PUPR Lampung: Perlu Energi Besar Untuk Pembenahan yang Lebih Baik

BANSAR LAMPUNG – Mewujudkan Perencanaan Yang Optimal. “Selasa, 30 Juli 2019 kepala Dinas PUPR memberikan arahan kepada seluruh jajaran PPK dan PPTK yang berada di lingkup Dinas PUPR Provinsi Lampung.

 

Dalam kesempatan tersebut Mulyadi Irsan selaku Kepala Dinas PUPR mengatakan bahwa “Niat yang tulus untuk pembenahan ini perlu energi besar untuk berubah kearah yang lebih baik. Mau seperti apa kedepan perencanaan nanti melihat kondisi lapangan 99 ruas kurang lebih 1.700 km ada didepan mata, dan harus dijaga agar bisa melayani masyarakat lampung dengan baik.

 

Mulyadi Irsan mengatakan bahwa, “melihat kondisi kemarin yang ada diwaykanan tulang bawang katagori kondisi jalan tersebut bukan lagi baik sedang rusak ringan rusak berat, melainkan diberinama kondisi baru yaitu luluh lantah dibeberapa titik “guyon Mulyadi.

 

Nah supaya tidak luluh lantah ini artinya harus maintenance dengan bagus, tugas kita hanya menjaganya. Pola seperti apa penganggarannya, dan harus terdifusi ke semua wilayah yang tidak bagus, tidak ada yang menyimpang, tidak ada barat tengah timur semua harus dilayani, artinya prioritas mana yang lebih penting untuk dibangun yang lain dipelihara  melihat dari anggaran yang terbatas jadi harus Smart dan harus tepat perencanaanya.

 

Selain itu Mulyadi mengatakan bahwa Gubernur mempunya mimpi dan berharap PUPR memberikan kontribusi dalam pembangunan, sebab masyarakat diluar sana menunggu pembenahan yang baik.” tutur Mulyadi”.

 

Kadis PUPR Lampung, Mulyadi Irsal saat memberikan pengarahan kepada jajarannya. Foto: Istimewa

 

Sementara itu “Danil” perwakilan POKJA juga turut hadir untuk mensosialisasikan proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa oleh PPK. Program pembenahan yang berkaitan pengadaan barang/jasa terutama administratif.
Dasar sosialisasi tersebut menganut di tiga peraturan antara lain :

 

1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa Pemerintah.

 

2. Peraturan lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa Pemerintah nomor 9 tahun 2018 Tentang pedoman pelaksana pengadaan barang/jasa melalui penyedia.

 

3. Peraturan Menteri PUPR nomor 07/prt/m/2019 tentang standar dan pedoman pengadaan jasa konstruksi melalui penyedia. (PUPRLAMPUNG)

@pemprov_lampung
@arinal_djunaidi
@noenia_ch
@mulyadi.irsan

DD Taman Pajar Dialokasikan Bangun Balai Desa

LAMPUNG TIMUR – Realiasi 60 persen penggunaan dana desa (DD) Taman Pajar, Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dialokasikan untuk membangun sarana dan prasarana kantor desa dan merenovasi Tanggul Penahan Tanah (TPT).

Kepala Desa Taman Pajar Sudarmawan mengatakan, dalam pemanfaatan DD 2018 pada tahap pertama pihaknya telah membangun kantor desa  dengan volume 42,50 X 18,50 M dengan jumlah biaya Rp. 298.014.000,-  yang terletak di dusun I, dan merenovasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) diarea persawahan di dusun 5, desa setempat.

“Pembangunan tahap pertama sudah selesai 100 persen. Saat ini masih fokus di tahap kedua, misalnya pembangunan Drainase dan jalan onderlag yang Insya Allah dikerjakan tahun ini setelah proses anggaran 100% disalurkan pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, warga Desa Taman Pajar merasa puas atas pembangunan yang ada di desanya dengan menggunakan bantuan anggaran dana desa (DD) tahun 2018.  (Ariza)

Dana Desa di Pasar Sukadana Bangun Gedung PAUD

SUKADANA – Pemerintah desa Pasar Sukadana, kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur menganggarkan dana desa (DD) tahun 2018 ini tidak hanya terpokus pada pembiayaan bidang infrastuktur saja, tetapi juga di bidang pendidikan.

