Kadis Thomas: Selamat HPN 2020

Dinas Pendidikan Lampung Selatan

Tenaga Medis non Medis RS Natar Medika Pelatihan di Jakarta

LAMPUNG SELATAN – RS. Natar Medika mengutus 8 orang tenaga medis non medis mengikuti pelatihan diyayasan abdi karya ( YADIKA PUSAT ) untuk mengikuti pelatiha Service Excellence bidang kesehatan rumah sakit dan klinik.

Direktur RS. Natar medika Dr. Yedid YMP Lembang M. Kes. SP. Pk menugaskan 8 orang tenaga medis non medis masing – masing tenaga medis, budi kepala bagian perawat,Eka Pj. Perawat poli, Devi Pj. Perawat ugd, Vera pj. Gizi,Ingrit pj. Farmasi, Sondang Kepala bagian personalia, indra saputra Humas, Irma Pj. Pendaftaran. Pelaksanaanya tanggal 04-02-2020 s/d 05-02-2020 digedung graha yadika pusat.

Berita Lainnya:

Direktur Rs. Natar Medika Dr. Yedid YMP Lembang M. Kes. SP. Pk mengutus 8 orang tenaga medis non medis bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia ( SDM ) sesuai dengan bidangnya masing – masing.

Harapan direktur yang telah mengikuti diklat agar apa yang dijelaskan yayasan abdi karya akan menjadi pengetahuan setafnya. Seperti yang dijelaskan ibu chusminah SM, SE, MSM sebagai pembicara selam berlangsungnya pelatihan iya mengatakan para perserta diklat untuk meningkatkan pelayanan prima excellence service terutama terhadap pasien baik dari pendaftaran, Ugd, poli, farmasi, Leb, radiologi dan pelayanan perawatnya sehingga khususnya rumah sakit dan klinik yadika menuju segitiga sucses yaitu kepuasan masyarakat, kepuasan kariyanwan dan kepuasan atasan ( institusi terkait ).

Rapamauli Nadiak,SE,MM membuka pelatihan wakli kepala bagian personalia pusat mengatakan komitmen terhadap pelanggan dengan memberikan tindakan (layanan) yang melebihi harapan masyarakat / pelanggan setiap harinya. Artinya peserta pelatihan ini dapat berkerjasama pelayanan yang baik disegala bidang sehingga para pasien dan kluarganya merasa puas dengan pelayanan para tenaga baik medis non medis disetiap rumah sakit dan klinik yadika.

Direktur Rs. Natar Medika Dr. Yedid YMP Lembang M. Kes. SP. Pk melalui humas Indra Saputra asri mengaharapkan kepada personil yang baru mengikuti pelatihan di pusat agar betul-betul memahami dan dapat menerapkan pengetahuan yang telah diberikan.

Sehingga Rs. Natar Medika dapat meningkatkan pelayanan yang baik dari sebelumnya yang akan berdampak meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja Rs. Natar Medika dan juga dapat bermitra untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan instasi pemerintah khususnya diwilayah Lampung Selatan dan masyarakat Provinsi Lampung pada umumnya.


HPN 2020

RS Natar Medika Gelar Pengobatan Gratis

LAMPUNG SELATAN – Untuk mendukung program pemerintah Propinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan, RS. Natar Medika melaksanakan pengobatan dan pengecekan kesehatan geratis.

Pengobatan dilaksanakan kerja sama dengan para kepala desa yang ada diwilayah kecamtan Natar Lampung Selatan. Diawali desa muara putih ( 13/01/2020 ) desa kalisari ( 22/01/2020 ) selanjutnya akan bergantian di 26 desa yang ada di kecamatan Natar Lampung Selatan.

Berita Lainnya:

Kegiatan ini program Direktur RS. Natar Medika Dr. Yedid Y.M.P Lembang M. Kes SP. Pk. Berkerja sama dengan para dokter umum dan dokter spesialis dan perawat yang ada. Kegiatan ini diawali dengan surat resmi RS. Natar Medika ditujukan kepada para kepala desa dan dinas instansi yang ada dikecamatan natar.

Dengan tujuan mengingat kesibukan para petani, buruh, karyawan swasta, polsek dan pegawai kecamatan yang tidak sempat mengecek kesehatanya dikarenakan kesibukannya.

Para kepala desa yang dihubungi menjelaskan kades muara putih H. Imron sangat senang atas kepedulian RS. Natar Medika yang bersedia membantu masyarakat untuk cek kesehatan secara gratis.

Sebab didesa-desa masih kebanyakan masyarakat sangat belum paham untuk memelihara kesehatan atau cara pengobtan maupun pencegahanya.

