Mengenal Lebih Dekat Sosok Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si

Bunda Eva, sapaan akrabnya, merupakan politisi populis yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan selama 2 periode.

Pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 kemarin, ia mendapatkan suara terbanyak dari anggota-anggota legislatif yang lain dengan 86.258 suara yang tersebar di 20 kecamatan Kota Tapis Berseri ini.

Istri Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Hi. Herman HN.,M.M ini salah satu bakal calon yang populis di kalangan ibu-ibu pengajian karena aktif sebagai ketua Majelis Taklim Rachmat Hidayat.

Sosok politisi perempuan ini mewarnai kancah pertarungan panggung demokrasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dan merupakan salah satu kandidat kuat yang maju sebagai bakal calon wali kota Bandar Lampung.

Berita Lainnya

Kemudian dikenal baik di kalangan milenial karena supel dan mudah bergaul. Dia juga aktif di bidang olahraga karena menjabat sebagai ketua KONI Bandar Lampung. “Insya Allah mohon doa dan dukungannya,” kata Bunda Eva yang dilansir Lampost belum lama ini.

Tim pendukung, sukarelawan, dan simpatisannya pun sudah terbentuk sampai tingkat akar rumput paling bawah. Hal tesebut tampak karena hampir di setiap titik sudut kota bertabur spanduk dan baliho yang mempromosikan personal branding Eva Dwiana. Untuk partai politik, dia terus membangun komunikasi yang baik kepada seluruh parpol yang ada.

Tagline “Lanjutkan pengabdian untuk masyarakat Kota Bandar Lampung” tampak terlihat pada bahan sosialisasi tersebut dengan menyampaikan program-program, seperti pembangunan jalan dan jembatan berlanjut, dan pelayanan terhadap masyarakat akan lebih ditingkatkan.

Kemudian pendidikan gratis, operasional guru honor tiap tahun ditingkatkan, kesehatan gratis, bantuan keagamaan, serta bantuan guru mengaji dan marbot dilanjutkan. Selain itu, peningkatan ekonomi kerakyatan, santunan uang duka dilanjutkan serta rekening listrik seluruh masjid dibantu setiap bulan Rp1 juta. (Ist)

Siapa Dibalik Kesuksesan Besar Walikota Herman HN

BANDAR LAMPUNG – Seorang Herman Hasanusi atau akrab dikenal Drs. Hi. Herman HN.,M.M untuk menjadi sosok hebat seperti sekarang ini, tentunya ada seseorang yang selalu memberikan motivasi dan dorongan semangat dalam hidupnya. Siapa dia?

Sosok tersebut tidak lain tidak bukan ialah seorang istri tercinta yang merupakan mantan pacarnya Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si yang merupakan sosok wanita hebat dan setia mendampingi hidupnya dalam suka dan duka bersama kedua putrinya Rahmawati Herdian dan Aisyah Sheina Putri.

Dari kedua putrinya inilah yang memberikan semangat dalam hidupnya sehingga ia berjuang semaksimal mungkin untuk mencapai kesuksesan yang cemerlang, selain itu pula tentunya tak lupa berkat ridho Allah SWT.

Berita Lainnya

Menurut Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si mengatakan, suami dan dirinya terjun di dunia politik adalah hal diluar prediksinya. Namun banyaknya dukungan untuk berkarir di dunia politik, mau tak mau ia mendukung keputusan besar sang suami.

“Awalnya tidak terpikir untuk bersentuhan dengan dunia politik. Namun karena masyarakat terus mendorong, akhirnya sebagai istri saya mendukung penuh setiap niat baik masyarakat dan suami. Bismillah saja. Politisi atau bukan, sebagai istri sudah kewajiban saya mensupport suami,” ungkap Bunda Eva kepada wartawan belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakannya, termasuk soal tingginya keinginan masyarakat agar  kepemimpinan sang suami Herman HN sebagai walikota Bandar Lampung untuk tetap dilanjutkan, namun menjelang akhir masa jabatan Herman HN yang sudah 2 periode ini, maka ibu dua anak ini menyatakan siap melanjutkan pengabdian untuk masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Sebaik-baiknya manusia adalah bisa memberikan banyak manfaat. Maju sebagai calon walikota, saya tidak melihat ini sebagai ambisi kekuasaan, tetapi lebih untuk bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Karena, Menurutnya Kekuasaan bukanlah pencapaian yang ingin dikejar, tetapi bagaimana menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk memberikan kemaslahatan kepada masyarakat.

