yudhoyono, aniyudhoyono.or.id, Ani aktif serta dalam beberapa organisasi, antara lain :

Pelindung Nasional Women Internasional Club (WIC)

– Pelindung Utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

– Pelindung  Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI)

– Ketua Kehormatan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis (PPTI)

– Penasehat Utama Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP)

– Penasehat Paguyuban RIA Pembangunan

– Pembina Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS)

– Pembina Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB)

– Pembina Cita Tenun Indonesia (CTI)

– Pembina Mutumanikam Nusantara Indonesia (MMNI)

– Duta Nasional HIV/AIDS dan ASI

– Ikon Thalassaemia Indonesia

– Bunda PAUD Indonesia

 

6. Mendapat Beberapa Penghargaan

Ani Yudhoyono mendapatkan beberapa penghargaan semasa hidupnya.

Dilansir dari aniyudhoyono.or.id, beberapa penghargaan yang dimiliki antara lain :

– Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipradana tahun 2011

– Penghargaan berupa Pin Emas dari M. Yunus (Pemegang Nobel Perdamaian tahun 2006 dan pendiri Grameen Bank, Bangladesh tahun 2006), karena komitmen Ibu Negara mendorong serta mengembangkan UKM dan Kredit Mikro Indonesia melalui program (Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera) dan Indonesia Kreatif (PERKASSA)

– Penghargaan berupa Certificate of Global Leadership dari The United Nations Environment Program (UNEP) untuk kepemimpinan Ibu Negara dalam program Gerakan Tanam dan Pelihara 10.000.000 (sepuluh juta) Pohon di seluruh Indonesia

– Penghargaan berupa Pin Emas oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan sebagai “Ibu Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak” dalam acara puncak peringatan Pekan ASI Sedunia tahun 2007

7. Hobi Fotografi

Saat Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai kepala negara, tentu kita sering melihat dalam beberapa acara, Ani Yudhoyono tampil sedang memegang kamera.

Selain itu beberapa hasil jepretannya pun sering diunggah dalam akun Instagram pribadinya.

Hobinya tersebut banyak diapresiasi oleh masyarakat.

Terbukti hingga saat ini pengikut Instagram Ani Yudhoyono mencapai

Selain itu, puluhan bahkan ratusan ribu orang pun sering kali menyukai foto yang diunggahnya.

7. Jadi Kesayangan Menantu

Ungkapan Annisa Pohan tentang perlakukan Ani Yudhoyono itu terungkap sebelum sang mertua divonis menderita penyakit kanker darah.

Dari ungkapan Annisa Pohan diketahui pula bagaimana sosok Ani Yudhoyono di dalam keluarga mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dilansir dari Surya Malang, beberapa waktu lalu, Annisa Pohan sempat mengunggah potret lawasnya bersama sang ibu mertua.

Dari foto tersebut, terlihat bahwa Annisa Pohan sangat akrab dan kompak dengan ibu mertuanya.

Annisa Pohan menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan foto lawas dengan sang mertua.

Annisa Pohan memanggil Ani Yudhoyono dengan panggilan Memo.

Ternyata, sosok Memo sangat berarti bagi Annisa Pohan. Bahkan, disebutkannya sang ibu mertua merupakan jantung keluarga mereka.

Hal itu diungkapkan Annisa Pohan melalui unggahan instagram pribadinya pada 22 Desember 2018.

Selain menjadi jantung keluarga, Annisa Pohan juga membeberkan perlakuan ibu mertuanya selama 13 tahun dirinya membina rumah tangga dengan Agus Yudhoyono.

Annisa mengaku bersyukur memiliki ibu mertua seperti Ani Yudhoyono.

Bahkan, berkali-kali ia menegaskan bawha Ani adalah mertua terbaik di dunia.

Annisa Pohan mengaku bisa menjadi diri sendiri dan diperlakukan seperti anak kandung oleh Ani.

Berikut kutipan tulisan Annisa Pohan yang diunggah di instagramnya:

‘Memo adalah jantung dalam keluarga kami, kalau memo ga ada ibarat kerupuk suasana akan melempem , namun begitu beliau hadir suasana kembali renyah hehehe…

Sering dalam pembicaran saya dengan teman-teman, mendengar cerita mereka saya tak sengaja nyeletuk ‘berarti mertua gw baik banget dong ya’ artinya kita sebagai anak suka ‘take for granted’ kepada orang tua / mertua.

