Bupati Pesisir Barat Sambut Kedatangan Kajati Lampung

Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Hi. Agus Istiqlal, SH., MH menyambut kedatangan Kajati Lampung Dr. Susilo Yustinus, SH., MH dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Pesisir Barat, Senin (29/10) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Kajati Lampung bersama rombongan dengan didamping Bupati Agus Istilal berkunjung ke Pembangunan Perumahan Nelayan di Pekon Kuta Jawa Kecamatan Bangkunat, dan dilanjutkan ke pembangunan perpanjangan landasan Pacu Bandara M.Taufik Kiemas Pekon Seray, serta ke pembangunan persiapan Kantor Cabang Kejaksaan Krui atau Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesisir Barat di Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah.

Saat memberikan sambutan Bupati DR. Drs. Hi. Agus Istiqlal, SH., MH mengucapkan terima kasih atas kedatangan Kajati Lampung Dr. Susilo Yustinus, SH., MH di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama Kabupaten Pesisir Barat.
Ia mengharapkan, Kajati dan Forkompimda agar dapat memberikan dukungan baik berupa masukan, pengarahan dan pendampingan, serta saling bekerja sama untuk mensukseskan pembangunan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.

Sementara itu, Kajati Lampung Dr. Susilo Yustinus. S.H.,MH, berpesan kepada semua Instansi dan Forkompimda harus saling bersinergi dan saling berkoordinasi serta berkonsultasi bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan juga menghindari adanya masalah hukum.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan pemberian cindera mata dari Bupati Pesisir Barat DR.Drs.Hi.Agus Istiqlal, SH., MH kepada Kajati Lampung Dr. Susilo Yustinus, SH., MH yang berlangsung di Pendopo Villa Lamban Yoso di Jl. Pantai Wisata Pekon Seray Kec. Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat.

Tampak hadir dalam acara tersebut Asisten Intel Kejati Lampung Raja Sakti Harahap, Asisten Datun, Asisten Pembinaan, Asisten Pengwasan, Kabag TU Kejati Lampung, Kajari Tanggamus Taufan Zakaria,SH, MH Kajari Lampung Barat M. Mansur, SH.MH, Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus. S.Pd, Kapolres Lampung Barat AKBP. Doni Wahyudi. S.Ik, Dandim 0422 Lampung Barat Letkol Kav. Adry Nurcahyo. ST,.M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat Piddinuri, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat Edi Novial S.Kom, Kacabjari Krui M. Indra Gunawan. SH.MH. (Diskominfo Pesbar)

DPRD Pesisir Barat Menggelar Paripurna Persetujuan Raperda 2018

PESISIR BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat, menggelar rapat Paripurna persetujuan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Tahun 2018 dan perubahan Tatib DPRD masa keanggotaan 2014-2019.

Rapat yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita Kecamatan Pesisir Tengah, pada hari Kamis 10 Oktober 2018.

Persetujuan Ranperda Pesisir Barat tahun 2018 tersebut, dalam acara dihadiri oleh 18 anggota DPRD dari 19 anggota. Yang sebelumnya DPRD Kabupateb Pesisir Barat berjumlah 25 anggota dan 6 anggota lainnya tidak terdaftar lagi sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat dikarenakan ke-6 Aleg tersebut sudah pindah partai berdasarkan Surat Edaran Mendagri dan hal itu juga berdasarkan hasil konsultasin Pansus DPRD ke Dirjen Kemendagri.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat Piddinuri, Wakil ketua I, M. Towil, Bupati Pesisir Barat, DR.Drs.Hi.Agus Istiqlal,SH.,MH, Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina,SP.,MH, kepala OPD, dan unsur forkopimda Lampung Barat – Pesisir Barat.

Perwakilan badan pembentukan Peraturan daerah DPRD Pesisir Barat menyampaikan hasil musyawarah pembahasan enam usulan Ranperda bahwa melalui rangkaian kegiatan proses pembentukan 6 (enam) rancangan peraturan daerah.

Yang mana 4 (empat) rancangan peraturan daerah usul kepala daerah yaitu pertama Ranperda tentang retribusi izin usaha perikanan, kedua Ranperda tentang penambahan penyertaan modal pemerintah daerah pada PT. Bank Lampung, ketiga Ranperda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2018-2037.

Keempat Ranperda tentang rencana pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman tahun 2018-2037, serta 2 (dua) Ranperda inisiatif DPRD, yang pertama Ranperda tentang pelindungan bahasa daerah dan Ranperda tentang ketertiban wisata.

Sementara dalam sambutan Bupati Pesisir Barat, DR. Drs. Hi.Agus Istiqlal,SH.,MH menyampaikan ucapan terimakasih atas telah dilaksanakannya persetujuan empat rancangan peraturan daerah usul kepala daerah serta 2 (dua) Ranperda inisiatif DPRD, yang pertama Ranperda tentang pelindungan bahasa daerah dan Ranperda tentang ketertiban wisata.

