Mengenal Lebih Dekat Sosok Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si

Bunda Eva, sapaan akrabnya, merupakan politisi populis yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan selama 2 periode.

Pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 kemarin, ia mendapatkan suara terbanyak dari anggota-anggota legislatif yang lain dengan 86.258 suara yang tersebar di 20 kecamatan Kota Tapis Berseri ini.

Istri Wali Kota Bandar Lampung, Drs. Hi. Herman HN.,M.M ini salah satu bakal calon yang populis di kalangan ibu-ibu pengajian karena aktif sebagai ketua Majelis Taklim Rachmat Hidayat.

Sosok politisi perempuan ini mewarnai kancah pertarungan panggung demokrasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dan merupakan salah satu kandidat kuat yang maju sebagai bakal calon wali kota Bandar Lampung.

Berita Lainnya

Kemudian dikenal baik di kalangan milenial karena supel dan mudah bergaul. Dia juga aktif di bidang olahraga karena menjabat sebagai ketua KONI Bandar Lampung. “Insya Allah mohon doa dan dukungannya,” kata Bunda Eva yang dilansir Lampost belum lama ini.

Tim pendukung, sukarelawan, dan simpatisannya pun sudah terbentuk sampai tingkat akar rumput paling bawah. Hal tesebut tampak karena hampir di setiap titik sudut kota bertabur spanduk dan baliho yang mempromosikan personal branding Eva Dwiana. Untuk partai politik, dia terus membangun komunikasi yang baik kepada seluruh parpol yang ada.

Tagline “Lanjutkan pengabdian untuk masyarakat Kota Bandar Lampung” tampak terlihat pada bahan sosialisasi tersebut dengan menyampaikan program-program, seperti pembangunan jalan dan jembatan berlanjut, dan pelayanan terhadap masyarakat akan lebih ditingkatkan.

Kemudian pendidikan gratis, operasional guru honor tiap tahun ditingkatkan, kesehatan gratis, bantuan keagamaan, serta bantuan guru mengaji dan marbot dilanjutkan. Selain itu, peningkatan ekonomi kerakyatan, santunan uang duka dilanjutkan serta rekening listrik seluruh masjid dibantu setiap bulan Rp1 juta. (Ist)

Siapa Dibalik Kesuksesan Besar Walikota Herman HN

BANDAR LAMPUNG – Seorang Herman Hasanusi atau akrab dikenal Drs. Hi. Herman HN.,M.M untuk menjadi sosok hebat seperti sekarang ini, tentunya ada seseorang yang selalu memberikan motivasi dan dorongan semangat dalam hidupnya. Siapa dia?

Sosok tersebut tidak lain tidak bukan ialah seorang istri tercinta yang merupakan mantan pacarnya Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si yang merupakan sosok wanita hebat dan setia mendampingi hidupnya dalam suka dan duka bersama kedua putrinya Rahmawati Herdian dan Aisyah Sheina Putri.

Dari kedua putrinya inilah yang memberikan semangat dalam hidupnya sehingga ia berjuang semaksimal mungkin untuk mencapai kesuksesan yang cemerlang, selain itu pula tentunya tak lupa berkat ridho Allah SWT.

Berita Lainnya

Menurut Hj. Eva Dwiana, SE.,M.Si mengatakan, suami dan dirinya terjun di dunia politik adalah hal diluar prediksinya. Namun banyaknya dukungan untuk berkarir di dunia politik, mau tak mau ia mendukung keputusan besar sang suami.

“Awalnya tidak terpikir untuk bersentuhan dengan dunia politik. Namun karena masyarakat terus mendorong, akhirnya sebagai istri saya mendukung penuh setiap niat baik masyarakat dan suami. Bismillah saja. Politisi atau bukan, sebagai istri sudah kewajiban saya mensupport suami,” ungkap Bunda Eva kepada wartawan belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakannya, termasuk soal tingginya keinginan masyarakat agar  kepemimpinan sang suami Herman HN sebagai walikota Bandar Lampung untuk tetap dilanjutkan, namun menjelang akhir masa jabatan Herman HN yang sudah 2 periode ini, maka ibu dua anak ini menyatakan siap melanjutkan pengabdian untuk masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Sebaik-baiknya manusia adalah bisa memberikan banyak manfaat. Maju sebagai calon walikota, saya tidak melihat ini sebagai ambisi kekuasaan, tetapi lebih untuk bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Karena, Menurutnya Kekuasaan bukanlah pencapaian yang ingin dikejar, tetapi bagaimana menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk memberikan kemaslahatan kepada masyarakat.

