Diskominfo Lambar Anggarkan Belanja Jasa Media dan Publikasi Rp3,13 Miliar

LAMPUNG BARAT – Melalui APBD tahun anggaran 2020 ini, Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten (Diskominfo) setempat menganggarkan paket belanja Jasa Media dan publikasi untuk januari 2020 – Desember 2020 sebanyak Rp 3.130.080.000.

Besaran anggaran paket pengadaan langsung tersebut dengan rincian biaya untuk belanja jasa media Rp635.000.000 dan untuk biaya jasa publikasi Rp2.495.080.000.

Selain itu, Diskominfo Lambar juga mengalokasikan anggaran untuk Penyebarluasan Informasi pembangunan Rp245.470.000,- dan Belanja Jasa Publikasi Rp198.000.000,-

Sementara itu, pihak Diskominfo Lambar pada APBD 2019 lalu juga telah merealisasikan beberapa program kegiatan, diantaranya seperti rincian berikut ini:

Bagaimana tanggapan Kepala Dinas Kominfo Lambar terkait rincian anggaran program kegiatan di tahun 2020 ini, baca edisi mendatang. (TIM)

Pitu Program dan Komitmen Bupati Parosil Kembali Dibahas di Musrenbang

LAMBAR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lampung Barat Tingkat Kecamatan dilaksanakan di Pekon Atar Kuwau Kecamatan Batu Ketulis.

Kedatangan Bupati Parosil beserta rombongan yang terdiri dari Anggota DPRD dan Kepala OPD ini disambut dengan sangat baik oleh masyarakat setempat.

Terlihat, dalam Musrenbang ini Berjalan lancar dan hikmat. Masyarakat setempat menyalurkan aspirasi kepada Pemerintah Daerah terkait perencanaan pembangunan yang akan dilakukan, terutama mengenai pembangunan akses jalan, pendidikan dan Ekonomi serta masih banyak lagi hal yang disampaikan.

Berita Lainnya

Hal itu tentunya merujuk kepada 7 (pitu) Program dan 3 (tiga) Komitmen Bupati, yaitu terwujudnya Kabupaten Literasi, Konservasi dan Tangguh Bencana. Sehingga, terciptanya Kabupaten Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

Dalam Musrenbang ini, Bupati juga melakukan penyerahan bantuan Bibit Pohon Buah Durian, Sawo, Mangga, Alpokat dan Petai kepada masyarakat Pekon Atar Kuwau.

Tak hanya itu, dalam Musrenbang ini dilakukan pula Penyerahan Dana Kecamatan, Dana Pekon, Paket Budidaya Ikan Nilem dan Hibah Biaya Penyelenggaraan Pendidikan Merata (TK/RA, SD/MI, SMP/MI).

Terakhir, Bupati beserta rombongan melakukan Penanaman Pohon Buah tersebut, yang letaknya tak jauh dari acara Musrenbang dilaksanakan. (Rls)


🔴 Video


Bupati Raden Adipati Apresiasi Kinerja Satpol PP Way Kanan

WAY KANAN | Bupati Raden Adipati Surya mengapresiasi seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way Kanan yang telah bekerja dengan baik.

“Semoga melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan pada hari ini dapat meningkatkan kinerja seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way Kanan,” ujar Bupati di GSG Waykanan, Selasa (11/2/2020) siang tadi.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Satpol-PP memiliki tugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang telah ditetapkan di Kabupaten Way Kanan dan harus dilaksanakan dengan baik serta berpedoman kepada peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Berita Lainnya:

“Dalam melaksanakan tugas, Satpol-PP harus menggunakan hati, dengan cara persuasif, santun dan tidak semena-mena, karena selama ini masih sering timbul kesan ketika mendengar kata-kata Satpol-PP, dan akan muncul pikiran dari masyarakat bahwa anggota Satpol-PP adalah petugas yang mengusir dan bertindak semena-mena,” jelas Bupati Raden Adipati.