Saya percaya, jika semua diniatkan baik, hasilnya akan baik. Jika kita dijalan Allah, Insya Allah akan dimudahkan. Semoga keputusan ini yang terbaik,” ucap Bunda Eva. (red)

Kunjungan Perdana Ketua PDI Perjuangan Muslahuddin Daut Bersama Wakil Ketua di Simeulue

Simeulue. Tipikor Newsonline – Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud dan Wakil Ketua Saladin Sangat seng atas penyambutan yang dilakukan oleh Ketua DPC PDI.P Rahmad Minggu (8/12) Dalam melakukan kunjungan kerja perdana ke Simeulue. Sesampai di sini pada season makan siang mereka di jamu dengan gulai gurita.

“Kalau ada yang bertanya kesan kunjungan kerja pertama Ketua DPD PDI Perjuangan ke Simeulue, dua kali enak. Pertama suasananya. Kedua menu dan makanannya,” sebut Muslahuddin Daud yang menggantikan posisi “ayah” Karimun Usman belum lama ini.

Muslahuddin Daud yang sebelum terjun ke Politik dikenal sebagai profesional mapan, terakhir menjadi konsultan world bank (red-Bank Dunia) mengatakan tertarik bergabung dengan PDI Perjuangan karena konsisten dan memiliki optimisme yang besar.

Dia yakin dengan melalui jalur politik akan bisa berbuat lebih banyak. “Ini sudah saya buktikan selama ini. Tanpa kekuasaan kita pegang semua bisa menjadi zero bila yang mengendalikan politik di daerah kita orang yang tidak faham,” jelas dia.

Berita Lainnya:

Disisi lain Muslahuddin Daud menyatakan meski saat ini di Aceh khususnya Simeulue PDI Perjuangan tidak memiliki kursi namun diharapkannya tidak menyurutkan semangat para pengurus dan kader Banteng untuk terus berbuat bagi kemaslahatan masyarakat banyak.

Dia juga memesankan kepada Pengurus DPC, PAC dan semua Kader PDI Perjuangan di Simeulue harus sadar dan bangga, PDI Perjuangan di Tingkat Nasional adalah partai pemenang. “Kita tidak boleh minder. Kita saat ini secara nasional partai berkuasa,” jelas dia.

Dengan modal semangat Gotong Royong yang menjadi roh PDI Perjuangan, Muslahuddin hakkul yakin PDI Perjuanganakan Aceh dan Simeulue 2024 mampu merebut kemenangan.

Cuman kemenangan itu bisa diraih dengan sistem yang matang. Salah satunya dengan mempersiapkan semua struktur dari tingkat DPC, PAC, Ranting dan Anak Rating kemudian pengurus sayap sayap Partai.

“Insya Allah bila kepengurusan sudah terbentuk 100 persen pada semua tingkatan maka kemenangan sudah di tangan kita 75 persen. Sisanya faktor lain,” jelas dia.

Pada kesempatan itu dia juga memberikan masukan kepada seluruh pengurus untuk menjadi politisi Abu-abu. “Kita (red-PDI Perjuangan) tidak punya trek record berpolitik plin plan. Itu harus tanamkan pada diri kita semua,” jelas dia.