Sehingga masih ada warga yang sempat sakit parah belum juga berobat, ada juga masyarakat tersebut kurang mampu.

Demikian juga sutik kades kalisari kecamatan natar,menilai program RS. Natar Medika sangat tepat apa lagi saat ini musim penghujan sehingga masyarakat merasa diperhatikan tentang kesehatannya.

Keterangan Indra Saputra Asri, SKM Humas RS. Natar Medika program direktur kegiatan sebagai ujud nyata terhadap warga agar masyarakat dapat membuktikan bahwa dibangunya RS. Natar Medika yang cukup megah ini dan peralatan medis yang setandar Nasional agar masyarakat kalau berobat jangan ragu – ragu bahawa tidak perlu jauh – jauh untuk berobatnya. (dra/ tim)

Selain Korupsi, Oknum Kepsek di Lamsel ini Ternyata Dalang Pungli?

LAMPUNG SELATAN – Ditahun 2020 ini, pihak penegak hukum diharapkan dapat lebih meningkatkan keseriusannya untuk melakukan pengawasan khususnya anggaran pendidikan masih sangat rawan terjadi penyelewengan.

Pasalnya, berdasarkan pantauan dan pengamatan Tipikor News, sepanjang tahun 2018 – 2019, selain diduga terkait masalah dugaan penyelewengan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) ternyata oknum kepala SMA Negeri 1 Kalianda dan SMA Negeri 1 Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan diduga kuat juga melakukan aksi pungutan liar (Pungli) disekolah.

Menurut informasi sumber yang patut dipercaya mengungkapkan, selain diduga korupsi dana BOS tahun 2018 dan 2019, oknum Kepala SMA Negeri 1 Kalianda dan SMA Negeri 1 Sidomulyo ternyata juga diduga melakukan pungli terhadap siswanya sendiri yang diperkirakan mencapai seribuan orang.

Berita Lainnya:

Banyaknya bantuan anggaran dari Pemerintah pusat maupun daerah untuk pendidikan hingga saat ini seharusnya tidak menjadi keluhan bagi pihak SMA Negeri 1 Kalianda dan SMA Negeri 1 Sidomulyo,” bebernya dengan Tipikor News di Bandar Lampung, belum lama ini.

Lebih lanjut sumber mengungkapkan, tanpa memberikan informasi secara rinci dan transparan,  hampir setiap tahun pihak SMA Negeri 1 Kalianda dan SMA Negeri 1 Sidomulyo menyampaikan kepada orang tua maupun walimurid bahwa anggaran pendidikan dari pemerintah selama ini tidak cukup, sehingga tidak ada lain selain akhirnya tetap ujung-ujungnya masyarakat masih dibebankan biaya pendidikan yang relatif tinggi.

“Sebenarnya bantuan pemerintah yang dialokasikan untuk anggaran pendidikan saat ini sudah sangat lebih dari cukup jika dalam penggunaannya tidak banyak dikorupsi. Namun, kenyataan yang dirasakan malah sebaliknya. Masyarakat masih sangat dibebankan dengan biaya pendidikan yang seakan masih diwajibkan oleh pihak sekolah. Karena jika sampai batas waktu kelulusan siswa belum melunasi biaya pendidikan yang telah ditentukan, siswa terancam lulus tanpa ijazah,” ungkapnya.

Sementara, sampai berita ini diturunkan masing-masing Kepala sekolah diatas belum bisa dikonfirmasi. Pasalnya, saat dihubungi via telepon kepala SMAN 1 Kalianda ke nomor +6281369697400, dan Kepala SMAN 1 Sidomulyo ke nomor +6281379329999, sayangnya meskipun nomor tersebut aktif, namun keduanya kompak memilih bungkam.

Padahal, lanjut sumber, jika memang pihak sekolah merasa bersih tidak melakukan penyalahgunaan wewenangnya selaku kepala sekolah, mengapa tidak mau berikan penjelesan terkait penggunaan anggaran sekolah.

Seharusnya, yang namanya APBD maupun APBN siapa pun berhak untuk mengetahui dan pengelolaannya wajib transparan.

“Memangnya anggaran pendidikan itu dari nenek moyangnya? Ini kan uang negara bukan rahasia negara. Tolong buktikan jika mereka (Oknum kepsek) memang tidak korupsi dan pungli. Berani jujur.. Hebat!!!,” ujar sumber menantang. (TIM)


TIPIKOR NEWS CHANNEL



Beginilah Derita Warga Desa Way Hui Akibat Banjir Kiriman Saluran RS Airan Raya

LAMPUNG SELATAN – 28 Desember 2019 dimana sejak jam 18.00 sampai jam 01.00 Hujan Deras mengguyur Di desa way hui kecamatan Jati Agung-Lampung Selatan dan sekitarnya.