Menurutnya, Pembinaan Satpol-PP sangat penting dilaksanakan mengingat tantangan serta tanggung jawab seluruh anggota Satpol-PP kedepan yang semakin kompleks. Dalam waktu dekat ini Satpol-PP diminta untuk turut menertibkan dan mensukseskan Pilkada dan Pilkakam yang akan segera dilaksanakan pada tahun 2020 ini.

Oleh karena itu, Bupati menekankkan kepada seluruh anggota Satpol-PP Kabupaten Way kanan, bahwa: Satpol-PP adalah aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan yang memiliki kemampuan dan kewenangan lebih yang tidak dimiliki aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan lainnya. Maka bangga dan junjung tinggi kehormatan dengan disiplin dan kinerja baik;

Kedua, Kerahkan seluruh kemampuan, daya dan upaya dalam melaksanakan tugas untuk membantu Kepala Daerah mewujudkan amanat Peraturan Daerah maupun Peraturan Bupati Way Kanan dan Peraturan lainnya, demi terciptanya ketertiban umum, ketentraman, serta perlindungan masyarakat;

Ketiga, Tingkatkan profesionalisme dan humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan terus senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun komunikasi yang baik antar sesama anggota Satpol pp.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota Satpol-PP untuk tetap bekerja secara profesional, humanis, santun, persuasif, serta mengedapankan komunikasi yang baik kepada masyarakat Kabupaten Way Kanan.,(Uwan Toni.Rc)

DPRD dan Pemprov Lampung Gelar Diskusi Program Lampung Berjaya

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membangun komunikasi kerja dengan DPRD Lampung melalui diskusi bersama rencana program prioritas dan strategi pembangunan Provinsi Lampung Berjaya tahun 2020.

Diskusi yang sinergis dan dalam suasana persahabatan itu dilaksanakan di lantai 2 Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (4/2/2020).

Menurut Gubernur, diskusi bersama DPRD telah dilakukan sejak 100 hari kerja lalu, di mana Gubernur Arinal berupaya memperkuat komunikasi dengan Dewan melalui berbagai pembahasan pembangunan.

Misalnya, pembangunan lingkungan hidup. Di antaranya dilakukan Gubernur dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang ramah lingkungan.

Program lainnya adalah Kartu Petani Berjaya (KPB) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Berita Lainnya

“Saya ingin selama satu periode ini membangun komunikasi kerja bersama DPRD Lampung. Dengan membangun kebersamaan bukan hanya sebagai lembaga eksekutif dan legislatif saja namun membangun persaudaraan dalam rencana pembangunan ke depan,” ujar Gubernur.

Diskusi ini, menurut Gubernur, juga memiliki tujuan untuk saling terbuka dan saling koreksi menyangkut program strategis pembangunan.

Sejauh ini, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Program Pembangunan Tahun 2020 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta melanjutkan pembangunan ekonomi untuk mengurangi kemiskinan.

Gubernur menyebutkan fokus pembangunan tersebut pada pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembangunan infrastruktur dan pertanian.

Dalam melaksanakan pembangunan, lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung telah berkomitmen untuk semakin intensif melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik terhadap penyerapan anggaran dan pelaksanaan program/kegiatan.

Hal tersebut, sebagai upaya nyata mendorong penguatan fungsi anggaran pemerintah sebagai penggerak perekonomian sektor riil.

Gubernur Arinal juga mengajak DPRD untuk selalu bekerja sama dan saling mendukung, dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan negara, terutama mencapai visi Rakyat Lampung Berjaya, kehidupan masyarakat yang aman, berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera.

Upaya membangun sinergi tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui diskusi bersama seluruh komisi dalam penyusunan perencanaan.