Muslahuddin Daud menegaskan kalau mau menjadi Partai Pendukung Pemerintah Kabupaten maka dukunglah sepenuhnya jika tapi kalau mau oposisi sikat habis. “Jangan abu abu,” tegas dia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Simeulue Rahmad, SH dan seluruh pengurus sangat senang dan bahagia atas kehadiran Muslahuddin Daud dan Saladdin ke Simeulue mereka untuk yang pertama dan terakhir akan tetapi berkesinambungan. **

Anna Morinda Siap Lahir dan Batin Menjadi Walikota

Anna Morinda Siap Lahir dan Batin Menjadi Walikota

KOTA METRO – Ketua DPC PDIP Kota Metro, Anna Morinda membenarkan bila partai yang dipimpinnya akan membuka penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro periode 2020 – 2025 tanggal 16-19 September 2019.

 

Bahkan dirinya juga menyatakan kesiapannya untuk mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota ke Sekretariat penjaringan di Kantor DPC PDIP setempat hari Senin ini juga.

 

“Benar mulai hari ini kita buka penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, saya sendiri akan mengambil formulir pendaftaran pukul 09.00 Wib di Sekretariat penjaringan hari ini, nanti tanggal 19 September dihari penutupan penjaringan saya baru kembalikan formulirnya ke panitia”, katanya, Senin (16/9/2019) pagi.

 

Dalam kesempatan itu Alumnus S1 dan Pasca Sarjana dari Universitas Bandar Lampung (UBL) itu menyatakan kesiapannya baik secara lahir dan batin maju menjadi Bakal Calon Wali Kota Metro untuk menggantikan Wali Kota Metro, Achmad Pairin yang akan berakhir jabatan pada Desember 2020 mendatang.

 

Perempuan berperawakan kecil, namun cantik dan lincah yang aktif diberbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan itu mengaku terpanggil untuk berkompentisi di Pemilihan Wali Kota Metro itu diilhami keinginan untuk mensejahterakan seluruh masyarakat yang ada di Kota Metro.

 

Sementara salah seorang Panitia penjaringan, Ancilla Hernani saat dikomfirmasi menjelaskan penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro akan dibuka secara luas dan terbuka untuk kalangan umum, sehingga siapapun baik Internal kader PDIP maupun orang luar yang memenuhi ketentuan perundang-undangan dan hak politiknya sedang tidak dicabut oleh Pengadilan boleh mendaftarkan diri.

 

“Silahkan yang mau daftar datang ke Sekretariat pendaftaran di DPC PDIP Kota Metro untuk mrngambil formulirnya terlebih dahulu, nanti persyaratan dan ketentuan apa saja yang harus dipenuhi dan dilengkapi akan kami jelaskan lebih detail,” kata wanita yang kini duduk menjadi Anggota DPRD Kota Metro dari dapil Metro pusat itu. (Rls/Ist)

 

<div id=”30a0b73609456022ae729282fd9753d4″></div>
<script async src=”https://click.advertnative.com/loading/?handle=3530″ ></script>

Peduli Rakyat Kecil, Tommy Soeharto Gandeng Bin Zayed Group Bangun Rumah Murah

JAKARTA—Sebagaimana komitmen partai politik yang dipimpinnya, Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto, melalui PT Berkarya Makmur Sejahtera menggandeng raksasa real estate asal Dubai, Uni Emirat Arab, Bin Zayed Group guna membangun rumah murah di Indonesia. Bin Zayed Group berkomitmen menggelontorkan investasi sebesar 3-5 miliar dollar AS atau hingga Rp70,69 triliun untuk maksud mulia tersebut.

Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera Tommy Soeharto pada saat penandatanganan MoU di Jakarta, Kamis 11 April mengatakan, dengan dana yang dijanjikan Bin Zayed, setidaknya bisa dibangun 500 ribu hingga sejuta rumah murah. Mengapa fokus pada rumah murah, menurut Tommy tak lain karena pertimbangan manfaat untuk rakyat banyak. Selain meningkatkan kesejahteraan warga berekonomi  lemah, putra bungsu Pak Harto itu juga yakin, pembangunan proyek perumahan murah itu juga akan mampu menciptakan  banyak lapangan kerja.

“Mengapa kami prioritaskan proyek rumah murah, karena masih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah yang layak. Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan rumah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Tommy, ketua parpol bernomor urut 7 tersebut.