Mulai dari tahap paripurna penyampaian nota pengantar, paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dan tanggapan pemerintah, paripurna penyampaian jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi serta pembahasan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan dewan dan segenap anggota dewan pada hari ini kita mengadakan paripurna persetujuan Ranperda tahun 2018 menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Pesisir Barat.

Semoga rancangan peraturan daerah yang kita setujui ini dapat bermanfaat untuk kita semua. (rls)

Bupati Agus Istiqlal Buka Pelatihan Dalmas

PESISIR BARAT – Melalui pelatihan pengendalian massa (Dalmas) hendaknya dijadikan bahan acuan setiap anggota untuk meningkatkan kinerjanya dalam mengawal kebijakan Pemeritah Daerah Kabupaten Pesisir Barat.

Demikian disampaikan Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Hi. Agus Istiqlal,SH.,MH saat membuka pelatihan pengendalian massa Satuan Polisi Pamong Praja, di lapangan Merdeka Labuhan Jukung Senin, 08 Oktober 2018

Dalam sambutannya Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa dalam pelatihan yang akan di lakukan selama satu minggu ke depan harus menghasilkan sumber daya yang selalu siap dalam menghadapi masa kapan pun dan di manapun.

Dalam tugasnya setiap personil agar selalu mengedepankan prinsip dan implementasi mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi, tidak arogan, ramah, berkata-kata yang sopan sesuai norma-norma dan sop tugas karena yang akan dihadapi adalah saudara-saudara sendiri.

Selanjutnya Bupati Pesisir Barat juga mengatakan bahwa dalam menghadapi massa, personil Satuan Polisi Pamong Praja juga di tuntut cerdas, tidak emosional tidak mudah terpancing dan terprovokasi yang di lontarkan oleh para pendemo. Sikap humanis harus selalu di utamakan dalam setiap menjalankan tugas.

Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja agar selalu memperkokoh kerja sama yang bersinergis dengan unsur TNI , Polri, masyarakat dan mitra keamanan lainnya, sehingga dapat terwujudnya masyarakat Kabupaten Pesisir Barat yang madani dan sejahtera sebagai landasan menuju Indonesia yang adil dan makmur. (Kominfo Pesisir Barat)

Ayo Menanam! Untuk Konservasi Alam dan Masa Depan

BIHA – Kabupaten Pesisir Barat terkenal dengan Repong Damarnya dan sudah mendunia, tidak mungkin ada Repong Damar di Krui kalau nenek moyang kita tidak menanamnya”, kata Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina, S.P.,M.H, sesaat sebelum melakukan penanaman simbolis bibit pohon yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara di sempadan Sungai Way Biha.

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan Global Tiger Day dan Hari Konservasi Alam Nasional tanggal 11 – 12 Agustus 2018 di Biha Kabupaten Pesisir Barat, yang diselenggarakan oleh Balai Besar TNBBS, bekerja sama dengan mitra – mitra kerja, antara lain Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat; GEF; UNDP; Sumatran Tiger Project; YABI; WCS; WWF; Artha Graha Peduli; TWNC; TFCA Sumatra; Pundi Sumatra; PILI; Repong Indonesia; dan Saka Wana Bakti TNBBS.

Seperti yang kita ketahui bersama, Repong Damar adalah sebutan untuk hutan damar yang dikelola oleh masyarakat Pesisir Barat secara tradisional dan turun temurun.

Dengan keberadaan Repong Damar maka dapat menjaga konservasi tanah dan air, serta konservasi alam.

Di tahun 2018 ini, Balai Besar TNBBS memiliki 1 program Role Model, yaitu Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (Damar Mata Kucing) di Zona Pemanfaatan Tradisional Taman Nasional Bukit Barisan Selatan oleh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.

Balai Besar TNBBS bersama mitra – mitra kerja penyelenggara kegiatan ini, ikut ambil bagian dalam kegiatan penanaman di lokasi yang sama.

Penanaman secara simbolis oleh Balai Besar TNBBS dilakukan oleh Plh Kepala Balai Besar TNBBS Heru Rudiharto, S.Si.,M.P bersama dengan Kepala BPTN II Liwa Amri, S.H.,M.Hum.

“Mari kita galakkan kegiatan menanam, untuk konservasi alam. Sesuai dengan tema Hari Konservasi Alam Nasional, yaitu Harmonisasi Alam Dengan Budaya.

Kita harus bisa mengharmonisasikan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dengan budaya, mengangkat budaya nasional menjadi ikon bangsa, aplikasi nyatanya adalah Repong Damar pada masyarakat Pesisir Barat”, ujar Heru.

Sumber : Balai Besar TN Bukit Barisan Selatan