Saya percaya, jika semua diniatkan baik, hasilnya akan baik. Jika kita dijalan Allah, Insya Allah akan dimudahkan. Semoga keputusan ini yang terbaik,” ucap Bunda Eva. (red)

Riski Firmanto Nahkodai PMII Bandar Lampung

Bandar Lampung – Riski Firmanto terpilih menjadi ketua cabang PMII Bandar Lampung Periode 2020-2021 pada konferensi cabang ke XXXV di PWNU 3 Rajabasa. Jumat (14/2)

Dia terpilih berdasarkan pilihan dari 13 Suara penuh dari total 21 suara. Ketiga belas suara tersebut diantaranya PMII Rayon Fisip, PMII Rayon Hukum, PMII Rayon FEB, Rayon FKIP, PMII Rayon FMIPA, PMII Rayon Pertanian, PMII Komisariat Darmajaya, PMII Komisariat Universitas Lampung, PMII Komisariat STKIP, PMII Komisariat Malahayati, PMII Komisariat Umitra, PMII Rayon IPS-BK, dan PMII Rayon Bahasa-Mipa

Berita Lainnya

Kelanjutan konfrensi cabang ke XXXV yang mengangkat tema Rekonstruksi PMII Bandar Lampung menuju perubahan tersebut dihadiri Demisioner Pengurus Cabang PMII Bandar Lampung dan anggota PMII di Bandar Lampung

“Ini konfercab yang sangat seru, banyak dinamika yang terjadi dan menguras banyak tenaga tim. Tapi ini bukti bahwa PMII punya daya tarik tersendiri” ungkapnya pada media melalui pesan WhatsApp. Jumat (14/2)

Selain itu ke depannya Ia akan memprioritaskan penyelesaian struktur kepengurusan di bawahnya.

Sementara itu, Deny Rhelipa tanjung selaku Ketua Komisariat Darmajaya ungkapkan untuk selalu menjaga solidaritas dan mampu menjadikan Cabang Bandar Lampung patron pengkaderan PMII Di Lampung

“Semoga dengan terpilihnya ketua yang baru, awal dari kemajuan PMII di Bandar Lampung” ungkap Deny. (Rilis)

Pesan untuk KNPI | Walikota Herman HN: Kalau Pengurusnya Sudah Cakar Cakaran, Bagaimana?

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus DPD KNPI Bandar Lampung di ruang rapat Walikota, Jumat, 14 Februari 2020. Dalam kunjungan tersebut, atas nama Pemkot Bandar Lampung , Herman HN mengapresiasi program kerja jajaran KNPI Bandar Lampung periode 2019-2022.

Ia mengatakan, “Saya yakin kalau niat kita tulus iklas semua akan baik. Programnya sangat bagus jika bisa dilksanakan dengan baik. Kekompakan dan kebersamaan itu keutamaan. Kalau pengurusnya sudah cakar-cakaran bagaimana? Pemuda ini harapan daerah kota Bandar Lampung,” kata Wali Kota.

Lebih lanjut Herman HN mengatakan, masyarakat Bandar Lampung berharap kepengurusan periode ini lebih baik dari yang lalu. “Saya setuju program tadi. Saya ingin rakyat makmur berkat pemerintah daerah dan organisasi. Saya ingin ada kebersamaan untuk kemajuan rakyat,” jelasnya.

Berita Lainnya

Ia juga mendukung KNPI yang siap menjadi garda terdepan melawan politik uang di Pilkada 2020. “Jangan ada money politik. Tidak salah adik-adik bila menegakan undang-undang. Kalau jelek katakan jelek, tapi jangan pakai demo-demo, karena hidup ini tidak ada yang sempurna,” ujar wali kota dua periode itu.