“Kita bangun Lampung dengan satu kesatuan yang utuh. Jauhi tindakan korupsi, kerja cepat, kerja keras dan kerja produktif serta pastikan anggaran yang tersedia diperuntukkan untuk kepentingan pembangunan dan kita wujudkan lampung berjaya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mengatakan bahwa antara lembaga eksekutif dan dan legislatif dalam pemerintahan harus berjalan beriringan dan saling menguatkan. Tujuannya agar proses pembangunan berjalan efektif dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

“Kami memberikan inisiasi yang setinggi tingginya atas acara ini, Sehingga hubungan kita 5 tahun ke depan biasa selalu mesra dan sejalan. Saya mewakili teman teman baik komisi 1 sampai komisi 5 selalu mendukung Gubernur Arinal dalam memimpin Lampung 5 tahun kedepan,” ujar Mingrum Gumay.

Mingrum Gumay juga mengatakan DPRD dan Pemprov adalah keluarga yang harus bersinergi. “Kita bisa mempersiapkan politik anggaran seperti apa. Tidak ada alasan DPRD Lampung untuk tidak membantu dan mendukung Pemprov Lampung, serta berdiskusi seperti apa rencana program pembangunan Rakyat Lampung Berjaya dapat berjalan untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya Mingrum Gumay.(**)

DPRD Metro Terima Kunker Rombongan DPRD Pasuruan

KOTA METRO | DPRD Kota Metro menerima kunjungan kerja (Kunker) dari DPRD Kota Pasuruan, Selasa (4 Februari 2020) di kantor sekretariat DPRD Metro.

Pada kesempatan itu membahas tentang mekanisme Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial APBD Tahun 2020.

Kedatangan jajaran DPRD Kota Pasuruan ini datang terkait mekanisme pemberian dana hibah dan bantuan sosial. Mereka ingin tahu bagaimana mekanismenya agar bisa dilakukan di Kota Pasuruan,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kota Metro Ahmad Kuseini.

Dijelaskannya, beberapa hibah yang dikonsultasikan di antaranya bantuan yang disalurkan Dinas Sosial. Seperti hibah rumah ibadah baik mushola maupun gereja dan lainnya. Selain itu juga terkait mekanisme penyerahan bantuan APBD hibah Bawaslu.

“Untuk semua mekanisme hibah ini semuanya ada pertanggungjawabannya. Baik mekanisme aturan maupun pertanggungjawaban bantuan hibah. Nah itu yang ingin mereka ketahui,” terangnya.

Kedatangan anggota Badan Anggaran (Banang) dikoordinatori oleh Ketua DPRD Ismail Muhamad Hasan dan diterima oleh sejumlah anggota diantaranya anggota DPRD Abdulhak serta jajaran Sekretariat DPRD. (Adv/ist)

Waspada Virus Carona, DPRD Lampung Kunjungi Pasien RSUDAM

BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan peninjauan ruang isolasi untuk pasien yang terjangkit Virus Corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moelok, Senin (3/2).

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, mengatakan bahwa kunjungannya ke RSUD Abdul Moeloek ini lantaran maraknya isu Virus Corona di berbagai negara.

“Sengaja kita kunjungan ke sini karena pengin tahu juga antisipasi dari RS Abdul Moeloek masalah penyakit yang lagi booming itu Corona,” ujarnya kepada Lampung Geh.

Selain itu juga, pihaknya ingin mengetahui apakah ada masyarakat Lampung telah terjangkit virus yang diketahui berasal dari negeri tirai bambu tersebut.

Berita Lainnya:

“Kita pengin tahu, apakah sudah ada pasien yang masuk tempat kita bagaimana mereka mengantisipasi kalau sampai yang ada (Corona),” jelas Yanuar.

Dalam kunjungan itu para anggota Komisi V ini mengecek langsung ruang isolasi yang berada di IGD dan ruang perawatan isolasi khusus.

“Ini kita lihat semua ruangan instalasi atau isolasi, alhamdulilah sampai saat ini tidak ada yang masuk atas penyakit Corona ke RS Abdul Moeloek,” terangnya.

Jika ada pasien yang diduga terjangkit Virus Corona akan dimasukkan ke ruang isolasi di IGD RSUD Abdul Moeloek, apabila sudah positif terjangkit akan dipindahkan ke ruang khusus perawatan isolasi.