Suka ga sadar betapa berartinya mereka. Memo adalah ibu yang saya dapatkan karena pernikahan dengan Mas Agus, anak Memo yang pribadinya saya cintai, tentu karena hasil didikan memo yang tegas dan lugas ( kata mas Agus) namun penuh pengorbanan akan cintanya yang dalam.

Saya beruntung memiliki 2 ibu yang saya cintai: Bunda dan Memo. Bunda saya pun pernah berucap bersyukur saya memiliki dua ibu yang memperlakukan saya dengan baik dan tulus menyayangi saya, dan itu saya sadari karena saya bisa bicara dan menjadi diri saya apa adanya di hadapan beliau selama 13 tahun menjadi mantu, walau dia pernah menjadi ibu Negara bagi saya dia murni seorang ibu ketika bersama anak-anaknya.

Karena itu tidak akan pernah salah dan tidak akan berubah pernyataan saya dulu “Memo adalah ibu Mertua terbaik di dunia”. Selamat Hari Ibu, Memo, sungguh Memo sangat berarti untukku,’ tulis Annisa Pohan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Ani Yudhoyono Semasa Hidup, Hobi Fotografi hingga Jadi Kesayangan Menantu

Tentang Kami

Tipikornewsonline.net

merupakan portal berita korupsi yang memperjuangkan system pemerintahan dan penyelenggaraan negara yang transparan, efektif, efisien dan akuntabel serta dapat di pertanggung jawabkan setiap penganggaran dan anggaran di Indonesia.

User

Novri Yansyah
Pemimpin Redaksi

Hubungi Kami

Phone/ WA: 0822 8058 8528
email@gmail.com

YouTube

Channel Tipikor News Online

Info Redaksi

Wartawan Tipikornewsonline selalu disertai KTA dan Identitas diri tertera di box.

Digital Solutions
Boost your Success

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar

Themes
Users
Active Installs

Our Team

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Perbedaan UPS dengan Stabilizer

Perbedaan UPS dan Stabilizer, UPS dan stabilizer sebenarnya sangat berbeda sekali namun ada beberapa kalangan yang belum mengetahui perbedaan serta kegunaan masing-masing perangkat tersebut.

Karena Naik/Turun Listrik atau tidak stabil sangat berbahaya terutama bagi perangkat komputer, Listrik yang tidak stabil bisa menyebabkan Power Supply sering mengalami kerusakan hingga Mati Total.

Stabilizer merupakan komponen / perangkat listrik yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik yang naik turun dan menyebabkan Perangkat Elektronik mudah rusak, Stabilizer tidak memiliki penyimpanan listrik hanya berupa kumparan/dinamo yang berputar untuk menstabilkan listrik saat diperlukan.

UPS – Uninterruptible Power Supply, UPS memiliki baterai untuk penyimpanan listrik sehingga saat aliran listrik mati / terputus secara tiba-tiba maka UPS akan mensupply listrik sementara  terutama komputer akan bisa dilakukan shutdown secara normal.

Sebenarnya beberapa UPS saat ini sudah dilengkapi dengan fungsi stabilizer didalamnya. Jika Listrik tidak stabil dan sering naik/turun serta terlalu sering komputer mengalami mati secara mendadak akibat kehilangan daya listrik secara tiba-tiba dapat menyebabkan kerusakan seperti :

Sistem windows akan rusak bahkan Windows akan corrupt  akibat Listrik yang sering Mati mendadak
Merusak Power Supply Komputer dan hardware komputer lainnya.

Bagi yang ingin membeli UPS baru harap perhatikan UPS tersebut apa sudah sesuai dengan kebutuhan komputer, Berikut ini tips Membeli dan Memilih UPS Komputer :

Pastikan UPS yang anda beli memiliki daya lebih besar daripada Power Supply Komputer anda, Karena Jika Power Supply memiliki daya lebih besar dari UPS maka UPS tidak akan bekerja dan hanya sia-sia.

Power Supply biasanya dalam satuan Watt, UPS dalam satuan VA. Maka kebanyakan berfikir 450watt = 450va. Satuan Watt dan VA adalah tidak sama Karena Watt = VA x Power Factor, Biasanya di UPS tertera kapasitas VA dan Power Factor.

Misal UPS 750VA memiliki power factor 80% Maka UPS tersebut mampu mensupply beban sebesar 600 Watt dengan perhitungan Watt = 750 x 80 %.