Pemerintah Desa Pasar Sukadana melalui dana desa tahun ini menganggarkan untuk pembangunan satu unit gedung pendidikan anak usia dini (PAUD), bertujuan agar dunia pendidikan bagi anak usia dini diwilayah desa tersebut dapat terus berkembang.

“Hal ini sebagai bentuk dukungan kami selaku aparatur desa kepada pemerintah dalam rangka mencerdaskan generasi penerus bangsa di Lampung Tengah,” ujar Kepala Desa Pasar Sukadana, Delly Suthoni Sanjaya kepada Tipikornewsonline belum lama ini.

Menurutnya, kebutuhan pendidikan bagi anak usia dini tentunya sangat penting. Karena pendidikan anak usia dini merupakan pondasi awal dalam membentuk karakter anak menjadi manusia yang cerdas.

“Kami selaku aparatur desa berharap, dengan adanya bangunan gedung PAUD di desa ini, dunia pendidikan bagi anak usia dini di Desa Pasar Sukadana akan semakin berkembang. Sehingga, pembentukan karakter bagi generasi penerus bangsa akan dengan mudah terwujud,” harapnya.

Selain itu juga, Delly menambahkan, lantaran masih banyak warga yang belum memiliki jamban yang tak memenuhi standar. pihaknya juga membuat 60 unit jambanisasi.

Ia mengaku, penggunaan Dana Desa saat ini telah di salurkan 60 persen. Dana itu digunakan untuk kebutuhan warga di desanya.

“Selain untuk membangun infrastruktur gedung PAUD, dana tersebut juga dianggarkan untuk membangun 60 unit jambanisasi, pemasangan nomor rumah secara keseluruhan, serta perayaan Ulang tahun desa Pasar Sukadana tahun 2018,” urai Delly.

Lebih lanjut Kades Delly mengatakan, pekerjaan yang belum dilaksanakan, diantaranya drainase dan jalan onderlag. “Insya Allah dikerjakan tahun ini setelah proses anggaran 100% disalurkan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Terpisah, Agus Salim mewakili masyarakat desa Pasar Sukadana merasa puas atas pembangunan yang dilakukan oleh kades Delly Suthoni Sanjaya bersama jajarannya. (Ariza)

Walikota Herman HN Terima Penghargaan Tertinggi sebagai Kota Potensial Kategori Infrastruktur

JAKARTA — Kota Bandar Lampung meraih penghargaan tertinggi sebagai kota potensial kategori Infrastruktur dalam indonesia Attractiveness Award (IAA) 2018, yang diselenggarakan fronteir consulting group dan tempo media group.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh menteri dalam negeri Tjahyo kumolo dalam rangka penyerahan Penghargaan IAA 2018 yang diterima secara langsung oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN, Jumat (14/9/2018) lalu, bertempat di hotel JW mariot, Jakarta. (Diskominfo Bandar Lampung)

Kadis Perkim Lamteng Rudiyanto: Rumah Geribik Bambu Akan Dibuat Lebih Permanen

Rudiyanto

LAMPUNG TENGAH — Rumah yang sebelumnya terbuat dari geribik bambu dibuat lebih permanen dengan material semen dan batu. Pelaksananya dari provinsi, kami hanya sebagai penerima program BSPS,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Lampung Tengah Rudiyanto.

Dijelaskannya, BSPS merupakan salah satu program padat karya yang bertujuan untuk membantu masyarakat tak mampu memiliki tempat tinggal yang lebih layak huni.

Tahun ini 2018 sebanyak 673 rumah tidak layak huni di Lampung Tengah akan dibedah oleh pihak provinsi.