“Mereka semua punya alat pendeteksi di IGD tadi sudah ditunjukkan, pemeriksaan awal akan dimasukkan ke situ, jika sudah dipastikan itu terjangkit barulah penempatan di ruang isolasi khusus,” papar dia.

Disinggung terkait salah satu mahasiswa asal Lampung yang menempuh kuliah di China telah pulang ke Indonesia beberapa hari lalu, Yanuar tengah menunggu kabar selanjutnya.

“Itu yang sedang kita tunggu kabarnya, itu salah satu referensi kita karena saya dengar di Lampung sudah ada yang terkena (Corona). Tapi sampai hari ini belum ada pembuktian secara medis, maka kami tunggu,” tandasnya.

Sementara itu Dokter RSUD Abdul Moeloek, Dr. PAD Dilangga, menuturkan jika sudah siap atas virus yang sangat meresahkan masyarakat tersebut.

“Kita memang sudah siap sebetulnya, kita punya ruang khusus pasien dengan virus. Dulu ada namanya flu burung, dan ruangan ini dipake sama untuk menangani virus Corona,” tuturnya.

“Jadi kita sudah antisipasi sejak awal, dan kita ada 2 pintu itu pintu IGD dan pintu rawat jalan. Di IGD kita sudah punya isolasi, tapi kalau pasien itu sudah ada kaitannya dengan China atau penderita itu tidak ke IGD tapi langsung ke ruang isolasi,” imbuhnya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tim khusus untuk menangani virus ini, menurut Dr. Dilangga, tim itu terbentuk atas dasar SK Direktur RSUD Abdul Moeloek.

“Di isolasi ini kita punya 6 ruangan yang sudah standar WHO, tapi kita sebut sekarang standar nasional. Kita juga sudah ada SK direktur tentang penanganan tim untuk Corona ini,” jelas dia.

Pasien yang ditanyakan terjangkit Virus Corona akan diisolasi selama 14 hari, tetap jika tak kunjung sembuh pihaknya akan melanjutkan masa perawatan.

“Pokoknya sampai pasien sembuh dan dinyatakan negatif, kalau isolasi virus itu selama 14 hari,” tegasnya.

Untuk menangani kasus ini, RSUD Abdul Moeloek bekerjasama dengan Dinas Provinsi Lampung dan Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Abdul Moeloek ini kan sifatnya pasif. Jadi kita kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan KKP,” pungkas. (*)

Dewan Pengurus Korpri Lambar Resmi Dilantik

LAMPUNG BARAT – Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Lampung Barat (Lambar) masa Bhakti 2019-2024 resmi dilantik oleh Wakil Ketua I Dewan Pengurus Kopri Provinsi Lampung Saiful Darmawan, SH., MM., dan dihadiri Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, serta seluruh jajaran pengurus Korpri Lambar bertempat di Aula Kagungan Sekretariat Pemkab Lambar. Selasa, (7/1/20).

Dalam sambutannya Bupati Lambar H. Parosil Mbasus mengatakan bahwa Dewan Pengurus Korpri Lambar sudah terbentuk dari tahun 2019, akan tetapi baru di Lantik pada awal Tahun 2020 ini. “Hal ini merupakan Awal harapan baru dan cita-cita besar,” Terangnya.

Berita Lainnya:

Dengan dilantiknya Dewan Pengurus Korpri Lampung Barat masa Bhakti 2019-2019, Ia Berharap agar dapat bekerja secara profesionalitas, amanah, jujur dan adil serta dapat memberikan inovasi dan kontribusi kepada masyatakat.

Selanjutnya Ia mengatakan “ini adalah organisasi pengabdian bukan ajang mencari jabatan atau kedudukan, ini mesti dipahami, karena Dewan Pengurus Korpri mempunyai tanggungjawab dan tugas besar dalam membantu Bupati mengimplementasikan program,” tegasnya.