Sementara, dalam Kedatangan Ketua DPD KNPI Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah dan jajaran juga disambut Asisten Pemkot Bidang Kesra Syaprodi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ariyawan, Kepala Dinas Kesbangpol Suhendar Zuber, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Nurizky, Kepala Badan Polisi Pamong Praja Suhardi, Kepala BPKAD Wilson dan pejabat lainnya.

“Kami mengapresiasi kerja keras bapak Walikota yang berhasil membangun Infrastruktur dan sumberdaya manusia di Kota Bandar Lampung,” kata Iqbal Ardiansyah.

Ia juga menegaskan KNPI akan turut menciptakan iklim politik yang kondusif menjelang Pilkada serentak 2020. Selain itu, KNPI Bandar Lampung juga akan menjadi garda terdepan menciptakan pilkada yang bersih dari politik uang.

“KNPI akan menjadi garda terdepan menolak politik uang. Kami garda terdepan menciptakan pilkada yang bersih agar menghasilkan pemimpin yang bersih,” tegas Iqbal.
Lebih lanjut, Iqbal juga memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilakukan bersama jajaran pengurus KNPI di Bandar Lampung.

“Kami ingin menciptakan pemuda yang bertanggungjawab. Bukan hanya nyinyir tanpa memberikan solusi. Ke depan, kami juga akan menumbuhkan semangat gotong royong. Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan itu bukan hanya tanggungjawab pemkot, tapi semua masyarakat,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya berharap saran dan masukan dari Pemkot Bandar Lampung dalam rangka membangun pemuda yang aktif, kreatif dan inovatif di ibukota Provinsi Lampung. (Rls)

Ketua KNPI Iqbal Ardiansyah: Kepemimpinan Itu Bukan Sekedar Kata kata, Tapi..

BANDAR LAMPUNG – Kepemimpinan Dilaksanakan Lebih Sebagai Sikap Dan Tindakan Nyata, Bukan Hanya Sekedar Kata Kata.

Demikianlah Kata Ketua Umum DPD KNPI KOTA BANDAR LAMPUNG Bung Iqbal Ardiansyah, Mengutip Sebuah Pernyataan Dari Harold Sydney Geneen, Pengusaha Amerika Yang Menjabat SEO INTERNATIONAL TELEPHONE And TELEGRAPH CORPORATION.

Kutipan Itu Sangat Menginspirasinya, Dalam Memimpin Sebuah Bisnisnya dan Memimpin Organisasi Besar Seperti KNPI.28/Januari/2020.

Berita Lainnya:

Dimana Dinamikanya Begitu FLUK TUATIF, Namun, Iqbal Yakin Mampu Memimpin Organisasi Sebesar KNPI Kota Bandar Lampung Untuk Periode 2019-2022.”Saya Yakin, Ketika Niatnya Baik, Caranya Pun Baik,Maka Hasilnya Pun Akan Lebih Baik.

“Saya Mengajak, Para Pengurus Bersama Sama Aktif Untuk Membesarkan Organisisasi ini(KNPI). Tanpa Disadari Itu Akan, Membesarkan Nama Pengurus Itu Sendiri, Bukan Saya,Tapi Kita,” ujar Iqbal kepada wartawan belum lama ini. (TIM)

Pemandangan Pasar Tugu Bandar Lampung “Semrawut”

BANDAR LAMPUNG – Masyarakat Kota Bandar Lampung meminta kepada Pemkot setempat untuk dapat segera membenahi dan menata ulang pasar Tugu.

Hal ini dikarenakan banyaknya pedagang dipinggir jalan dan parkir kendaraan sembarangan menyebabkan kondisi pasar selain terlihat semrawut, juga mengakibatkan kemacetan bagi pengguna jalan saat melintas diwilayah pasar tersebut.