Pastikan UPS dilengkapi dengan AVR(stabilizer) dan Fuse (anti petir), sehingga tegangan listrik yang turun/naik dan tidak stabil dapat dicegah sehingga kerusakan pada perangkat komputer dapat diminimalisir.

Untuk Kalangan Pengguna rumahan, Jika anda memiliki Komputer, Printer, Scanner maka gunakan UPS yang tidak terlalu besar kapasitasnya karena yang terpenting Perangkat komputer bisa bertahan beberapa menit untuk dilakukan shutdown secara normal sehingga mencegah kerusakan pada Komputer dan perangkat lainnya.

Jadi Fungsi Utama UPS bukan agar user tetap bekerja, melainkan perangkat komputer bisa dimatikan dengan cara yang benar dan mencegah kerusakan pada perangkat komputer akibat listrik yang mati mendadak. (transcomputer)

CEK HARGA UPS/ STABILIZER TERBAIK BAGUS TERBARU 2018 di http://www.liatharga.com/harga-ups/ 

BPN Bandar Lampung Optimis Target Sertifikasi Tanah Tercapai

BANDAR LAMPUNG – Kepala Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bandar Lampung, Mujahidin bersama jajarannya optimis dapat capai target dalam rangka mendukung instruksi Presiden Joko Widodo yang menargetkan seluruh sertifikat tanah di Indonesia selesai dibagikan kepada masyarakat pemilik tanah pada 2025.

“Sampai hari ini khususnya jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bandar Lampung akan terus mengupayakan hal tersebut. Kami akan bekerja semaksimal mungkin supaya target tercapai,” ujar Kepala ATR/ BPN Bandar Lampung, Mujahidin yang didampingi Zainal Abidin selaku Kasi Hubungan Sengketa Hukum Pertanahan setempat saat diwawancarai Tipikor News diruang kerjanya, baru-baru ini.

Mantan Kepala ATR/ BPN Lampung Tengah tersebut menjelaskan ada beberapa tahapan dalam persertifikasian tanah, antara lain pengukuran, pengumpulan data yuridis, pendaftaran dan pemetaan tanah, kemudian penerbitan sertifikat.

Mujahidin mengungkapkan masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan dalam menjalankan program sertifikasi tanah. Kendala tersebut terutama menyangkut adanya sengketa ketika pengukuran tanah.

“Ketika (tanah) diukur, ternyata bersengketa antara dua pihak. Maka keduanya harus menyelesaikan sengketanya dulu,” ucap dia.

Kendala lainnya, lanjut Mujahidin, yaitu keberadaan pemilik tanah yang tidak diketahui sehingga BPN tidak bisa mengeluarkan sertifikat.

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan pembagian sertifikat tanah di Indonesia pada 2017 dapat mencapai 5 juta sertifikat sebagai bagian dari upaya reforma agraria. Kepemilikan sertifikat tanah tersebut merupakan bukti sebagai pemilik sah suatu lahan.

“Target tahun ini kami usahakan 100 persen. Karena tujuan akhirnya adalah setiap persil tanah terdaftar dengan baik, diketahui pemiliknya, serta diketahui ukuran dan status hukumnya,” ucap Mujahidin. (red)

Mengatasi Hama Tanaman Bawang Merah

TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa var ascalonicum L Back) adalah semacam tanaman sebagai bumbu beragam masakan di dunia datang dari Iran, Pakistan serta pegunungan-pegunungan di samping utaranya, lalu dibudidayakan didaerah dingin yang bersub-tropis ataupun tropis, umbi bawang bisa dikonsumsi mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya bisa jadikan zat pewarna serta daunnya dapatlah dipakai untuk kombinasi sayur.

Tanaman Bawang Merah Anda Diserang Hama Serta Penyakit!! Seperti tanaman yang lain tanaman bawang merah ini dapat tak lepas dari serangan hama serta penyakit yang bisa menghalangi perkembangan serta menurunkan kwalitas hasil panen. Nah di bawah ini type hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman bawang merah serta langkah untuk ingindaliannya, simak penjelasannya berikut ini.

Hama Pada Tanaman Bawang Merah
-Ulat (Agrotis Ipsilon): Tipe 131221hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini akan terlihat layu serta pada akhirnya mati.

Langkah pencegahanya : Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida tabor yang memiliki bahan aktif karbofuran (furadan, regent) dengan dosis 10-12 kg/ha. Untuk langkahnya ditabur ditanah atau digabung waktu pemupukan.