 “Rumah yang sebelumnya terbuat dari geribik bambu dibuat lebih permanen dengan material semen dan batu. Pelaksananya dari provinsi, kami hanya sebagai penerima program BSPS,” kata Rudiyanto.

Terkait nilai anggaran program bedah rumah tersebut, Rudiyanto mengaku setiap penerima menerima bantuan sebesar Rp. 15 juta. Sehingga total anggaran 673 rumah  mencapai Rp10 miliar lebih.

Ia pun menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada salah seorang stafnya yang memahami pelaksanaan program BSPS.

Diketahui, Kementerian PUPR terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia. Salah satunya melalui program BSPS atau yang dikenal sebagai bedah rumah.

Pada tahun 2018, pelaksanaan BSPS menggunakan skema Padat Karya Tunai (PKT) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3,2 triliun yang akan menyentuh 180 ribu unit rumah tidak layak huni.

Bantuan ini bertujuan sebagai stimulan kepada masyarakat untuk perbaikan rumah secara swadaya. Anggarannya cukup besar untuk membantu MBR memiliki rumah layak huni,” kata Menteri  PUPR Basuki Hadimuljono baru-baru ini. (*)

Plt Bupati Loekman Apresiasi BSPS Kementrian PUPR

Istimewa

LAMPUNG TENGAH — Sebanyak 673 warga di kabupaten Lampung Tengah menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2018.

LAMPUNG TENGAH — Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyampaikan apresiasi atas bantuan stimulan dari pusat ini, hal tersebut diungkapkannya saat pembukaan kegiatan sosialisasi BSPS Kementerian PUPR di Lampung Tengah yang dipusatkan di LEC Seputihbanyak, belum lama ini.

Menurutnya, karena bantuan tersebut dinilai sangat membantu meringankan warganya, “Dana stimulan bertujuan membangkitkan kembali kegiatan gotong-royong masyarakat,” kata Loekman.

Lebih lanjut dijelaskannya, Program bedah rumah tersebut ditujukan untuk rumah warga tak mampu,  yang dinilai tak layak huni. Bantuan stimulan ini masing-masing mendapat Rp15 juta.

“Kalau bedah rumah tidak mungkin cukup hanya dengan bantuan tersebut. Oleh karena itu diperlukan gotong-royong masyarakat,” jelas Plt. Bupati Lamteng.

Loekman menambahkan, program bedah rumah tersebut ditujukan untuk rumah warga tak mampu,  yang dinilai tak layak huni. Sementara penyalurannya dilakukan secara transaksi nontunai.

“Penyaluran ini melalui transfer ke rekening penerima. Sehingga, tidak ada celah praktik pemotongan dana oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Pada acara kegiatan sosialisasi itu selain hadir Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, tampak hadir Kementerian PUPR, unsur Pemerintah Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Lampung Tengah Rudiyanto serta berbagai elemen masyarakat setempat. (Adv)

Sudah 3 tahun tidak diperbaiki, kondisi jalan Bandarjaya rusak parah

BANDAR JAYA — Sejumlah warga Bandarjaya meminta perbaikan jalan. Pasalnya, jalan Pattimura yang berlokasi di Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah itu kondisinya rusak parah.

Menurut keterangan warga setempat, jalan Pattimura sudah tiga tahun tidak pernah diperbaiki, sehingga mulai mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan jalan itu terdapat dibeberapa titik jalan berlubang.

Arifin, salah seorang warga setempat mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah sepantasnya mendapatkan perbaikan. Pasalnya, hampir semua titik Jalan itu sudah berlubang. Sehingga menyulitkan kendaraan melewatinya.

Kondisi jalan Pattimura Bandarjaya rusak berat

“Jalan yang beralamat di jalan Pattimura Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar Lamteng ini, sudah tiga tahun engak pernah dibagusin. Kemarin ada warga yang jatuh dan hampir mati dia,” keluhnya.

Menurutnya, sambung Arifin, jalan itu merupakan akses perekonomian masyarakat, maka dari itu pihaknya berharap agar pemerintah secepatnya merealisasikan perbaikan jalan tersebut.