Dan Hujan yang deras membuat warga desa way hui khususnya RT.16 dan RT.23 Dusun 4 menjadi resah akibat dilingkungan pemukiman mereka sejak tahun 2015 sampai saat ini bila intensitas hujan begitu deras maka akan mengakibatkan dampak banjir akibat saluran yang tidak memiliki titik akhir buangan yang tidak benar dan akibat daerah yang dahulu menjadi daerah resapan hujan saat ini telah berdiri Rumah Sakit Airan Raya.

Tipikornews Chanel



Dan pas pukul kurang lebih 00.30 warga RT.23 Dusun 4 desa way hui di genangi air dengan ketinggian 60-120 cm, dan salah seorang warga pak M.Yani menjelaskan bahwa, “Sejak berdirinya RS. Airan Raya dimana halaman yang seluas kurang lebih 3 hektare yang dahulu merupakan sawah tadah hujan dan menjadi daerah resapan hujan yang saat ini didirikan RS. AIRAN RAYA yang kini halamanya telah diaspal dengan gagahnya membuang genangan air hujan kesaluran yang tidak memiliki titik akhir buangan secara baik dan tidak memiliki daerah resapan yang terkondisi secara baik, yang pada akhirnya air hujan menggenangi rumah warga RT.16 dan RT.23.”

Dan Banjir yang menggenangi pemukiman warga RT.23 desa way hui pada hari sabtu kamis 28 desember 2019 jam 00.30 merupakan banjir yang sering terjadi apabila musim hujan yang dimana masalah yang ada yah tak pernah terselesaikan baik dari aparatur desa, pemkab atau pihak rumah sakit airan itu sendiri, lalu kemana rakyat harus mengadu dan menuntut tanggung jawab…?, “ujar M. YANI..

View this post on Instagram

#wayhui #lampungselatanbisa #tipikornewsonline

A post shared by TIPIKORNEWSONLINE.NET (@tipikornewsonline) on

Dan salah seorang warga bapak Nizar menjelaskan :” besar harapan warga RT. 16 dan RT. 23 serta RT. 17 agar pihak rumah sakit airan raya yang didemo dan saat bermusyawarah pada jum’at, 28 juni 2019 jam 16.00 di masjid nurul amal dapat menepati janjinya dimana waktu musyawarah dr. Suradi berjanji akan memusyawarahkan dengan dewan direksi RS. Airan Raya dan akan memberikan jawaban kepada warga RT.16, RT.17 dan RT.23 desa way hui pada tanggak 12 Juli 2019 akan hasil musyawarah dewan komisaris dan direksi RS. AIRAN RAYA terhadap dampak banjir yang sering terjadi dilingkungan warga dapat segera memberikan bukti dan tanggung jawabnya.” (Zar/Ist)

Dugaan Korupsi BOS 2,093 M |Ketua MKKS SMK Lamsel ‘Ngaku’ Sudah Diperiksa Inspektorat Lampung

LAMPUNG SELATAN – Diduga korupsi dana BOS tahun 2018 dengan total keseluruhan penggunaan anggaran mencapai Rp 2.093 miliar, oknum kepala SMK Negeri 1 Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Harminto membantah. Pasalnya, pihaknya merasa sudah diperiksa Inspektorat Lampung.

Harminto yang merupakan ketua MKKS SMK Lampung Selatan ini, sudah yakin bahwa semua penggunaan dana sekolah semua sudah sesuai ketentuan.

“Maaf om, semua penggunaan dana sekolah, sudah kami pertanggung jawabkan ke pihak yang berwenang memeriksa (Inspektorat Propinsi), Alhamdulilah semua sesuai ketentuan,” kata Harminto, Minggu (24/11/2019).

Namun saat ditanya dibelanjakan apa saja dana BOS 2018 untuk komponen pembelian alat multi media pembelajaran hingga menelan anggaran Rp151.840.664,-, Harminto kebingungan. Bahkan, dirinya sempat mengakui bahwa pihak nya memang dalam merealisasikan dana tersebut tidak berdasarkan Permendikbud No. 1 Tahun 2018 tentang Juknis BOS.

“Besok kami buka file lagi ya Om.., kita liat besok dikantor. Yang jelas pembelanjaan kami sudah berusaha sesuai juknis dan sudah diperiksa oleh pihak yang berwenang dan tidak ada masalah,” elaknya.