-Ulat Grayak (Spodoptera litura): Hama ini menyerang tanaman saat malam hari, ulat grayak ini datang dari telur serangga spodoptera litura yang berwarna putih kelabu, telur ditempatkan di daun yang hijau, telur berwarna putih seperti kapas, lama saat injubasi sekitar 3 hari. Telur menetas jadi larva kecil serta masuk ke daun bawang merah serta makan dari dalam daun, daun tampak transparan serta berlubang sisi yang dikonsumsi.

Larva kecil bersembunyi di dalam daun apabila telah besar bersembunyi di dalam tanah. Pada serangan hebat bisa menggunakan daun bawang merah dalam 2 malam.

Langkah pencegahanya : Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan mengambil telur, ulat grayak dari daun serta dengan melakukan penyemprotan insektisida lannete hijau serta untuk ulat yang besar dengan memakai insektisida memiliki bahan aktif klorfenapir.

-Lalat Penggorok Daun (Liriomyza Chinensis): Hama ini apabila menyerang tanaman bawang merah menusukkan telurnya ke daun tanaman itu, dengan ditandai bintik-bintik kecil lurus seperti ujung jarum. Selang 2 hari bintik-bintik itu membuat garis lurus berwarna putih serta makin lama daun mulai menjadi kering. Apabila serangan sangat hebat sampai ke akar bakal mengakibatkan busuk serta mengeluarkan belatung.

Langkah pencegahanya : Untuk pencegahanya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida memiliki bahan aktif Abamectin (demolish, agrimec).

-Tungau: Hama ini menyerang pada daun tanaman bawang merah lewat cara mengisap cairan pada daun hingga daun jadi kering serta pada akhirnya mati. Umumnya tipe hama ini menyerang tanaman bawang merah ketika musim kemarau. Berkembang begitu cepat waktu hawa mulai panas. Untuk serangan yang demikian hebat daun tampak kering dalam 3 hari serta tanaman juga jadi mati.

Langkah pencegahanya : Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan memakai insektisida memiliki bahan akatif Fenpropatrin (meotrin 50 ec) dengan dosis 20-30 ml/17 liter air, dengan interval 5 hari.
B. Penyakit Tanaman Bawang Merah

– Penyakit Cekik (Dumping off) : Penyakit ini kerap menyerang tanaman muda yang ditanam dari biji pada saat masihlah dipersemaian cendawan ini menyerang sisi tanaman di bawah tanah sampai leher batang (sisi permukaan tanah) sampai akar serta leher batang busuk serta jadi kering.

Langkah pencegahanya : Untuk ingindalian bisa dikerjakan dengan memberi perlukaan pada bijinya sebelum saat ditanam.

– Penyakit Mati Pucuk : Penyakit ini awal mula menyerang ujung daun sampai warnanya menguning, lalu sel-selnya mati serta jadi kering. Lalu tanda-tanda menyebar ke bawah hingga lebih kurang 15 cm. di bagian daun yang kering ini pada akhirnya terurai ke bawah sembari membuat pilin. Penyakit ini disebarkan lewat hawa serta bersembunyi dalam tanah. Serangan biasa muncul setiap waktu tanaman mulai berusia 1/2 bln..

-Penyakit Trotot (Downy Mildew) : Penyakit satu ini bisa menyerang dengan cara systemis atau local serta sebarluaskan dengan hawa. Tanaman yang diserang daun bakal jadi pucat dan menguning. Jika hawa lembab daun yang diserang bakal menunjukkan tanda-tanda seperti bintik-bintik berwarna ungu. Apabila hawa kering akan menunjukkan bintik-bintik putih sedemikian rupa. Hingga daun itu bintik-bintik besar. Serangan ini bakal nampak pada keadaan kelembapan hawa yang tinggi serta suhu yang dingin pada 4-25 derajat celcius.

Langkah pencegahanya : Untuk pencegahanya bisa dikerjakan dengan pemanasan kering dengan suhu 41 derajat celcius sepanjang kian lebih 4 jam pada umbi-umbi bibit disangka memiliki kandungan penyakit embun itu. ®adv

DPRD Lampung Barat Sahkan Perda Inisiatif Hak Keuangan dan Adm Pimpinan/ Anggota Dewan

DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Lampung Barat sebagai lembaga Pemerintah Daerah mempunyai kedudukan setara dan memiliki hubungan kerja bersifat kemitraan dengan Pemerintah Daerah. Kedudukan yang setara bermakna bahwa antara DPRD dan Pemerintah Daerah memiliki kedudukan yang sama dan sejajar dalam arti tidak saling membawahi.