Tommy juga memastikan, rumah-rumah murah itu akan dibangun oleh kontraktor lokal, dengan kandungan material yang seluruhnya juga lokal. “Mulai dari pasokan batu bata, pasir, semen, furnitur, dan lain-lain, kami prioritaskan yang lokal.”

Sementara itu Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini mengatakan, dalam tiga bulan kedepan setelah penandatanganan MoU akan dilakukan finalisasi pembangunan proyek properti. “Kami pastikan pembangunan proyek rumah dilakukan secara bertahap, disesuaikan lokasi,” katanya.

Proyek percontohan rumah murah tersebut akan dibangun di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di lokasi itu Tommy dan Bin Zayed berencana mengembangkan sekitar 3.000 hingga 4.000 unit rumah di atas lahan seluas 20 hektare. Lahan tersebut merupakan bagian dari 800 hektare lahan pengembangan, dari total 1.500 hektare lahan yang dikuasai PT Berkarya Makmur Sejahtera.

Rentang harga rumah yang ditawarkan, menurut Tommy, akan mengikuti patokan pemerintah sekitar Rp 148 juta hingga Rp 158 juta per unit. “Tentu saja kami tidak bisa membangun seluruhnya dalam waktu yang bersamaan. Kami akan lihat proyek di mana saja yang feasible dan persiapan tanahnya,” kata dia.

Selama ini Partai Berkarya mengusung misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Partai itu mengusung kampanye kemandirian pangan dan energi. Tak hanya berhenti pada jargon, partai bernomor urut 7 itu telah memiliki percontohan desa mandiri pangan dan energi di beberapa tempat, antara lain, Ciomas, Yogyakarta, Maluku dan Papua. Di desa-desa tersebut dikembangkan pertanian yang terintegrasi dengan peternakan dan produksi energi. Kebutuhan energi di lokasi-lokasi itu dipenuhi dengan produksi biogas kotoran ternak. Bahkan di Pesantren Nurul Iman, Parung, Bogor, kotoran para santri pun diolah menjadi biogas.

Sementara untuk memberdayakan UMKM, Partai Berkarya mendayagunakan toko grosir GORO sebagai pendukung kecukupan modal bergulir dan penyerap produk masyarakat. [ ]

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#MilasariKusumoAnggraini

Aroma Kemenangan Prabowo Sudah Tercium Kuat

SOLO — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi yang lebih akrab dengan panggilan Titiek Soeharto mengaku telah mencium aroma kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden bernomor urut 02, Prabowo-Sandi. Titiek melihat semua  bermula dari ketulusan hati rakyat yang sudah jenuh dengan kebohongan.

Titiek menyatakan hal itu dalam Kampanye Akbar  Calon Presiden-Wakil Presiden 02 Prabowo-Sandi, yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu 10 April. Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya itu naik panggung, berorasi setelah tokoh-tokoh koalisi 02 lainnya, antara lain Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid berbicara.

“Menjelang 17 April, saya sudah mencium kemenangan pasangan calon 02. Ini adalah buah kerja kita bersama,”ujar Titiek, disambut tepuk tangan dan teriakan meriah ribuan peserta kampanye.

Menurut Titiek, dari kehadirannya menemani Prabowo dan Sandiaga berkeliling ke daerah-daerah, ia melihat ada hal sama yang terpancar dari sorot mata ribuan rakyat, mulai dari bapak-bapak pekerja kasar hingga emak-emak.

“Kami melihat ketulusan hati saudara-saudara, terpancar, semua untuk Indonesia kita, untuk Indonesia yang adil, makmur dan berdaulat,” kata Titiek, calon anggota legislative Partai Berkarya dari daerah pemilihan Yogyakarta itu, yang kembali disambut riuh teriakan dukungan ribuan massa.

Titiek menilai, salah satu yang membuat rakyat bersatu dan bergerak untuk perubahan adalah kondisi ekonomi saat ini yang dirasa sulit. Harga-harga mahal, sementara lapangan pekerjaan begitu susah didapatkan. Ia mengingatkan, dulu ada yang berjanji akan menciptakan 10 juta lapangan kerja bagi rakyat, tetapi ternyata berbohong.