Berita Lainnya:

Seperti yang diberitakan www.perdetik.co.id sebelumnya, pada Edisi: 24 November 2019, berjudul “Dana BOS Rp 2.093 M Di SMKN 1 Kalianda Dikorupsi?”

Oknum kepala SMKN 1 Kalianda ini diduga telah lancang mempermainkan Permendikbud No. 1 Tahun 2018 tentang Juknis BOS. Diketahui, dana BOS dialokasikan untuk penyelenggaraan pendidikan harus dialokasikan dan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis BOS sebagaimana merupakan pedoman bagi pemerintah daerah provinsi/ kabupaten/ kota dan satuan pendidikan dalam penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan BOS.

Sangat disayangkan, dengan terjadi adanya dugaan permainan curang pada penyaluran dana bos 2018 di SMKN 1 Kalianda dengan modus mark up (penggelembungan) anggaran disejumlah laporan komponen pembiayaan sekolah.

Part 2 | Oknum Ketua MKKS SMK Lamsel Diduga Korupsi 2,093 M

Sehingga, menurut Ketua LSM Gerakan Masyarakat Lampung Peduli Anggaran (Gemal-P@) Achmad Tri Djohan mengatakan, Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara, sekolah, dan/ atau peserta didik akan diberikan oleh aparat/ pejabat yang berwenang, salah satunya tindakan tegas dengan dipecat atau diberhentikan.

“Terkait dengan sanksi dari pemerintah terhadap oknum ASN yang melanggar hukum atau terlibat kasus Korupsi yang nantinya sudah inkra dipastikan akan mendapat sanksi pemberhentian secara tidak hormat alias di pecat,” ucap Djohan.

Pihaknya berharap, kepada seluruh ASN di Provinsi Lampung khususnya dilingkungan sekolah, agar cermat dan berhati–hati mengelola dana BOS dan agar selalu berlandasan dengan Juknis dana Bos. “Saya berharap kepada seluruh pegawai khususnya pegawai yang mengelola dana bos, berhati– hatilah mengelola dana bos dan jangan keluar dari Juknis yang ada,” tegasnya.

Bagaimana tanggapan Disdikbud dan Inspektorat Lampung atas pemberitaan ini, tunggu edisi mendatang. (TIM)

Perserikatan Lampung Bersatu menggelar acara silahturahmi Manjau Tiyuh

NATAR – Ratusan orang muda-mudi Muli mekhanai yang tergabung pada perserikatan Lampung Bersatu menggelar acara silahturahmi Manjau Tiyuh di Aula Sosial tiyuh Muara Putih, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (26/01/2019).

Ketua Panitia anek mekhanai Muara Putih, Ari Wahyudi mengatakan, acara adat yang dikemas dalam balutan konseptual milenial ini berlangsung sebagai bentuk upaya pelestarian adat sekaligus menjalin tali persaudaraan seluruh anek muli mekhanai se provinsi Lampung.

“Acara ini sebagai momentum silahturahmi, sebenarnya sudah beberapa kali kira helat di beberapa daerah lain bersama Lampung Bersatu, hanya beda nya kali ini kita dipercaya sebagai tuan rumah,”Katanya, Sabtu (26/01/2019).

Dalam perhelatan itu, ratusan orang terlibat dan antusias menjalani beberapa sesi rangkaian acara, setidaknya pada kegiatan itu pula tercatat sekitar 36 perwakilan tiyuh atau kampung yang mengirimkan perwakilan, beragam acara tersaji pun menjadi kemeriahan tersendiri baik bagi peserta maupun warga yang hadir.

“Peserta merupakan muda-mudi muli mekhanai se-Lampung, perwakilan yang hadir mulai dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, pesawaran dan beberapa kabupaten lain,”Ujar Yudi.

Lebih lanjut Kepala Mekhanai Muara Putih, Yudi juga tak lupa menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangga pada Muli mekhanai Muara Putih, pun kepada masyarakat terlibat, tokoh pemuda dan tokoh adat setempat yang telah memberi ruang dan turut berpartisipasi mensukseskan acara.

“Ucapan terimakasih setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh para pihak terlibat, kaum adat, tetua kampung dan unsur petinggi adat muara putih yang telah turut berpartisipasi dan menyukseskan acara ini, semoga moment ini selalu terpelihara dan kedepanya diiringi oleh berbagai kemajuan,”Jelasnya.

Sementara itu, Admin atau Pengurus Lampung Bersatu, Alpian yang juga berkesempatan mewakili muli mekhanai Negeri ulangan jaya, Branti, Natar Lampung Selatan, juga mengucapkan terimakasih pada anek muara putih yang telah bersedia menjadi tuan rumah sekaligus pelaksana acara yang sukses memulai silahturahmi Lampung Bersatu di Awal tahun 2019.