Berita Lainnya:

Seperti yang diungkapkan Andi Christian, salah satu pengguna jalan mengeluhkan macet karena diarea tersebut dipakai oleh sejumlah pedagang untuk berjualan dan tempat parkir.
.
“Tolong dong buat Pemkot Bandar Lampung, saya mohon pasar tugu segera dibenahi. Karena pedagang yang berjualan dipinggir jalan serta parkir motor sembarangan sangat mengganggu khususnya kepada sesama pengguna jalan serta masyarakat sekitar”, ucap Andi yang dikutip dari Grup Eva Dwiana untuk Bandar Lampung 2021 – 2025 di laman facebook, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, pemandangan yang tidak biasa melekat dengan Pasar Tugu. Motor, mobil, bahkan becak saling berebut untuk bisa mendahului jalannya. Tak sedikit pengendara yang parkir di pinggir jalan hingga memakan badan jalan yang menambah semerawut lalu lintas.

Pedagang banyak yang tumpah ruah hingga ke pinggir jalan. Mereka memilih lokasi yang dianggap strategis ketimbang menempati los yang ada di dalam pasar. (**)

Sudah Saatnya Tokoh Kaum Milenial Maju Sebagai Wakil Walikota 2021-2025

Bandar Lampung (09 Januari 2020) – Ditahun 2020 yang baru saja sembilan hari kita jalani tentu saja menjadi tahun Politik karena ditahun ini baik di daerah Kabupaten atau Kota Bandar Lampung sendiri akan melakukan pemilihan Bupati dan wakil bupati serta Wali Kota dan Juga Wakil Wali Kota.

Dan hembusan janji serta permainan politik baik di Media Berita dan Media Sosial serta di lingkungan kaum pengamat politik sudah mulai banyak di dengar.

Berita Lainnya:

Bahkan Bener tebar pesona dari para Tokoh Politik yang mencalonkan diri baik perwakilan dari ormas atau tokoh partai yang telah lulus seleksi dari partai yang mendukungnya juga sudah mulai ada dimana-mana diruas jalan kota dan pemukiman kota Bandar Lampung.

Sementara itu sampai saat ini dari beberapa tokoh yang menjadi Calon Wali Kota Bandar Lampung yang ada, belum ada sama sekali menunjukkan siapa pasangan yang akan menjadi Wakil Wali Kota Bandar Lampung yang akan berjuang bersama.

Sementara itu di Kota Bandar Lampung Sendiri sudah banyak Tokoh dari kaum Mileneal Kota Bandar Lampung baik dari berbagai Partai yang ada yang telah duduk di kursi DPRD atau DPR dan juga tokoh Mileneal yang aktif di Organisasi Kemasyarakatan yang kesemuanya memiliki kecerdasan dan sukses dibidang usaha yang mereka miliki.

Dan sedikit tokoh-tokoh dari kaum Milenial kota Bandar Lampung yang saat ini kami sebutkan seperti foto diatas :

  1. Rahmat Murdani Faisal,
  2. Frans Agung Mula Putra,
  3. Avi Demam Isnaeni,
  4. Iqbal Ardiansyah..

Dan salah seorang Tokoh Milenial yang ada di Bandar Lampung saat kami wawancarai Fia HP Bung Iqbal Ardiansyah menjelaskan :

“Bahwa iya merasa di Kota Bandar Lampung memang kaum mileneal sudah mulai banyak yang sukses baik dibidang kerjaan atau usaha , begitu juga dibidang keikutsertaan di dalam Partai dan Ormas yang juga sudah banyak yang menjadi sumber suara didalam menentukan kebijakan pemerintah baik yang duduk di DPRD kota atau provinsi dan pusat.

Dan tentu saja hal tersebut amatlah bermanfaat didalam memfasilitasi apa aja yang kaum pemuda pemudi Kota Bandar Lampung perlukan didalam menjalani kehidupan baik didalam menimba ilmu pengetahuan diberbagai universitas serta dibidang pekerjaan atau karir yang kaum muda miliki.”ujar bung Iqbal.

Dan saat ditanya mengenai ketertarikannya dibidang ormas dan politik serta akankah berminat menjadi salah satu calon wakil wali kota Bandar Lampung periode 2021-2025, bung Iqbal Ardiansyah menjelaskan :

“Bahwa iya Tampil dan menjadi Ketua KNPI Kota Bandar Lampung karena memiliki cita-cita ingin kaum pemuda dan pemudi Kota Bandar Lampung bersatu dan berdaya Guna didalam program Pembangunan yang ada di Kota Bandar Lampung, adapun kalau masalah mencalonkan diri menjadi Wakil Wali Kota yah masih banyak tokoh kaum mileneal yang lebih hebat di Kota Bandar Lampung.” Ujar bung Iqbal Ardiansyah.