Hubungan bersifat kemitraan berarti DPRD merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan daerah untuk melaksanakan otonomi daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Berdasarkan hal tersebut antar kedua lembaga baik Legislatif maupun eksekutif wajib memelihara dan membangun hubungan kerja yang harmonis dan satu sama lain harus saling mendukung.

Agar terjalinnya hubungan kerja yang harmonis dan saling mendukung, diperlukan adanya pengaturan tentang hak-hak keuangan dan administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Hal tersebut bertujuan agar masing-masing memperoleh hak dan melaksanakan kewajiban serta meningkatkan peran dan tanggung jawab mengembangkan kehidupan demokrasi, menjamin keterwakilan rakyat dan daerah dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya.

Selain itu dengan ada nya aturan tersebut dapat mengembangkan hubungan dan mekanisme checks and balances antara lembaga legislatif dan eksekutif. Atas dasar tersebut serta tuntutan agar adanya revisi tentang peraturan kedudukan hak keuangan dan administratif Pimpinan dan Anggota DPRD sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Maka Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Lampung Barat Menggunakan salah satu hak nya dalam merevisi peraturan kedudukan hak keuangan dan administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Lampung Barat tersebut melalui Peraturan Daerah Inisiatif.

Adapun pengaturan inisiatif mengenai hak- hak keuangan dan administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Lampung Barat merupakan pedoman dalam rangka penyediaan atau pemberian penghasilan tetap dan tunjangan kesejahteraan serta belanja penunjang kegiatan untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi DPRD melalui APBD berdasarkan asas efisiensi, efektivitas, transparansi, dan bertanggungjawab dengan tujuan agar lembaga Legislatif dapat meningkatkan kinerjanya sesuai dengan Rencana Kerja yang ditetapkan oleh Pimpinan DPRD Lampung Barat.
®Advertorial

Genta: Jika Disetujui Kementrian, Tahun Depan Sampah Bisa Dijual

GUNUNGSUGIH – “Tahun depan, semoga proposal kita tentang Bank Sampah dapat disetujui Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, dengan begitu masyarakat dapat menyetorkan sampah anorganik. Kemudian sampah anorganik yang diterima akan dibayar oleh Bank Sampah.” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamteng Genta Surimuda, belum lama ini.

Menurutnya, persoalan sampah, baik sampah rumah tangga dan umum, seperti tidak ada habisnya. Menyikapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Lamteng berencana membuat Bank Sampah.

Hanya saja, Bank Sampah yang akan dibentuk nantinya hanya menghimpun sampah anorganik dari rumah tangga. Konsep Bank Sampah, yaitu dengan menghimpun sampah anorganik dari masyarakat. Jadi, masyarakat proaktif untuk dapat menyetorkan sampah anorganik. Kemudian sampah anorganik yang diterima akan dibayar oleh Bank Sampah, jelas Genta.

Tujuannya, selain menyadarkan masyarakat untuk membuat sampah pada tempatnya sekaligus menjadikan sampah bernilai ekonomi. Lokasi Bank Sampah direncanakan berada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Genta Surimudadi Gunungsugih.

Genta Surimuda

“Jika Bank Sampah dapat berkembang akan dibentuk beberapa zona di Lampung Tengah untuk menampung sampah anorganik. Sehingga diharapkan, tidak ada sampah lagi yang dibuang sembarangan dan termanfaatkan dengan baik serta bernilai ekonomi,” kata mantan Kabag Humas Pemkab Lampung Tengah ini saat dikonfirmasi tipikornewsonline.com diruang kerjanya, belum lama ini.

 

Saat ini diketahui, telah dimulai pembangunan reaktor biogas mini di Kecamatan Bandarmataram yang mengandalkan bahan baku dari tandan kosong sawit dan sampah. Hal itu sebagai salah satu upaya dalam pemanfaatan sampah untuk diubah menjadi biogas.

Dan reaktor biogas mini telah disurvei oleh Kementerian Lingkungan Hidup. “Kalau reaktor biogas mini di Bandarmataram sukses, kedepannya daerah lain bisa dikembangkan hal yang sama. Ini mimpi kedepan untuk pengembangan reaktor biogas mini, sama seperti Bank Sampah,” imbuhnya. (rls/Ist)