“Ucapan terimakasih kepada semua pihak yang hadir baik muli mekhanai, maupun para undangan yang telah hadir, semoga acara pelestarian adat Ini dapat terus lebih baik kedepanya,”Kata Alpian salam sambutanya.

Dilain pihak, Tokoh adat selaku pengetuho Anek Muara Putih, Hi.Imron Suttan Rajo Sebuai juga menyampaikan hal yang sama, selain menyatakan suport dan dapat diteruskan antar generasi, beliau juga berharap acara serupa dapat terus berjalan di beberapa daerah lain yang akan mendapat giliran.

“Semoga apa yang menjadi program dan tujuan dari muli mekhanai dapat berjalan lebih baik kedepan, segala suport kami sampaikan, karena kami sangat mendukung kegiatan ini, tentunya dengan harapan dapat lebih baik dari generasi ke generasi,”Tutupnya

Dalam kegiatan itu beberapa ragam kesenian ditampilkan, mulai dari beberapa tarian hingga belalas pantun, turut hadir unsur perangkat desa dan dusun muara putih, Camat Natar, Tokoh adat, Pemuka adat Muara Putih, para undangan anggota DPRD Lamsel, DPRD Provinsi, Muli Mekhanai Lampung Bersatu dan warga masyarakat Muara Putih. (Rls)

Pemkab Lamsel Serahkan Hibah Barang Milik Daerah Kepada BNN

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menyerahkan hibah barang milik daerah kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Hibah tersebut berupa tanah seluas 5.682 meter persegi yang berada di Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, tepatnya di Loka Rehabilitasi BNN Kalianda.

Berita acara serah terima hibah itu, ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto dengan Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko di rumah dinas bupati Lamsel, Senin (7/1/2019).

Nampak hadir juga, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, serta Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga.

Serah terima itu berdasarkan keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : B/32/V.03/2019 tanggal 7 Januari 2019 tentang Penetapan Hibah Barang Milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berupa Tanah kepada Kantor BNN.

Dalam diktum ketiga berita acara disebutkan, segala hak dan kewajiban pengelolaan Barang Milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tersebut menjadi tanggung jawab Badan Narkotika Nasional RI, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan aset tersebut dari daftar Buku Induk Inventaris.

Sebelumnya, kesepakatan itu menindaklanjuti pertemuan antara Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) BNN RI Dra. Riza Sarasvita, MSi, Mhs, PhD, dengan Plt. Bupati Nanang Ermanto pada tanggal 19 November 2018 lalu.

Dalam pertemuan itu, BNN RI mengajukan permohonan terkait permintaan sebidang tanah yang berada di areal Loka Rehabilitasi Kalianda. Nantinya, tanah tersebut akan diperuntukkan bagi pengembangan layanan rehabilitasi. (Diskominfo Lamsel)

Kemenkum HAM dan MA Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Tsunami

KALIANDA – Bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan terus mengalir. Sejumlah bantuan tiba di posko penanggulangan darurat bencana tsunami Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Hari ini, giliran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI Kantor Wilayah Lampung menyalurkan bantuan berupa uang dan kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan itu, secara simbolis diserahkan Kepala Kantor Kemkum HAM RI Wilayah Lampung Bambang Haryono kepada Pelaksana Tgas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto di posko logistik penanggulangan darurat bencana tsunami Kabupaten Lamsel, Jumat (4/1/2019).

Adapun bantuan yang diberikan yakni, uang tunai sebesar Rp50 jta, uang tunai sebesar Rp20 juta yang dibagi dalam 100 amplop masing-masing sebsar Rp200 ribu, 100 paket kebutahan dasar sehari-hari, 100 paket keperluan sekolah bagi siswa SD, 50 paket perlengkapan shalat wanita, 101 paket kasur lipat, 50 kg gula pasir, 745 kg beras, 70 dus mie instan, 21 dus air meonersal, serta pakaian baik untuk wanita dan anak-anak.

Sementara, sehari sebelumnya, Rabu (2/1/2019), Keluarga besar Mahkamah Agung (MA) RI juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban tsunami di Lamsel. Bantuan yang diberikan itu berupa uang sebesar Rp150 juta.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Zaid Umar Bob Said serta Kepala Biro Hukum dan Humas MA RI Abdullah dan diterima secara simbolis oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Supriyanto, Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo, dan Kepala BPBD Lamsel I Ketut Sukerta. (Kominfo Lamsel)