“Kita semua menjadi saksi kebohongan. Satu-satunya jalan ganti presiden. Pilih 02! Perjuangan ini adalah perjuangan untuk bangsa Indonesia. Agar kita bisa maju menjadi negara berdaulat, tidak malu-maluin sama negara tetangga,” kata dia.

Titiek memiliki harapan besar, setelah 2019 Indonesia menjadi bangsa yang bangga terhadap bangsanya sendiri, ia juga berterima kasih atas kedatangan warga yang menyemut, membuat tak sedikit pun tersisa ruang kosong di Stadion Sriwedari.

“Kita bersyukur masih diberi akal sehat untuk melihat ketimpangan di republik ini. Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang dengan tulus ikhlas telah datang ke sini,” kata dia.

Orasi Titiek memukau ribuan massa. Bahkan Prabowo sendiri turut berkomentar soal penampilan panggung Titiek yang mengobarkan semangat massa tersebut.

“Partai emak-emak itu memang luar biasa, militan,” kata Prabowo Subianto, termasuk Mbak Titiek, militan juga tuh!” kata Prabowo yang segera disambut sorak-sorai para pendukung. “Lha, apa salahnya kalau saya sebut Mbak Titiek militant?” kata Capres no urut 02 itu retoris.

Namun bukan hanya itu yang membuat suasana kampanye riuh dan penuh gembira. Titiek sempat menyanyikan lagu romantic milik Element Band, ‘Rahasia Hati’.

“…Bila aku harus mencintai
Dan berbagi hati itu hanya denganmu.
Namun bila ‘ku harus tanpamu
Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta..”

Sontak nyanyian Titiek dengan lirik romantik itu membuat riuh para pendukung Calon presiden Prabowo yang memadati stadion.
“Bu Titiek curhat! Bu Titiek curhat!” seru mereka dalam teriakan gembira. “Ayo balikan…Balikan! Rujuk! Rujuk!” kata mereka antusias.
“Apa?” teriak Titiek, bertanya.
“Rujuk! Rujuk!”
“Insya Allah,” kata Titiek dengan senyum terkembang lebar. “Pokoknya kita kerja bersama untuk Indonesia yang adil dan makmur.”

Kampanye calon presiden 02 Prabowo Subianto di Solo itu juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, serta Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TitiekSoeharto
#PrabowoSubianto
#Pilpres2019
#2019GantiPresiden

Partai Berkarya Buka Peluang Kerja Kaum Difabel di GORO

JAKARTA – Membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, termasuk bagi kaum difabel, menjadi salah satu program unggulan Partai Berkarya. Melalui jaringan toko grosir GORO, Partai Berkarya mewujudkan kepedulian kepada kaum difabel dengan memberi mereka kesempatan untuk bekerja.

“Setiap masyarakat tanpa kecuali memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk kaum difabel,” ujar Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto saat melakukan Grand Opening GORO di Cibubur, Gn Putri – Bogor, belum lama ini. Dengan rencana besar untuk melebarkan jaringan GORO ke seluruh Indonesia, kesempatan bekerja untuk kaum difabel pun menjadi lebih besar.

<script async src=”//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-3025845525913852″,
enable_page_level_ads: true
});
</script>

Tommy menegaskan, telah lama dirinya meyakini bahwa kaum difabel pun memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Kami berharap, langkah pemberdayaan yang kami lakukan ini bisa menggerakkan para pengusaha grosir lain untuk juga melibatkan kaum difabel,” kata Ketua Umum partai politik peserta Pileg dengan nomor urut 7 tersebut. Hingga saat ini, menurut Tommy, sudah tercatat tak kurang dari 100 komunitas difabel di Jawa yang terhubung dengan program GORO.