Terakhir Ia Berharap kepada Dewan Pengurus Kopri yang baru saja dilantik “kiprahnya yang ditunggu dan dapat memberikan sumbangsing kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam berdedikasi menjadikan Kabupaten Lampung Barat yang Hebat dan Sejahtera,”

Sementara itu, Wakil Ketua I Korpri Provinsi Lampung Saiful Darmawan, SH, MM., dalam sambutannya mengungkapkan, ASN adalah unsur pemerintah, sebagai pemegang kendali demokrasi. Korpri dengan anggota tersebar di seluruh nusantara harus solid dan tidak mudah terpecah belah.

Ia berharap Korpri Lambar untuk selalu tegak lurus, mendukung berbagai kebijakan Bupati dan Wakil Bupati, terus bersemangat dan menciptakan inovasi serta terobosan baru, dalam menghadapi persaingan di era globalisasi. “Inovasi juga merupakan kunci dan cara monoton tidak bisa diteruskan lagi,” Tutupnya. (Humas Lambar/adv)

Pemkab Lambar Sosialisasi Perbup Tentang Pedoman APBP 2020

LAMPUNG BARAT – Pemkab Lambar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) melaksanakan sosialisasi peraturan bupati tentang pedoman penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (APBP) Kabupaten Lampung Barat 2020 yang dibuka oleh Bupati H. Parosil mabsus bersama Wakil Bupati Drs. H. Mad hasnurin sekaligus menyerahkan reward kepada Pekon berprestasi di Gor Ajisaka, Senin (6/1).

Melalui program dana desa kita wujudkan pekon mandiri untuk Lambar hebat dan sejahtera dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan, “tujuan dana desa yang disalurkan kepada masyarakat desa antara lain membantu mengatasi permasalahan ekonomi di desa, antara lain kemiskinan bisa dikurangi, angka pengangguran bisa diturunkan, laju urbanisasi bisa dihambat dan ketimpangan bisa dipersempit, membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, membantu pemerataan pembangunan dan hasilnya, membangun infrastruktur dan menciptakan peluang serta lapangan kerja baru,” ujarnya.

Berita Lainnya:

Kemudian, selain menggunakan untuk pembangunan desa, tetapi juga untuk membangun sumber daya manusia (sdm) di desa seperti melaksanakan pembinaan, bimbingan serta pendampingan, dan pemantauan yang lebih tertata dan saling berhubungan, membangun infrastruktur dan layanan fasilitas publik serta memberdayakan dan mengembangkan perekonomian yang ada di desa tersebut.

Terkait hal tersebut kesemua unsur tersebut harus koheren sehingga pencapaian akhir yakni kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, yang dituangkan dalam rencana kerja pemerintah desa, karena dana desa akan bermanfaat dan memiliki peran yang positif sebagai pelumas roda ekonomi pembangunan desa, apabila memenuhi klasifikasi antara lain penggunaannya dengan tata kelola yang baik, menghindari penyalahgunaan penggunaannya, transparan, optimal melalui swakelola, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan melakukan pengawasan ketat.

Dilain pihak Kepala Dinas PMP Yudha setiawan,S.IP menyampaikan bahwa “maksud kegiatan ini untuk mensosialisasikan peraturan bupati tentang pedoman pelaksanaan APBPekon Kabupaten Lampung Barat 2020 dengan tujuan sebagai dasar pelaksanaan bagi pekon untuk melaksanakan kegiatan tahun anggaran 2020,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, peserta sosialisasi ini OPD terkait, camat, peratin, LHP, perangkat desa dan pemdamping desa.

Selain itu, Pelunasan PBB tercepat, giham dan pampangan, pekon yang mengijuti Evaluasi pekon , Pekon gedung surian, pekon Tercepat lunas pbb Pekon Trimulyo, pekon yang mengukiti KKBKesra Bandar baru Sukau, pekon yang mengikutu Lomba perpustakaan Pekon Padang tambak, pembayaran PBB tercepat tingkat kecamatan Wates, Suka pura, Sumber alam, Hujung , Tugu mulya , Sidomulyo, Argomulyo, Lumbok, Negeri jaya, Pagar dewa, Kota besi, Banding, Alokasi dana pekon terbesar Bandar agung, BNS dan Alokasi dana pekon terkecil Pancur mas Kecamtan Lumbok seminung.