Saat di konfirmasi kembali apa bila dipilih dari Salah Satu Calon Wali Kota untuk dapat menjadi Wakil Wali Kota Bandar Lampung , bung iqbal menjelaskan :”Bahwa bila memang diminta menjadi Wakil Wali Kota di Pilwakot 2020, asal tidak ada mahar dan hanya berupaya menang agar bisa ikut memajukan Kota Bandar Lampung yah apa salahnya. (**)

Angka Kemiskinan di Lampung Meningkat

Selama periode September 2018 – Maret 2019, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 1,66 ribu orang (dari 230,20 ribu orang pada September 2018 menjadi 231,86 ribu orang pada Maret 2019)

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG – Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Lampung mencapai 1,06 juta orang (12,62 persen), berkurang sebesar 27,9 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2018 yang sebesar 1,09 juta orang (13,01 persen).

Berita Lainnya:

Hal ini diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung pada bulan Maret 2019 yang terakhir dilansir oleh pihak BPS Lampung pada 15 Juli 2019 melalui situs resminya (lampung.bps.go.id).

Kemudian, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2018 sebesar 9,06 persen turun menjadi 8,92 persen pada Maret 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2018 sebesar 14,73 persen turun menjadi 14,27 persen pada Maret 2019.

“Selama periode September 2018 – Maret 2019, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 1,66 ribu orang (dari 230,20 ribu orang pada September 2018 menjadi 231,86 ribu orang pada Maret 2019).”

Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 29,6 ribu orang (dari 861,40 ribu orang pada September 2018 menjadi 831,80 ribu orang pada Maret 2019). (**)


Artikel ini telah tayang di lampung.bps.go.id dengan judul Profil Kemiskinan Provinsi Lampung Maret 2019, https://lampung.bps.go.id/pressrelease/2019/07/15/744/profil-kemiskinan-provinsi-lampung-maret-2019.html

Anggaran Makan Minum Harian DPRD Bandar Lampung 1,7 M Diduga Lahan Korupsi

BANDAR LAMPUNG – Meski Anggaran Belanja Makan makanan dan minum Minuman Harian di sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung Tahun 2019 ini mencapai 1.742.225.000 rupiah, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung tidak dapat Jatah.

Hal tersebut diketahui berdasarkan langsung dari pengakuan Sekretaris DPRD Kota Bandar Lampung, Hj. Nettylia Sukri saat dikonfirmasi Tipikor News (JRP Lampung Grup), Rabu (4/12/2019), terkait masalah anggaran makan, makanan dan minuman harian dengan total pagu mencapai Rp 1.745.225.000 yang diduga kuat menjadi lahan korupsi oknum pejabat setempat, yang ditayangkan Tipikornews Chanel di Youtube.com berjudul “Lagi! Anggaran Makan Minum Dinilai Boros. Begini Tanggapan Sekwan DPRD Bandar Lampung.”

Sekwan Nettylia Sukri yang didampingi Kepala Bagian Humas, informasi dan protokol DPRD Kota Bandar Lampung Aprozi Adnan, menjelaskan, “Apa yang ada di video tersebut tidak benar. Anggaran makan minum DPRD yang terkesan banyak malang itu, dialokasikan untuk makan minum rapat DPRD, tamu dan sidang paripurna DPRD. Sementara PNS Sekretariat tidak dapat jatah makan minum. Selain itu anggaran yang ada, realisasinya tidak dipergunakan semua. sesuai dengan keperluan dan kegiatan DPRD,” ungkap Aprozi.

Sementara, berdasarkan hasil pengamatan data yang berhasil dihimpun Tipikor News, dari total keseluruhan kegiatan Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung yang dianggarkan sebanyak Rp 53,610 Miliar untuk 279 Kegiatan dari APBD 2019, salah satunya untuk anggaran makan minum di sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung masing-masing telah dianggarkan.