“Bagi Partai Berkarya, melibatkan partisipasi aktif kalangan difabel juga merupakan bagian dari prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang kami yakini. Ekonomi kerakyatan dalam visi kami adalah ekonomi yang menjangkau dan melibatkan masyarakat hingga level terbawah, termasuk kalangan difabel,” kata Tommy.

Sementara itu Milasari Kusumo Anggraini, Direktur Utama PT. Berkarya Makmur Sejahtera—badan usaha yang menaungi GORO, menyatakan bahwa melibatkan para difabel untuk berkarya di GORO adalah bagian dari visi ekonomi kerakyatan Partai Berkarya. Dalam visi partai, ekonomi kerakyatan tak hanya ekonomi dari, oleh dan untuk rakyat, melainkan pula ekonomi yang antidiskriminasi, termasuk diskriminasi berdasarkan asumsi mampu tidaknya seseorang melakukan sebuah pekerjaan. Program yang juga berisikan pembinaan dan pemberdayaan itu pun secara langsung telah memberikan peluang dan kesempatan yang sama bagi kalangan difabel.

“Pembinaan sudah berlangsung di Wonosobo. Jadi, GORO akan menyeleksi peserta sesuai dengan kompetensi mereka,” kata Milasari.

Lebih lanjut Milasari menambahkan bahwa kalangan difabel yang saat ini dibina di GORO Cibubur ditujukan untuk posisi kasir dan stocking.

<script async src=”//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-3025845525913852”,
enable_page_level_ads: true
});
</script>

“Pembinaan telah memberikan mereka kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan, termasuk entry data,” ujarnya.

Untuk difabel bawaan lahir, seperti autis, Milasari menyebutkan tidak tertutup kemungkinan untuk bisa bergabung dalam program tersebut.

“Kami melakukan hal ini secara bertahap. Tidak tertutup kemungkinan, meski tentunya mereka harus mengikuti pembinaan dan peningkatan kualifikasi untuk posisi yang diperlukan,” kata Milasari.

GORO, menurut dia, merupakan toko grosir pertama dan satu-satunya di dunia saat ini yang membuka kesempatan bagi kalangan difabel untuk bekerja.

“Kami percaya, kalangan difabel pun bisa bekerja, berkarya dan berkontribusi kepada masyarakat. Saat ini, antara lain, melalui GORO,” pungkas Milasari. [ ]

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra

Titiek Soeharto: Prabowo Siap Jaga NKRI dan Pancasila

YOGYAKARTA—Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan siap untuk menjaga NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika jika dirinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Pilpres 2019 mendatang. Prabowo juga berjanji untuk mengembalikan kejayaan Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto dalam sebuah wawancara cegat usai bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Senin 8 April. Menurut Titiek, Prabowo menyatakan hal itu sebagai jawaban atas pesan khusus yang disampaikan Sri Sultan HB X ketika bertemu dengan Prabowo dan rombongan.

Pertemuan tersebut merupakan inisiatif dari Prabowo sebagai tanda hormat kepada Sri Sultan.

“Saya hari ini akan berkampanye di Yogya. Jadi saya merasa harus melakukan ‘sowan’, sekaligus ‘kulonuwun’ kepada Ngarso Dalem Sri Sultan HB X,” kata Prabowo.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu Sri Sultan ditemani sang istri GKR Hemas. Sementara Prabowo didampingi Ketua BPN Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Wakil Ketua BPN Rachmawati Soekarno Putri dan Titiek Soeharto.

Selain pesan untuk senantiasa menjaga NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, Sri Sultan juga meminta Prabowo membentuk pemerintahan yang efektif, yang mampu mengembalikan kejayaan Indonesia.

“Pak Prabowo menyanggupi semua pesan luhur Sri Sultan,” kata Titiek.

Pertemuan antara Sri Sultan dengan rombongan Prabowo berlangsung dalam suasana yang sangat santai dan penuh guyon. Wajah Prabowo terlihat berseri-seri ketika keluar ruangan, menuju Stadion Kridosono, tempat kampanye akbar calon presiden 02 digelar.