“Sebagai warga, kami hanya berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan pembangunannya, karena jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat di Bandarjaya setempat,” ujarnya.

Senada juga dikatakan Rizal, salah seorang pengguna jalan tersebut. Ia berharap Dinas instansi terkait dapat mengupayakan perbaikan jalan yang kondisinya sudah semakin memprihatinkan sehingga menyulitkan warga melaluinya.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, infrastruktur jalan merupakan salah satu penunjang peningkatan perekonomian masyarakat, dan  bagusnya infrastruktur maka akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.” Pungkasnya. (nov)

 

Setio Hudi, Sosok Kakam Kebanggaan Masyarakat Sumber Bahagia

Seti Hudi, Kepala Kampung Sumber Bahagia

SEPUTIH BANYAK – Kepemimpinan Setio Hudi selaku Kepala Kampung (Kakam) Sumber Bahagia, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat.

Dalam memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, sekarang kampung  Sumber Bahagia banyak perubahan dan peningkatan baik dirasakan masyarakat Sumber Bahagia.

Sejak era kepemimpinannya, sosok Setio Hudi menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selaku Kakam, khususnya dalam penglolaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) bersama jajarannya telah sukses mewujudkan keinginan masyarakat yang mengidamkan jalan mulus.

Seperti yang diungkapkan Kakam Sumber Bahagia, Setio Hudi mengatakan, dirinya selalu bersama masyarakat setiap menjalankan program-program ADD.

“Saya selalu melibatkan masarakat, BPK dan LPMK. Sehingga seluruh program dapat berjalan sesuai dengan prosedur, karena masyarakat sudah sejak lama mengidamkam jalan yang mulus,” ucapnya kepada Tipikor News diruang kerjanya, baru-baru ini.

Masyarakat Kampung Sumber Bahagia saat gotong royong membangun pembentukan badan jalan dan pembuatan siring jalan yang menuju ke peladangan.

Lebih lanjut dijelaskannya, tahun 2018 ini 20  persen anggaran ADD yang telah dikucurkan pemerintah ke Kampung Sumber Bahagia yang dikondisikan ke padat karya guna pembentukan badan jalan, pembuatan siring jalan yang menuju ke peladangan supaya masyarakat mudah mengeluarkan hasil panen mereka.

“Saya atas nama pemerintah kampung juga mengucapkan, terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat atas terialisasinya ADD ini. Semoga apa yang telah dilakukan, baik yang sudah maupun yang belum dapat meningkatkan aktifitas ekonomi masarakat,” harap Setio. (Ibrahim)

Kakam Surabaya Baru Prioritaskan Perbaikan Jalan

BANDAR SURABAYA – Menuju desa sejahtera, Kepala Kampung (Kakam) Surabaya Baru (SB), Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Sabar Santoso komitmen untuk memprioritaskan peningkatan perbaikan jalan Kampung.

Hal itu dilakukannya agar masyarakat tidak terlalu susah dalam mengeluarkan hasil panen mereka.

“Dari Anggaran Dana Desa (ADD) 20 persen yang telah dicairkan itu. Akan kita fokuskan keperbaikan atau pembuatan badan jalan Padat Karya. Supaya masyarakat petani yang mau menjual hasil panennya menjadi lebih lancar,” ujar Kakam Sabar Santoso saat diwawancarai Tipikornewsonline.com baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakannya, hal ini dilakukan pihaknya, mengingat keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan merupakan prioritas utama. Sehingga perekonomian warga dan akrivitas sehari-hari semakin lancar.

Dia pula berharap untuk kerja sama dalam pem­bangunan ini agar masyarakat turut mengawasi dan menjaga dalam pemeliharaan jalan sehingga tidak mudah rusah serta hancur kembali.

“Diharapkan kerja sama semua,sehingga perbaikan akses jalan ini dapat terealisasi tanpa hambatan,” tutupnya. (Ibrahim)