Diantaranya, Penyediaan Makanan dan Minuman Rp 2.142.500.000 (Belanja makan dan minuman harian Rp 775.500.000; belanja makanan dan minuman rapat Rp 132.000.000; belanja makanan dan minuman tamu Rp 1.235.000.000). Kemudian ditambah lagi 24 Paket pengadaan langsung untuk belanja makan, makanan dan minuman harian lainnya dengan rincian sebagai berikut:

Video Pilihan:

Belanja makanan dan minuman harian 12.600.000, Belanja makanan dan minuman harian 47.520.000, Belanja makanan dan minuman harian, 56.100.000, Belanja Makan dan Minuman harian Bulan Januari 2019 Rp48.125.000, Belanja Makan dan Minuman harian Bulan Februari 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Maret 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan April 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Mei 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Juni 2019 Rp 48.125.000,

Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Juli 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Agustus 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan September 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Oktober 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan November 2019 Rp 48.125.000, Belanja Makan dan Minuman Harian Bulan Desember 2019 Rp 48.125.000, Belanja makanan dan minuman harian Rp 10.500.000,

Berita Lainnya:

Belanja makanan dan minuman harian Rp 9.000.000, Belanja makanan dan minuman harian Rp 30.225.000, Belanja makanan dan minuman harian 7.735.000, Belanja makanan dan minuman harian 3.000.000, Belanja Makanan dan Minuman harian Rp 129.600.000, Belanja Makanan dan Minuman harian Rp 12.510.000, Belanja Makanan dan Minuman harian Rp 12.960.000, Belanja Makanan dan Minuman Harian 57.475.000.

Sedangkan anggaran untuk makan, makanan rapat dan tamu di sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung sudah dialokasikan tersendiri dengan anggaran lainnya. Berikut rinciannya: Belanja Makanan dan Minuman Rapat 132.000.000 (Januari 2019), Belanja makanan dan minuman rapat 80.000.000 (Januari 2019), Belanja Makanan dan Minuman Rapat 190.000.000 (April 2019),

Penggandaan Bahan Rapat 57.500.000 (April 2019), Cetak bahan rapat 52.500.000 (April 2019),  Belanja Makanan dan Minuman Rapat 15.000.000 (Januari 2019), Penggandaan bahan rapat 20.000.000 (Januari 2019), Belanja Makanan dan Minuman Rapat 100.000.000 (Mei 2019), dan  Belanja Makanan dan Minuman Rapat 18.750.000 (Januari 2019).

Kemudian untuk makan minum tamu, dengan rincian: Belanja Makanan dan Minuman Tamu 165.000.000 (April 2019), Makanan dan Minuman Tamu Kantor Ketua DPRD 90.000.000 (Januari 2019), Makanan dan Minuman Jamuan Tamu Rumah Jabatan tahap 1 Rp200.000.000 (Januari 2019), Makanan dan Minuman Jamuan Tamu Rumah Jabatan tahap 2 Rp200.000.000 (Januari 2019),

Makanan dan Minuman Jamuan Tamu Rumah Jabatan tahap 3 Rp 200.000.000 (September 2019), Belanja makanan dan minuman tamu 25.000.000 (Januari 2019), Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 1 Rp 150.000.000 (November 2019), Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 2 Rp135.000.000 (November 2019),

Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 3 Rp105.000.000 (November 2019), Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 4 Rp120.000.000 (November 2019), Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 5 Rp135.000.000 (November 2019),

Belanja Makanan dan Minuman Tamu Kegiatan Reses Tahap 2 Dapil 6 Rp 105.000.000 (November 2019), Belanja Makanan dan Minuman Tamu 136.725.000 (Juli 2019), Belanja makanan dan minuman tamu 132.510.000 (Juli 2019), dan Belanja Makanan dan Minuman Tamu 140.000.000 (April 2019).

Mau tahu kelanjutan berita ini selengkapnya, tunggu edisi mendatang. (TIM)

IGTV Tipikornews

View this post on Instagram

#dprdbandarlampung #tipikornewsonline #dprd

A post shared by TIPIKORNEWSONLINE.NET (@tipikornewsonline) on