Sepekan sebelumnya, saat melakukan peletakan batu pertama dibangunnya Pasar Desa Modern di Desa Trirengo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Titiek menegaskan bahwa sambutan meriah terhadap Prabowo di setiap daerah yang dikunjunginya itu sangat jelas merupakan spontanitas masyarakat. Semua sambutan antusias warga itu turut memberikan dorongan semangat yang besar buat Tim 02 memenangkan Pemilu.

Sambutan meriah dari rakyat itu menurut Titiek juga mencerminkan bahwa rakyat sudah sangat rindu dengan pemimpin amanah dan kapabel.

“Pemimpin yang punya kemampuan untuk melakukan perbaikan bagi Indonesia ke depan, yakni , yang bisa membangun bangsa, segera mengentaskan kemiskinan dan memerangi kebodohan agar Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” kata Titiek yang juga caleg Dapil Yogyakarta dari partai politik ber nomor urut 7, Partai Berkarya .

Saat itu Titiek juga berpesan agar warga masyarakat memilih pemimpin yang pas dengan hati nurani. Saat menyatakan ‘pas’ Titiek memberikan tekanan pada kata tersebut. [ ]

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TitiekSoeharto
#PrabowoSubianto
#Pilpres2019
#2019GantiPresiden

Tommy Soeharto: GORO, Elemen Penting Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA – Tommy Soeharto, Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, mengatakan toko grosir GORO, kependekan dari gotong royong, akan menjadi elemen penting ekonomi kerakyatan.

“GORO didirikan untuk memotong jalur distribusi perdagangan yang menjadi beban penjualan, selain itu, di GORO, masyarakat mendapatkan barang berkualitas dengan harga terjangkau, dan produsen diuntungkan,” ujar Tommy Soeharto saat acara Grand Opening GORO Super Grosir Cibubur, Minggu 7 April 2019.

Menurut Tommy, konsep ini sesuai dengan ekonomi kerakyatan yang sedang dibangun Partai Berkarya, partai yang dibangunnya. Inti konsep ekonomi kerakyatan, sambung putra bungsu almarhum Presiden Soeharto ini, adalah produsen menjual dengan harga menguntungkan, konsumen membeli dengan harga murah.

“Kami menargetkan membangun GORO di setiap kabupaten dan kota, dengan minimal satu toko di setiap kecamatan, atau satu e-Warung GORO, untuk tingkat propinsi akan ada satu GORO seperti di Cibubur,” ujar Tommy.

Selanjutnya, masih menurut Ketua Umum Partai Berkarya itu, GORO akan menyiapkan produk berlabel GORO. Terutama sembilan bahan pokok. Caranya, dengan membangun pabrik gula, penggilingan padi, dan lainnya.

GORO Cibubur kali pertama diluncurkan, soft launching, Oktober 2018. Kini, setelah lima bulan beroperasi, GORO Cibubur menghimpun 5.000 pelanggan dan 50 komunitas, dengan kenaikan penjualan rata-rata 23 persen per bulan.

Milasari Kusumo Anggraini, Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, mengatakan GORO melakukan inovasi berbasis pembinaan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menggabungkan pemasok dan distributor, sehingga membentuk ekosistem yang saling mendukung.

“Kami membina 300 UMKM di Gunung Putri, 100 UMKM di Wonosobo, yang semua produk mereka kami terima, GORO membawa produk UMKM ke tingkat nasional. Salah satunya kecap Bares yang diproduksi di Wonosobo,” ujar Milasari, yang kini sedang sibuk berkampanye sebagai caleg Partai Berkarya.

Menjawab pertanyaan mengenai rencana invasi berikutnya, Milasari mengatakan bahwa akan membuka GORO di Sumatera dan Kalimantan dalam waktu dekat, khusus untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, GORO akan hadir di Condet dan Depok.

“Selanjutnya GORO akan dibuka di Sumatera dan Kalimantan dalam waktu dekat, khusus untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, GORO akan terkonsentrasi di Condet dan Depok,” Tutupnya.

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#GoroSuperGrosir