Tahun 2019, PAD Lampung Barat Rp1,114 Triliun

Lampung Barat – Pendapatan daerah Lampung Barat 2019 sebesar 1,132 trilyun rupiah dan terealisasi sebesar 1,114 trilyun rupiah (98,39%). sedangkan target pendapatan asli daerah kabupaten lampung barat adalah sebesar 63,89 milyar.

Dari target tersebut sampai dengan tanggal 20 desember 2019 terealisasi sebesar 62,071 milyar rupiah (97,16%).

Hal tersebut disampaikan Kepala BPKD Drs. Daman Nasir, MP saat Pembukaan Rakor PAD dan PBB serta penyerahan penghargaan lunas PBB oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. H. Mad hasnurin di Aula Keghatun BPKD, Jum’at (27/12).

Berita Lainnya:

Ia juga menyampaikan bahwa pesertanya merupakan seluruh kepala OPD, Kabag, camat, Kasi trantib, lurah, peratin dengan tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan APBD tahun 2019 khususnya PAD, merencanakan langkah di tahun 2020.

Sekedar diketahui, lanjut Daman Nasir, PBB Juara 1 Balik bukit, Juara 2 Way tenong, Juara 3 Sumber jaya sedangkan PBB tertinggi Pekon Tingkat Kabupaten juara 1 Tugu muya Kecamatan Kebun tebu, juara 2 Wates Kecamatan Balik bukit, juara 3 Fajar agung Kecamatan Belalau.

Kemudian, PBB tingkat pekon per Kecamatan PBB tertinggi dari Kecamatan Air hitam Sumber alam, Sri menanti, Gunung terang, Kecamatan Sumber Jaya, Pekon tugu sari, sukapura, way petai, Kecamatan Sekincau, sekincau, giham, pampangan, Kecamatan Lumbok seminung , lumbok, sukabanjar ujung rembun, heni arong, Kecamtan Pagar Dewa, sidomulyo, sukamulya, pahayu jaya, Kecamatam Belalau, hujung, fajar agung, kenali, kecamatan Batu brak, kota besi,

<amp-auto-ads type="adsense"
        data-ad-client="ca-pub-2512377694391849">
</amp-auto-ads>

sukabumi, kembahang, kecamatan Gedung surian,Trimulyo, mekar jaya, gedung surian, Kecamatan Way tenong, Fajar bulan, padang tambak, karang agung, Kecamatan Balik Bukit, Way mengaku, pasar liwa, watas, Kecamatan Sukau, pagar dewa, buay nyerupa, tapak siring, Kecamatan Kebun tebu, tugu mulya, tribudisukur, tribudi makmur, Kecamatan Batu ketulis ,Argo mulyo, bakhu, kubuliku, Kecamatan BNS Negeri jaya, ringin jaya, tembelang dan Kecamatan Suoh, Banding agung, sumber agung, ringin sari, urainya.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut Wabup Lampung Barat, Mad Hasnurin mengatakan, “upaya peningkatan pendapatan asli daerah di kabupaten lampung barat saya harapkan tidak hanya untuk memenuhi ketentuan rencana strategis pembangunan kabupaten lampung barat, tetapi juga harus menjadi kemauan yang kuat dari semua pihak dengan terus berupaya menggali potensi yang ada dikabupaten lampung barat dengan tidak mengabaikan peraturan perundang-undangan yang ada.,” ungkapnya.

Kemudian, untuk kedepannya diharapkan pelunasan pbb dapat direalisasikan sebelum jatuh tempo sppt pbb, yaitu tanggal 30 september semua pihak terkait baik bpkd, camat, lurah maupun peratin dapat terus menggali potensi pbb yang ada di kabupaten lampung barat.

Sehingga penerimaan pbb dapat lebih ditingkatkan dan lebih mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pbb bagi pembangunan sehingga masyarakat yang belum memiliki sppt pbb terdorong untuk mendaftarkan diri menjadi wajib pajak. (Hms Lambar)